28 Februari 2026

PERLINDUNGAN TERBAIK

Sabtu, 28 Februari 2026
Renungan Pagi 

Nehemia 8:11
Lalu berkatalah ia kepada mereka: "Pergilah kamu, makanlah sedap-sedapan dan minumlah minuman manis dan kirimlah sebagian kepada mereka yang tidak sedia apa-apa, karena hari ini adalah kudus bagi Tuhan kita! Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!" 

PERLINDUNGAN TERBAIK 

Hidup manusia itu rentan dari dalam dan dari luar; untuk membantu memahami, walau bahasa yang digunakan juga tidak sepenuhnya tepat tetapi mari kita katakan bahwa rentan dari luar itu 'celaka' sedangkan rentan dari dalam itu jatuh.

Bangsa Israel yang telah menyadari bahwa mereka telah jatuh sehingga mengalami celaka berupa terbuang dari negerinya tetapi Allah mengasihi mereka sehingga boleh kembali dan membangun negerinya. Kesadaran mereka adalah karena mendengarkan firman Tuhan yang dibacakan kepada mereka.

Menggantikan tangis mereka, yang mungkin karena rasa haru atau karena rasa bersalah, mereka disuruh untuk bersukacita dengan makan sedap-sedapan dan meminum minuman manis.

Hidup itu bukan untuk diri sendiri tetapi untuk orang lain juga. Sukacita yang tidak dibagi hanyalah sekedar momen yang tidak berharga keselamatan.

Sukacita yang sesungguhnya adalah kebahagiaan karena Tuhan sehingga hidupnya terlindungi secara penuh; tidak jatuh dan tidak celaka; perlindungan terbaik hanya ada di dalam sukacita karena Tuhan.

1 Petrus 1:8-9
Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan,
karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.
1 Dilihat

27 Februari 2026

JEMAAT YANG HIDUP

Jumat, 27 Februari 2026
Renungan Pagi

1 Tesalonika 1:3 
Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita.

JEMAAT YANG HIDUP

Jemaat adalah persekutuan orang yang percaya kepada Yesus Kristus yang ciri-cirinya adalah harus selalu memiliki iman, pengharapan, dan kasih.

Iman itu adalah pekerjaan sebab iman hanya akan berbuah melalui perbuatan dan perbuatan yang dimaksud adalah perbutan yang didasarkan pada kehendak Kristus dan bukan pada kepentingan diri sendiri.

Kasih itu usaha sebab kasih manusia itu tidak sempurna dan harus diusahakan untuk semakin sempurna dari waktu ke waktu. Kasih yang tidak diusahakan lagi untuk semakin besar dari waktu ke waktu akan habis oleh penyesalan, rasa bersalah, bahkan amarah.

Pengharapan itu ketekunana sebab pengharapan yang tidak tekun akan menyebabkan orang menjadi lemah pengharapan bahkan putus pengharapan. Tekun dalam pengharapan juga menggambarkan bahwa hanya ada satu pengharapan dan tidak bisa digantikan dengan sesuatu yang lain.

Alamat semua hal ini hanyalah kepada Yesus Kristus yang dilakukan di hadapan Allah dan Bapa kita. Kapan hal itu tidak sampai kepada alamat yang tepat, maka itu bukan iman, kasih, dan pengharapan sebagai pertanda jemaat yang hidup tetapi awal kehancuran sebuah jemaat.

1 Korintus 13:13 
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
1 Dilihat

26 Februari 2026

CAWAN PENGUJIAN DIRI

Kamis, 26 Februari 2026
Renungan Pagi

1 Korintus 11:28 
Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu.

CAWAN PENGUJIAN DIRI

Perjamuan Kudus adalah sarana untuk mengenang dan memahami serta memaknai penderitaan Kristus di dunia ini. Penderitaan yang tidak demi kepentinganNya tetapi karena kasih yang tulus kepada manusia.

Perjamuan Kudus adalah pemberitaan tentang kematian Kristus yang akan terus dilakukan sampai pada kedatangan Kristus untuk kali yang kedua. Roti adalah lambang tubuh Kristus yang telah menderita di kayu salib dan anggur adalah lambang darah Kristus yang telah tercurah untuk menebus manusia.

Menguji diri sebelum makan roti dan minum cawan adalah untuk memastikan bahwa tidak ada kekerasan hati yang tidak dibuang dari kehidupan ini; yaitu dengan sengaja terus melakukan 'dosa' yang ada pada dirinya.

Manusia tidak ada yang sempurna yang melakukan segala sesuatu tanpa kekurangan dan kesalahan. Setiap perkara hidup manusia dibayang-bayangi oleh dosa tetapi setiap orang yang datang kepada Tuhan akan diberi pengampunan.

Makan roti dan minum cawan Perjamuan Kudus adalah simbol kesediaan untuk mengambil bagian dalam penderitaan Kristus untuk memenangkan dunia dari kuasa dosa.

Yohanes 6:56 
Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.
1 Dilihat

25 Februari 2026

MENGUJI KEGIRANGAN

Rabu, 25 Februari 2026
Renungan Pagi 

Pengkhotbah 2:1
Aku berkata dalam hati: "Mari, aku hendak menguji kegirangan! Nikmatilah kesenangan! Tetapi lihat, juga itu pun sia-sia."

MENGUJI KEGIRANGAN

Kegirangan berarti segala sesuatu yang terkait dengan girang. Mengujinya adalah memberi penilaian dan pemaknaan atasnya.

Bolehkah bergirang atau tidak adalah satu hal yang harus diputuskan tentang kegirangan itu dan jawabannya adalah 'juga itu pun sia-sia'.

Kegirangan itu sangat tergantung pada situasi yang menyenangkan bahkan sangat menyenangkan sehingga orang sering salah bertindak terkait dengan kegirangan yang dialaminya. Banyak kejadian di mana orang mengalami musibah karena ia terlalu girang.

Hal yang penting diingat dan dipedomani supaya kegirangan jangan menjadi sia-sia adalah bahwa orang selalu berupaya tetap tenang dan berpikir sebelum bertindak bahkan ketika mengalami kegirangan.

Hidup ini perlu kegirangan bukan terutama untuk dirasakan tetapi untuk diberikan kepada orang lain supaya kegirangan itu menjadi berkat bagi umat Tuhan.

Nehemia 8:11b 
"... Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!"

1 Dilihat

24 Februari 2026

TIDAK MEMBUKA PINTU GERBANG

Selasa, 24 Februari 2026
Renungan Pagi 

Kisah Para Rasul 12:14
Ia terus mengenal suara Petrus, tetapi karena girangnya ia tidak membuka pintu gerbang itu dan segera masuk ke dalam untuk memberitahukan, bahwa Petrus ada di depan pintu gerbang.

TIDAK MEMBUKA PINTU GERBANG

Girang, gembira karena hal menyenangkan, itu baik. Lebih baik dari orang yang selalu dingin untuk setiap perkara. Orang yang selalu dongkol atas setiap perkara adalah orang yang hidupnya tidak akan pernah bahagia.

Girang menimbulkan reaksi spontan sama seperti anak yang melompat-lompat atau langsung memeluk papa atau mamanya yang baru sampai ke rumah. Hal yang tidak salah adalah orang yang menangis ketika orang yang disayanginya sampai ke rumah.

Sikap spontanitas karena girang sering menjadi cara orang untuk menipu orang lain sehingga sangat dirugikan; untuk mendapatkan hadiah dalam jumlah sangat besar, maka harus membayar dalam besaran tertentu yang setelah pembayaran dilakukan hadiahnya ternyata tidak ada.

Tindakan Rode yang girang yang mendengar dan mengenali suara Petrus yang mereka tahunya ada di dalam penjara ternyata ada di depan pintu adalah pergi melapor dan membiarkan Petrus berada di luar.

Sadarlah selalu bahwa bergirang itu baik tetapi sadarlah selalu untuk mengambil tindakan yang benar dalam setiap kegirangan dan bukannya dirugikan karena kegirangan semu.

Filipi 4:4
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!
1 Dilihat

HATI YANG PUAS DI TANAH KERING

Senin, 23 Februari 2026
Renungan Pagi 

Yesaya 58:11
TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. 

HATI YANG PUAS DI TANAH KERING

Jiwa dan raga ada dalam hubungan saling terkait dan saling tergantung. Jiwa yang kuat menguatkan tubuh dan jiwa yang lemah menggerogoti tubuh.

Tanah yang kering adalah lambang penderitaan yang semakin melemahkan tubuh sehingga jiwa pun menjadi lemah karenanya.

Hati (jiwa) yang puas di tanah kering bisa berarti bahwa hidupnya tidak ditindih oleh beban yang menimpa sebab ia diberi kekuatan yang besar oleh Tuhan; umat Tuhan selalu menang atas pergumulan dan beban-beban kehidupan.

Taman yang diairi adalah gambaran hidup yang mengalami damai sejahtera; tumbuh subur walau pada musim kering karena dirawat oleh Tuhan seperti tuan kebun yang memperhatikan pengairan bagi tanah dan tanamannya.

Mata air yang tidak mengecewakan, dalam terjemahan lain bisa ditulis 'mata air yang tidak pernah kering', adalah gambaran bahwa umat Tuhan adalah orang yang menjadi berkat bagi orang lain; air adalah kebutuhan pokok manusia. Semakin banyak orang yang menjadi 'mata air yang tidak pernah mengecewakan' semakin hilanglah tanah kering.

Ibrani 6:7
Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah
1 Dilihat

22 Februari 2026

JALAN ORANG YANG TAKUT AKAN TUHAN

Minggu, 22 Februari 2026
Renungan Pagi

Mazmur 25:12
Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya.

JALAN ORANG YANG TAKUT AKAN TUHAN

Pertama, diingatkan bahwa jalan hidup itu adalah pilihan. Sebagai pilihan, maka itu diperhadapkan pada benar atau salah, baik atau buruk, dan bijak atau senonoh.

Demikian juga takut akan TUHAN adalah keadaan yang ditegaskan dalam bentuk pertanyaan sebagai keputusan pribadi. Pertanyaan 'Siapakah orang yang takut akan TUHAN?' hanya akan dijawab dengan 'Saya!' atau 'Saya tidak mau'.

Jalan yang harus dipilih itu adalah untuk mengingatkan tentang hidup harus memiliki pedoman sebagai standar untuk dijalani. Jalan hidup manusia bisa berpedoman pada TUHAN, pada diri sendiri, dan pada roh-roh dunia. 

Semua orang tahu bahwa taat kepada kehendak Tuhan adalah pilihan terbaik tetappi dunia ini memberi tawaran yang enak dan nyaman walau pada akhirnya menyesatkan.

Pilihlah takut akan TUHAN, maka hidup ini akan dituntun ke dalam berkat Tuhan; menemukan damai sejahtera yang sesungguhnya. Hidup yang dituntun Tuhan untuk memilih jalan akan menuju ke kehidupan yang diberkati siang dan malam.

Yohanes 14:6 
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. ..."
1 Dilihat

21 Februari 2026

TERANG BAGI ORANG BENAR

Sabtu, 21 Februari 2026
Renungan Pagi

Mazmur 97:11 
Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati.

TERANG BAGI ORANG BENAR

Terang (matahari) itu selalu terbit bagi semua orang bahkan bagi segala tempat dan keadaan. Tetapi terang itu berbeda dialami oleh orang tergantung pada tempat dan keadaan mereka masing-masing.

Bagi mereka yang terus tertidur pada pagi hari sampai matahari meninggi, bagi mereka hidup tetap gelap, dan terjadi bahwa bagi orang yang demikian ini bisa mengalami banyak sakit penyakit sebab pertahanan tubuh mereka menjadi lemah.

Terang yang terbit bagi orang benar itu bahkan terjadi di dalam kegelapan sekali pun. Berada di tengah kesulitan karena berbagai tekanan dan tantangan adalah gambaran keadaan hidup yang gelap sedangkan bagi mereka yang selalu berpegang pada kebenaran, maka berlaku istilah bahwa kebenaran itu akan mencari dan menemukan jalannya sendiri.

Satu ciri dan karakter orang benar disampaikan dalam ayat ini adalah tulus hati. Bahwa dalam semua yang dilakukan itu dilakukan secara tulus hati, sepenuhnya bagi kepentingan orang lain. "Saya tulus melakukannya", biasanya berarti bahwa saya tidak mengharakan imbalan. Tulus hati berarti tidak demi pamri dan tidak egois.

Orang benar yang tulus hati diberi terang yang selalu terbit bagi kehidupannya sehingga ia selalu bersukacita di dalam Tuhan; tidak hanyut oleh tipu muslihat dan kegelapan dunia yang membinasakan.

Lukas 11:35
Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan.
1 Dilihat

20 Februari 2026

DARAH DICURAHKAN PADA KORBAN

Jumat, 20 Februari 2026
Renungan Pagi 

Filipi 2:17
Tetapi sekalipun darahku dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian.

DARAH DICURAHKAN PADA KORBAN

Korban adalah bentuk persembahan dalam bentuk daging hewan yang dipersembahkan dengan ber/bagai cara sesuai dengan petunjuk imamat berdasarkan hukum yang diterima dalam perjanjian Sinai.

Hewan korban ada yang dibakar sebagai korban bakaran seluruhnya atau hanya sebagian dengan pembagian yang bisa dimakan oleh umat dan ada juga bagian yang dibakar bersama dengan darahnya.

Darah manusia yang dicurahkan pada korban dikenal dalam ibadah kepada dewa di kalangan bangsa-bangsa di sekitar orang Israel yang rupanya juga dikenal oleh bangsa-bangsa jauh di luar Israel termasuk di Filipi. Paling tidak, diharapkan bahwa orang Ibrani dapat menjelaskan hal itu kepada jemaat ketika mereka mempertanyakan latar belakang kesediaan Paulus untuk dicampurkan darahnya pada korban dan ibadah iman jemaat.

Kesediaan Paulus untuk darahnya dicurahkan pada korban dan ibadah iman jemaat adalah wujud dukungannya kepada jemaat dalam setiap perkara iman yang dilakukan oleh jemaat.

Paling utama dari semuanya itu adalah pengakuan kasih dan iman Paulus tentang kasih Allah kepadanya dan kepada jemaat yang sekaligus menjadi dasar kasih Paulus kepada jemaat.

Kolose 3:14
Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
1 Dilihat

19 Februari 2026

BINTANG UNTUK DUNIA KEKELAMAN

Kamis, 19 Februari 2026
Renungan Pagi 

Yudas 1:13
Mereka bagaikan ombak laut yang ganas, yang membuihkan keaiban mereka sendiri; mereka bagaikan bintang-bintang yang baginya telah tersedia tempat di dunia kekelaman untuk selama-lamanya.

BINTANG UNTUK DUNIA KEKELAMAN

Satu dari beberapa kiasan yang dimaksudkan bagi mereka yang menyalahgunakan kasih karunia Allah untuk memuaskan hawa nafsunya.

Ombak laut yang ganas adalah lambang kekacauan suasana di lautan yang mengancam nyawa penumpang kapal. Di atas ombak yang tinggi biasanya ada buih air akan menghilang setelah ombak sampai di pantai.

Buih timbul karena adanya benturan molekul air dengan angin dalam pergerakan mekanis. Peristiwa buih ombak bisa disamakan dengan pepatah tidak ada asap tanpa api. Penyalahgunaan kasih karunia Allah untuk pemuasan nafsu pribadi atau kelompok hanya akan melahirkan kehinaan dan aib.

Bintang adalah benda terang yang menerangi kegelapan tetapi kiasan bintang di dunia ini adalah orang yang memiliki kemampuan hebat (biasanya pada hal tertentu) sehingga terkenal. Bintang kekacauan hanya akan mengalami kegelapan.

Meski tidak terang seperti matahari, tetaplah bersinar walau hanya seperti bintang yang bersinar di langit pada malam hari yang gelap; walau sinarnya tidak berguna banyak untuk menerangi kegelapan bumi tetapi ia memberi keindahan.

Filipi 2:14-15
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia
1 Dilihat

18 Februari 2026

MENGHARGAI URAPAN TUHAN

Rabu, 18 Februari 2026
Renungan Pagi 

Imamat 10:7
Janganlah kamu pergi dari depan pintu Kemah Pertemuan, supaya jangan kamu mati, karena minyak urapan TUHAN ada di atasmu." Mereka melakukan sesuai dengan perkataan Musa. 

MENGHARGAI URAPAN TUHAN

Perintah Musa kepada anak-anak Harun, yaitu Eleazar dan Itamar untuk tidak berkabung dan pergi dari Kemah Pertemuan terkait kejadian dalam keluarga atas meninggalnya Nadab dan Abihu, saudara mereka.

Nadab dan Abihu mati karena mereka melanggar kekudusan dan kemuliaan Tuhan; melakukan persembahan dengan tata cara yang tidak sesuai dengan perintah Tuhan.

Perintah untuk tidak meninggalkan Kemah Pertemuan selama masa pentahbisan para imam yang berlangsung tujuh hari memang adalah ketentuan yang tidak bisa dilanggar.

Pada sisi lain, perintah untuk tidak meninggalkan Kemah Pertemuan dan pergi berduka sebagai keluarga adalah untuk menghargai hadirat Tuhan karena kematian kedua saudara mereka disebabkan oleh ketidaktaatan kepada kemuliaan Tuhan. 

Hamba urapan Tuhan harus teguh pada pendirian mereka bagi kemuliaan Tuhan; Imam tidak boleh terkait dengan segala yang melanggar kemuliaan Tuhan.

1 Yohanes 2:27
Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu — dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta — dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
1 Dilihat

17 Februari 2026

SEPERTI BALA TENTARA ALLAH

Jumat, 13 Februari 2026
Renungan Pagi 

1 Tawarikh 12:22
Dari hari ke hari orang datang kepada Daud untuk membantu dia sehingga mereka menjadi tentara yang besar, seperti bala tentara Allah.

SEPERTI BALA TENTARA ALLAH

Bala tentara Allah adalah kekuatan yang besar seperti yang diperlihatkan oleh Elisa kepada bujangnya ketika mereka -- kota Samaria -- dikepung oleh pasukan Aram (2 Raja-Raja 6)

Demikian juga Yesus ketika Ia ditangkap menyatakan bahwa Ia dapat meminta untuk dikirimkan sangat banyak pasukan sorgawi untuk membantuNya tetapi itu tidak dilakukanNya.

Bala tentara Allah bisa melakukan segalanya dalam kuasa Allah sehingga bisa memperoleh kemenangan bahkan di luar kemampuan manusia.

Daud dan bala tentaranya, yakni orang-orang yang bergabung kepadanya selama ia dalam pelarian karena pengejaran politik raja Saul, adalah kekuatan yang besar dan terdiri dari orang-orang yang hebat sehingga mampu memenangkan peperangan besar.

Pengertian bala tentara Allah adalah pengakuan iman atas pertolongan Tuhan bagi Daud tetapi juga adalah gambaran keadaan pasukan besar itu yang adalah pasukan yang melakukan yang baik di bawah komando Daud.

Mazmur 115:11
Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, percayalah kepada TUHAN! — Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
1 Dilihat

YANG MASIH KURANG PADA IMAN

Selasa, 17 Februari 2026
Renungan Pagi 

1 Tesalonika 3:10
Siang malam kami berdoa sungguh-sungguh, supaya kita bertemu muka dengan muka dan menambahkan apa yang masih kurang pada imanmu.

YANG MASIH KURANG PADA IMAN

Tidak ada iman yang sempurna selama manusia masih hidup di dunia ini sebab iman adalah proses yang terus disempurnakan dalam dunia yang dinamis.

Jemaat di Tesalonika disebutkan bahwa ada hal yang masih kurang pada iman jemaat, tentu saja pokok yang disebutkan sebelumnya termaktub di dalamnya.

Tentu saja jemaat di Tesalonika mempunyai banyak pergumulan iman yang harus dilengkapi tetapi bahwa ada kekurangan yang menjadi kerinduan jemaat Tesalonika untuk dipenuhi yaitu bertemu muka dengan muka.

Bertemu muka dengan muka antara Paulus dan jemaat Tesalonika adalah untuk memenuhi yang masih kurang, bukan terutama untuk yang masih kurang dalam proses tetapi rindu karena cinta kasih di dalam Tuhan.

Hubungan iman yang paling penuh adalah jika selalu terasa kurang bila belum bertemu muka dengan muka.

2 Yohanes 1:12
Sungguhpun banyak yang harus kutulis kepadamu, aku tidak mau melakukannya dengan kertas dan tinta, tetapi aku berharap datang sendiri kepadamu dan berbicara berhadapan muka dengan kamu, supaya sempurnalah sukacita kita.
1 Dilihat

MAKAN ROTI DENGAN SUKARIA

Senin, 16 Februari 2026
Renungan Pagi 

Pengkhotbah 9:7
Mari, makanlah rotimu dengan sukaria, dan minumlah anggurmu dengan hati yang senang, karena Allah sudah lama berkenan akan perbuatanmu.

MAKAN ROTI DENGAN SUKARIA

Makan adalah kebutuhan pokok manusia. Kemampuan untuk menyediakan makan yang cukup dan baik senantiasa membuat orang dinilai sebagai sejahtera dalam kadar bertingkat menurut ukuran manusia.

Suasana makan yang tidak bersukaria adalah makan dalam keadaan tertekan; tidak dipenuhi dengan sejahtera.

Makan dalam suasana tertekan disebabkan oleh karena jumlah yang tidak cukup sehingga harus selesai makan sebelum kenyang.

Penyebab lain suasana makan yang tidak sejahtera adalah hubungan yang kacau dengan sesama; rumah tangga yang retak dan kekerasan, dominasi pihak tertentu, serta penindasan dalam berbagai bentuk.

Makan roti bersukaria dilandasi oleh perbuatan yang baik; bukan berbuat baik langsung bersukaria melainkan yang sudah lama berbuat baik -- terus-menerus berbuat baik. Terus berbuat baik itu diberkati mendatangkan makan yang baik dan suasana makan yang bersukaria.

Ulangan 12:7
Di sanalah kamu makan di hadapan TUHAN, Allahmu, dan bersukaria, kamu dan seisi rumahmu, karena dalam segala usahamu engkau diberkati oleh TUHAN, Allahmu.
1 Dilihat

15 Februari 2026

PENGAJARAN YANG BESAR DAN MULIA

Minggu, 15 Februari 2026
Renungan Pagi

Yesaya 42:21
TUHAN telah berkenan demi penyelamatan-Nya untuk memberi pengajaran-Nya yang besar dan mulia

PENGAJARAN YANG BESAR DAN MULIA

Tuhan adalah pengajar yang sangat baik. Tidak secara langsung Ia datang dan mengajar umat manusia tetapi hikmat dan anugerahNya menghidupi manusia dan seluruh yang hidup di dunia ini.

Pada dunia sekarang ini, ajaran Tuhan adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan sebab dunia sudah tidak memiliki lagi dasar hidup yang pasti. Ajaran sangat banyak di dala kehidupan manusia sehingga manusia sudah mulai kehilangan arah hidup.

Pergaulan dibayangi dengan fokus pada diri sendiri karena adanya sisi hiburan pada HP (Handphone) yang mengalihkan manusia dari menyadari pentingnya membina hubungan dengan sesama manusia. Pada sisi pekejaan, AI (Artificial Intelligence) mulai menggantikan kehadiran guru tetapi perhatian belajar orang semakin kecil.

Dunia semakin mengarahkan manusia ke kehidupan yang serba mudah tetapi juga mudah tersesat sehingga kehidupan bisa semakin kacau dan tidak memuliakan Tuhan yang adalah sumber segala sesuatu.

Allah terus mau menyelamatkan manusia dan karena itu ia memberi pengajaran yang besar dan mulia bagi manusia. Mengikuti pengajaran yang besar dan mulia juga akan menghasilkan pribadi yang besar dan mulia, bukan pada status kehormatan manusia tetapi pada keberadaan di hadapan Allah.

Efesus 2:8-9
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
1 Dilihat

14 Februari 2026

KITAB PERINGATAN

Sabtu, 14 Februari 2026
Renungan Pagi

Maleakhi 3:16
Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya."

KITAB PERINGATAN

Kitab peringatan adalah gambaran tentang perhatian Allah secara khusus kepada orang yang takut akan Tuhan dan bagi orang-orang yang menghormati namaNya. 

Ada yang mengatakan bahwa hal ini adalah terjadi di sorga dan dikerjakan oleh malaikat di mana setiap hidup orang yang setia kepada Allah direkam; kesetiaan, pikiran, perkataan,dan perbuatannya. 

Allah memiliki ingatan yang sempurna dan menulis catatan hidup setiap orang itu itu tidak perlu; tetapi hal itu terjadi di luar jangkauan manusiawi oleh karena itu biarlah hal itu menjadi harapan kita bahwa jika ketika kitab peringatan itu ditulis, maka kita adalah orang yang memiliki kitab peringatan.

Ayat ini hendak menyampaikan bahwa ada perhatian khusus Allah kepada mereka yang setia kepadaNya ketika banyak yang lain yang tidak setia. Konteks kitab Maleakhi adalah bahwa banyak orang Israel yang tidak setia kepada Tuhan dan Allah tetap memperhatikan sekelompok kecil orang tetap setia kepadaNya.

Dalam dunia ini, kisah hidup manusia disebut sebagai surat terbuka untuk dibaca setiap orang walau itu tidak tertulis. 
kisah hidup ini bisa dilupakan orang tetapi Allah tetap mengingat perkataan dan perbuatan kasih demi namaNya.

2 Timotius 3:16 
Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya."
1 Dilihat

Download Film Napoleon

Napoleon  

Napoleon adalah orang yang namanya terkenal; mungkin setiap orang pernah mendengar namanya;

di dunia yang semakin sulit untuk membaca, maka saya menyertakan situs untuk mendapatkan film ini dan belajar dari film tersebut.

Download dan nikmati filmnya.


Selamat belajar

-------

The Bodyguard From Beijing

download

---

Indiana Jones and The Last Crusade 1989

download

---

1 Dilihat

13 Februari 2026

KEKUATAN SORGAWI

TUHAN YESUS MENGGUNAKAN KEKUATAN SURGAWI


Berdasarkan kisah Alkitab, benar bahwa Yesus memiliki kuasa untuk memanggil kekuatan surgawi untuk menolong-Nya, tetapi Ia memilih untuk tidak melakukannya agar rencana keselamatan manusia dapat digenapi.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai hal tersebut:
  • Kuasa untuk Memanggil Malaikat: Dalam Matius 26:53, saat Yesus ditangkap, Ia menegaskan bahwa Ia dapat meminta Bapa-Nya mengirimkan lebih dari dua belas batalion (pasukan) malaikat untuk membantu-Nya, namun Ia memilih untuk tunduk pada kehendak Bapa.
  • Doa di Getsemani: Sebelum penyaliban, dalam pergumulan yang berat di Taman Getsemani, Yesus berdoa agar cawan penderitaan berlalu, namun Ia berserah pada kehendak Allah. Dalam momen ini, Alkitab mencatat bahwa malaikat datang untuk menguatkan-Nya secara fisik dan emosional (Lukas 22:43).
  • Tujuan Penyaliban: Yesus menolak menggunakan kekuatan-Nya untuk melepaskan diri dari salib karena tujuan kedatangan-Nya adalah melayani dan memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi umat manusia.
  • Penyerahan Total: Di kayu salib, Yesus tidak memanggil bantuan, melainkan menyerahkan nyawa-Nya kepada Bapa, menunjukkan ketaatan mutlak hingga akhir.
Jadi, Yesus memanggil kekuatan (malaikat) untuk menguatkan diri-Nya dalam menghadapi penderitaan (Getsemani), tetapi tidak memanggil kekuatan untuk menyelamatkan diri-Nya dari salib.
------------------------------------
Pasukan sorgawi yang ditunjukkan kepada bujang nabi (lebih tepatnya Elisa, bukan Elia, berdasarkan kisah di 2 Raja-raja 6) adalah gunung yang penuh dengan kuda dan kereta berapi yang mengelilingi Elisa.
Berikut adalah poin-poin penting kisah tersebut:
  • Konteks (2 Raja-raja 6:8-23): Elisa dan bujangnya dikepung oleh pasukan Aram yang besar di kota Dotan, dikirim oleh raja Aram untuk menangkap Elisa.
  • Ketakutan Bujang: Ketika bujang Elisa bangun pagi-pagi dan melihat tentara, kuda, dan kereta musuh mengepung kota, ia menjadi takut dan bertanya, "Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?".
  • Jawaban Elisa: Elisa menenangkan bujangnya dengan berkata: "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita daripada yang menyertai mereka".
  • Penglihatan Sorgawi: Elisa berdoa, "Ya TUHAN, bukalah matanya, supaya ia melihat." Tuhan kemudian membuka mata bujang itu, dan ia melihat gunung di sekeliling Elisa penuh dengan kuda dan kereta berapi.
  • Makna: Kereta dan kuda berapi tersebut melambangkan bala tentara surgawi (malaikat) yang melindungi nabi Tuhan dari musuh-musuh duniawi.
Catatan: Kisah ini sering dikelirukan dengan Elia yang naik ke surga dengan kereta berapi (2 Raja-raja 2), namun kejadian pasukan kereta api yang mengelilingi nabi terjadi pada masa pelayanan Elisa.
--------------
Sumber: Google Search
1 Dilihat

12 Februari 2026

MENASIHATI BIDAT

Kamis, 12 Februari 2026
Renungan Pagi 

Titus 3:10
Seorang bidat yang sudah satu dua kali kaunasihati, hendaklah engkau jauhi. 

MENASIHATI BIDAT

Bidat adalah orang yang mempunyai ajaran yang sesat. Tentu saja ajaran itu berasal dari pokok-pokok iman yang dipengaruhi oleh roh dunia.

Seorang bidat biasanya adalah orang pintar yang karena merasa hebat menempatkan dirinya di atas segala sesuatu, bahkan merasa lebih tinggi dari Tuhan.

Sebab berasal dari orang pintar, maka biasanya ajaran sesat, yang berasal dari bidat itu, susah untuk disadari oleh pengikutnya sebagai ajaran yang sesat.

Tanggung jawab hamba Tuhan (setiap orang bagi saudaranya di dalam Tuhan) adalah untuk tetap memberi nasihat; satu dua kali kepada seorang bidat. Jika tidak mau mendengar, maka ia dijauhi untuk ia menyadari bahwa ia telah menyebabkan kekacauan dan menyesalinya dan lalu Tuhan yang dimuliakan. Itu harapan persekutuan sebagai tubuh Kristus.

Hal terburuk adalah bahwa ketika dijauhi, maka bidat itu pergi dan meninggalkan persekutuan tetapi itu lebih baik dari pada tetap menjadi bagian tetapi menjangkiti seluruh tubuh dengan kesesatan.

Maleakhi 2:6
Pengajaran yang benar ada dalam mulutnya dan kecurangan tidak terdapat pada bibirnya. Dalam damai sejahtera dan kejujuran ia mengikuti Aku dan banyak orang dibuatnya berbalik dari pada kesalahan.
1 Dilihat

11 Februari 2026

RAMUAN TRADISIONAL UNTUK ASAM LAMBUNG

RAMUAN TRADISIONAL UNTUK ASAM LAMBUNG

Ramuan tradisional untuk asam lambung yang efektif umumnya berbahan dasar jahe, kunyit, madu, sereh, dan lidah buaya, yang berkhasiat meredakan peradangan, menurunkan asam, dan menenangkan perut. Konsumsi rutin seperti jahe hangat atau ramuan empon-empon dapat membantu mengurangi gejala maag dan GERD. 

Berikut adalah beberapa pilihan ramuan tradisional yang aman dikonsumsi:

Rebusan Jahe dan Madu: Jahe memiliki sifat gastroprotektif yang mencegah asam lambung naik dan melawan bakteri H. pylori. Jahe yang direbus, disaring, lalu ditambahkan madu dapat dikonsumsi 30 menit sebelum makan.

Air Kunyit: Mengandung kurkumin, zat antiinflamasi yang mengurangi peradangan pada lambung dan esofagus. Parutan kunyit dapat direbus atau diseduh air panas.

Ramuan Sereh, Pandan, dan Jahe: Rebusan ketiga bahan ini, ditambah sedikit madu, berkhasiat meredakan gejala GERD.
Jus Lidah Buaya: Gel lidah buaya murni (tanpa pemanis) membantu melapisi dinding lambung dan mengurangi rasa terbakar di dada.

Teh Chamomile: Memiliki sifat menenangkan dan antiinflamasi yang efektif mengurangi peradangan pada kerongkongan.

Air Kelapa Muda: Kandungan kalium dalam air kelapa membantu menyeimbangkan pH tubuh dan mengurangi keasaman lambung. 

Tips Tambahan:
Pisang dan Pepaya: Konsumsi buah-buahan ini untuk membantu meredakan nyeri ulu hati.

Kurangi Pemicu: Hindari makanan pedas, asam, kafein, dan cokelat saat asam lambung kambuh. 

Catatan: Ramuan ini bertujuan membantu meredakan gejala ringan. Jika gejala berlanjut atau parah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Sumber: google search 
1 Dilihat

ROTAN DI DALAM MULUT

Rabu, 11 Februari 2026
Renungan Pagi 

Amsal 14:3
Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya, tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya. 

ROTAN DI DALAM MULUT

Sampai ribuan tahun berlaku pepatah yang berbunyi di ujung rotan ada emas. Rotan adalah pendisiplinan termasuk termasuk melalui pukulan dengan menggunakan rotan. Emas adalah hidup yang diberkati.

Pada sisi yang berhimpit dengan rotan sebagai alat pendisiplinan tetapi tidak terlalu sebanding, rotan adalah pukulan penghukuman bagi yang bebal.

Rotan pendisiplinan itu bertujuan untuk memperbaiki kelakuan sedangkan rotan penghukuman itu tujuannya supaya orang jerah; syukur kalau yang dihukum itu menerima rotan penghukuman sebagai rotan pendisiplinan.

Orang yang berbicara bodoh, dan pastilah itu menandakan bahwa ia bodoh, dihukum sementara orang yang berbicara bijak itu dipeliharakan dan memelihara kehidupan.

Di dunia sekarang sebab zaman sudah menjadi di ujung rotan ada penjara tidak mudah lagi ditemui orang-orang yang diberkati karena memelihara kehidupan dengan bibirnya. Rumah dan kehidupan orang percaya tetap menjadi pembangun pribadi berkarakter baik.

Titus 2:7
dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu
1 Dilihat

10 Februari 2026

POKOK YANG TIDAK BERGUNA

Selasa, 10 Februari 2026
Renungan Pagi 

Yehezkiel 15:5
Lihat, sedangkan waktu ia masih utuh, tidak dipakai untuk sesuatu, apalagi sesudah dimakan api dan terbakar; apakah masih dapat lagi dipakai untuk sesuatu?

POKOK YANG TIDAK BERGUNA

Ini berbicara tentang umat Israel yang diibaratkan sebagai pokok anggur yang sedang terbakar dan pada bagian tengahnya saja yang masih utuh dengan api yang masih menyala pada ujungnya.

Dia terbakar karena tidak berbuah dan telah dipotong dari pokoknya dan dibuang ke negeri asing.

Pokok anggur sifatnya lentur dan strukturnya cepat layu dan menjadi kering lalu lapuk, tidak kokoh untuk dipakai sebagai apa pun, baik untuk sementara apalagi untuk waktu lama.

Pokok anggur diingatkan bahwa ia tidak dapat membanggakan diri untuk kualitas apa pun dan tidak bisa menyombongkan diri pada bidang apa pun agar ia menjadi rendah hati.

Pokok anggur hanya akan terpelihara atas belas kasihan Tuhan sehingga sepatutnyalah ia bersyukur atas hal itu dengan menghasilkan buah yang baik; jika bisa, indahnya jika dihasilkannya banyak buah.

1 Korintus 6:20
Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!
1 Dilihat

09 Februari 2026

PETUNJUK KERJA

Senin, 9 Februari 2026
Renungan Pagi 

Yohanes 5:20
Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.

PETUNJUK KERJA 

Permainan rubrik dilakukan untuk membuat warna yang sama tersusun pada setiap sisi kubus yang dibentuk oleh sembilan bidang kecil. Setiap bidang pada rubrik bisa diacak dan diatur kembali dengan memutar ke bawah atau ke atas pada sisi kiri dan kanan sedang bidang pada sisi atas dan bawah diputar ke kanan atau ke kiri. Karena tidak tahu petunjuk kerjanya, saya tidak pernah berhasil menyelesaikan tugas menyatukan warna yang sama pada setiap sisi pada permainan rubrik.

Yesus melakukan pekerjaan yang ditunjukkan oleh Bapa sehingga Ia berhasil dalam segala hal yang dikerjakanNya. Bahkan Bapa akan menunjukkan pekerjaan yang lebih besar lagi yang akan mengherankan bagi orang Yahudi yang sulit untuk menerimamu pekerjaan Yesus yang tidak berkesesuaian dengan budaya dan paham agamawi mereka.

Hanya pekerjaan yang dilakukan berdasarkan petunjuk Bapa yang akan tetap berhasil walau ditentang oleh dunia bahkan dengan alasan 'sesuai ajaran agama' sekalipun.

Pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan dengan petunjuk Bapa akan menjadi pekerjaan yang besar dan mengherankan.

Kerjakanlah hanya pekerjaan yang ditunjukkan Allah dan lakukan pekerjaan itu dengan petunjuk Allah, maka pekerjaan itu menjadi sesuatu yang akan mengherankan bagimu dan menjadi kesaksian bagi yang lain tentang kasih Tuhan.

Matius 12:50
"... Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
1 Dilihat

PUAS DENGAN RUPA TUHAN

Minggu, 8 Februari 2026
Renungan Pagi 

Mazmur 17:15
Tetapi aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. 

PUAS DENGAN RUPA TUHAN

Memandang wajah Tuhan secara sempit diartikan sebagai masuk pada jam ibadah, baik pada hari Minggu maupun pada ibadah lainnya.

Secara luas, memandang wajah TUHAN berarti merasakan kehadiran dan keterlibatan TUHAN dalam seluruh aktivitas kehidupan ini.

Syarat memandang wajah TUHAN adalah 'dengan kebenaran'. Ibadah tanpa kebenaran adalah kesia-siaan dan aktivitas tanpa kebenaran tidak diberkati dan tidak menjadi berkat.

Puas dengan rupa TUHAN pada waktu bangun adalah hidup yang sadar bahwa pada segala waktu (siang dan alam) dan dalam segala keadaan (tertidur dan sadar) kasih Allah selalu dinyatakan atas hidup umat TUHAN.

Beribadahlah dengan kebenaran sehingga hidup ini akan selalu puas melihat rupa TUHAN; diberkati dan ditolong oleh TUHAN bahkan ketika sedang tidur.

Mazmur 99:9
Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus! Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita! 
1 Dilihat

Download Film The Adventure: The Curse of The Midas Box

The Adventurer: The Curse of the Midas Box (2013)

Film Petualangan yang menarik untuk disaksikan bersama keluarga; langsung saja download di sini

Selamat menyaksikan 



-----

Film lainnya yang berlatar belakan kisah kerajaan di Afrika ada film dengan judul The Woman King
Dirilis pada tahun 2022; Dowload







1 Dilihat

08 Februari 2026

Tiga Jenis Diakonia Gereja

Tiga jenis diakonia dalam pelayanan gereja adalah diakonia karitatif (bantuan langsung/belas kasihan), reformatif (pemberdayaan/pembangunan), dan transformatif (perubahan struktural/pembebasan). Karitatif berfokus meringankan penderitaan darurat, reformatif membangun kemampuan mandiri, dan transformatif mengatasi akar masalah sosial. 
Berikut adalah penjabaran detail ketiga jenis diakonia:

Diakonia Karitatif (Belas Kasihan/Charity)
Bentuk tertua yang memberikan bantuan langsung kepada mereka yang membutuhkan (lapar, sakit, bencana) tanpa mengubah struktur sosial. Contoh: pemberian sembako, pakaian, kunjungan orang sakit, dan bantuan bencana.

Diakonia Reformatif (Pembangunan/Development)
Pelayanan yang fokus membangun keterampilan atau memperbaiki sarana prasarana agar penerima bantuan lebih mandiri secara ekonomi. Contoh: pelatihan keterampilan, pemberian modal usaha, atau kursus.

Diakonia Transformatif (Pembebasan/Transformation)
Jenis diakonia yang bertujuan melakukan perubahan total dan pembebasan dari struktur ketidakadilan atau penindasan. Diakonia ini menekankan partisipasi masyarakat untuk menganalisis masalah, penyadaran, dan pengorganisasian komunitas. 
Ketiga bentuk ini saling berkaitan dan sering dikembangkan secara bersamaan agar pelayanan lebih berdampak jangka panjang.

Sumber: Google searching 
1 Dilihat

07 Februari 2026

Kalender Pelayanan GTM tahun 2026

KALENDER PELAYANAN GEREJA TORAJA MAMASA TAHUN 2026

Kalender Gerejawi ini dibuat dengan maksud memudahkan pihak yang membutuhkannya dalam pelayanan.

Juga ditampilkan gambar per bulan untuk bisa melihat dengan jelas keterangan hari-hari raya pada setiap bulan yang mungkin sulit terbaca dalam kalender besar yang mencakup satu tahun pelayanan.

Tuhan Yesus memberkati.



Lihat tampilan per bulan di bawah ini:






































1 Dilihat

CERMIN SAMAR-SAMAR

Sabtu, 7 Februari 2026
Renungan Pagi 

1 Korintus 13:12
Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal. 

CERMIN SAMAR-SAMAR 

Cermin adalah wadah untuk melihat diri dan segala sesuatu yang ada di depan cermin itu.

Cermin di kamar lebih untuk melihat diri sedangkan kaca spion pada kendaraan lebih untuk melihat benda-benda di depan cermin itu, tepatnya keadaan di belakang kendaraan yang ditumpangi untuk jaminan keamanan.

Cermin yang menampilkan gambar yang samar bukan seperti pada cermin yang tertutup bintik-bintik air atau kaca cermin yang retak sehingga gambar bayangan seperti terpotong-potong melainkan dalam pengertian bahwa itu bersifat sangat sementara; dilupakan sesaat setelah tidak dipandang lagi bayangan itu.

Melihat dan mengenali diri di depan cermin itu hanya untuk mengenali wajah dan keadaan penampilan fisik tetapi untuk mengenal diri yang sesungguhnya, cermin itu hanya samar-samar menampakkannya; ketika bercermin dan melihat rambut mulai beruban dan kulit wajah sudah mulai keriput, maka itu berarti kita sudah tua tetapi sudahkah kita sungguh-sungguh menjadi orang dewasa, karakter yang diharapkan ada pada orang yang berumur banyak, itu adalah sesuatu yang harus dilihat lebih jauh lagi.

Mengenal diri ada dalam kerinduan untuk mengenal Kristus dan kehendakNya untuk dilakukan sebab Kristus adalah gambaran manusia yang sesungguhnya, manusia yang sejati.

Filipi 2:5-7
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
1 Dilihat

06 Februari 2026

TINGGAL PADA SUDUT SOTOH RUMAH

Jumat, 6 Februari 2026
Renungan Pagi 

Amsal 21:9
Lebih baik tinggal pada sudut sotoh rumah dari pada diam serumah dengan perempuan yang suka bertengkar. 

TINGGAL PADA SUDUT SOTOH RUMAH

Sotoh rumah adalah satu ruangan pada bagian atas rumah yang beratap datar pada kehidupan orang Israel yang dipagari agar tidak berisiko jatuh.

Karena difungsikan untuk banyak hal biasanya ruang ini tidak tertutup sepenuhnya. Fungsi sotoh rumah adalah untuk tempat meditasi, tempat penyampaian kepada masyarakat, tempat mengamankan sesuatu dari jangkauan dan lain sebagainya.

Tinggal di sotoh rumah pada malam hari berisiko kedinginan, pada siang hari bisa kepanasan, tetapi yang pasti bahwa di sana ada ketenangan.

Tinggal pada sotoh rumah bisa berarti keadaan yang miskin sehingga meminjam sotoh rumah sebagai tempat tinggal, tentu saja dengan menyediakan tangga dari luar untuk bisa mencapai ruangan itu.

Lebih baik tinggal pada sotoh rumah dalam ayat ini lebih menekankan ketenangan dalam situasi yang tidak nyaman secara fisik dari pada tinggal di tempat yang nyaman dan baik tetapi tidak tenang.

Tinggal serumah dengan perempuan yang suka bertengkar adalah gambaran kehidupan yang buruk sebab dari perempuan, bagi seorang laki-laki, yang diharapkan adalah kasih, perhatian, dan kehangatan. Siapa pun berilah suasana tenang dan tetaplah tenang dalam situasi apapun.

Mazmur 62-2
Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.
1 Dilihat

05 Februari 2026

BUAH DI DEPAN PINTU

Kamis, 5 Februari 2026
Renungan Pagi 

Kidung Agung 7:13
Semerbak bau buah dudaim; dekat pintu kita ada pelbagai buah-buah yang lezat, yang telah lama dan yang baru saja dipetik. Itu telah kusimpan bagimu, kekasihku!

BUAH DI DEPAN PINTU

Buah adalah makanan pelengkap ketika makan. Ada yang senang makan buah sebelum makan dan ada yang makan buah setelah selesai makan.

Acara santai biasa juga diisi dengan makan buah bersama; pada masa buah tertentu tiba musimnya, maka orang sering memetik buah bersama sebagai tanda kasih dan keakraban.

Buah dapat dipakai untuk membujuk orang lain memenuhi kehendak tertentu. Buah dudaim dipakai Lea untuk membujuk Rahel. Buah yang selalu ada di depan pintu adalah lambang kesediaan untuk selalu melakukan yang terbaik bagi semua orang, baik orang seisi rumah di dalam maupun orang-orang yang datang ke rumah bahkan kepada semua orang.

Buah dudaim itu semerbak (berbau enak; biasanya harum) dan itu, bau harum itu, yakni hidup yang harum, memiliki kekuatan untuk membina hubungan yang baik terutama hubungan asmara.

Buah dudaim itu awet, bisa tahan lama sehingga dia bisa yang sudah lama dipetik masih semerbak dan bisa dinikmati untuk dimakan. Kehidupan yang semerbak itu harus tahan lama -- awet sepanjang waktu dan bisa selalu dipetik setiap saat.

Amsal 21:3
Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan TUHAN dari pada korban.
1 Dilihat

04 Februari 2026

HARINYA SUDAH DEKAT

Rabu, 4 Februari 2026
Renungan Pagi 

Mazmur 37:12-13
Orang fasik merencanakan kejahatan terhadap orang benar dan menggertakkan giginya terhadap dia; 
Tuhan menertawakan orang fasik itu, sebab Ia melihat bahwa harinya sudah dekat. 

HARINYA SUDAH DEKAT

Menertawakan adalah tindakan yang dilakukan oleh orang ketika melihat orang lain yang dengan pasti melakukan sesuatu yang tidak akan dicapainya. Ketika melihat orang yang melakukan kebodohan, orang bisa menertawakannya sekaligus akan menjadi tontonan yang menarik.

Tuhan menertawakan orang fasik dan bukan merasa kasihan pada orang benar yang kepadanya orang fasik itu merencanakan kejahatan sebab Ia tahu bahwa kejahatan itu tidak akan berhasil; Tuhan melindungi orang benar.

Orang fasik menggertakkan gigi terhadap orang benar artinya bahwa rencana kejahatan itu selalu dilandasi oleh kebencian dan bahwa rencana kejahatan itu membuatnya semakin membenci orang benar itu.

Harinya sudah dekat (bagi orang fasik itu) bisa berarti bahwa kejahatannya akan digagalkan; juga bisa berarti bahwa hari-harinya akan dihukum; dan terakhir harinya sudah dekat bisa berarti ajalnya mendekat.

Bagi orang benar, harinya sudah dekat berarti bahwa ia akan semakin diberkati; dalam kehidupan diberkati dengan hasil yang membawa damai sejahtera dan hari akhir hidupnya diberkati dengan sukacita abadi.

Mazmur 5:13
Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.
1 Dilihat

03 Februari 2026

PARADOKS KEHIDUPAN

Selasa, 3 Februari 2026
Renungan Pagi 

Yehezkiel 33:31
Dan mereka datang kepadamu seperti rakyat berkerumun dan duduk di hadapanmu sebagai umat-Ku, mereka mendengar apa yang kauucapkan, tetapi mereka tidak melakukannya; mulutnya penuh dengan kata-kata cinta kasih, tetapi hati mereka mengejar keuntungan yang haram.

PARADOKS KEHIDUPAN

Berkumpul di hadapan nabi adalah untuk mendengarkan firman Tuhan. Berkerumun menggambarkan bahwa banyak yang datang kepada nabi untuk mendengar.

Sebagai umat Tuhan adalah status yang mereka pertahankan atau yang hendak mereka perlihatkan dengan datang kepada nabiNya; tetapi sering hidup ini hanya untuk dipertontonkan dan bukan untuk dihidupi.

Mendengar adalah untuk melakukan. Mendengar tanpa tindakan adalah kesia-siaan bahkan kehinaan sebab dituding sebagai orang yang tidak mendengar apa yang telah didengar.

Tindakan umat Tuhan yang benar adalah mengasihi semua orang dengan cinta kasih yang benar dan bukan hanya ucapan manis yang hanya di bibir saja.

Kekerasan hati yang menjadi penyebab kegagalan mendengar sebagai umat Tuhan dan dengan demikian juga memudarkan status umat Tuhan. Mendengar itu semestinya diwarnai dengan ketulusan untuk melakukan firman Tuhan.

Yakobus 1:25
Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.
1 Dilihat

02 Februari 2026

HIDUP TULUS

Selasa, 20 Januari 2026 
Renungan Pagi 

Zakharia 8:17
"... Janganlah merancang kejahatan dalam hatimu seorang terhadap yang lain dan janganlah mencintai sumpah palsu. Sebab semuanya itu Kubenci, demikianlah firman TUHAN." 

HIDUP TULUS

Manusia sering tidak adil sebab mereka menuntut lebih dari orang lain segala sesuatu yang harus dilakukan oleh orang lain kepadanya yang ia sendiri tidak lakukan kepada orang lain.

Lebih buruk dari itu ialah bahwa orang berharap yang baik dari orang lain sementara ia berbuat jahat kepada orang, baik secara terang-terangan maupun secara sembunyi.

Manusia yang jahat itu lebih suka saling mendustai daripada hidup saling memperhatikan dan melengkapi. Orang baik semakin berkurang sebab orang jahat semakin bertambah. 

Kejahatan paling buruk yang terjadi adalah merancangkan yang jahat bagi sesamanya sementara ia tampil seperti malaikat di depan semua orang untuk menutupi keburukannya. Orang seperti ini dibenci oleh Tuhan.

Orang baik adalah mereka yang terus hidup tulus walau ia menerima perlakuan jahat dari orang lain; tulus bukan kepada orang jahat itu tetapi kepada Tuhan yang terus mengasihi umat yang setia setiap waktu.

Mazmur 26:11
Tetapi aku ini hidup dalam ketulusan; bebaskanlah aku dan kasihanilah aku.
1 Dilihat

SEMUANYA TERLIHAT JELAS

Senin, 2 Februari 2026
Renungan Pagi 

Yesaya 29:15
Celakalah orang yang menyembunyikan dalam-dalam rancangannya terhadap TUHAN, yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata: "Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?" 

SEMUANYA TERLIHAT JELAS

Manusia merencanakan dan melaksanakan rencananya; rencana yang satu selesai dan rencana lain melanjutkannya. Itulah roda perputaran hidup manusia.

Rancangan adalah suatu maksud terselubung yang terkandung dalam sebuah tindakan; bisa baik dan bisa buruk. Rancangan yang disembunyikan terhadap TUHAN tentu adalah maksud yang buruk dari tindakan yang dilakukan oleh manusia.

Menyembunyikan rancangannya terhadap TUHAN adalah bahwa orang tidak memperhatikan kehendak Tuhan ketika melakukan kegiatan hidupnya dan tidak menyerahkan rencana hidupnya kepada TUHAN sebagai pribadi yang memberi berkat dan petunjuk dalam hidup ini,

Pekerjaan dalam gelap adalah untuk menggambarkan tindakan-tindakan yang dilakukan dengan maksud jahat, tindakan yang didorong oleh hati yang jahat.

Manusia melihat yang jahat tetapi terbatas untuk memperbaikinya. Allah melihat yang jahat dan rindu agar itu diperbaiki dengan sendirinya oleh orang jahat itu dengan memberi peluang untuk itu terjadi. Pada akhirnya ketika itu tidak diperbaiki, maka 'celaka' sudah tersedia untuk kegelapan.

Mazmur 37:5-
Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
1 Dilihat

01 Februari 2026

TIGA UNSUR IBADAH

Minggu, 1 Februari 2026
Renungan Pagi 

Nehemia 9:3
Sementara mereka berdiri di tempat, dibacakanlah bagian-bagian dari pada kitab Taurat TUHAN, Allah mereka, selama seperempat hari, sedang seperempat hari lagi mereka mengucapkan pengakuan dan sujud menyembah kepada TUHAN, Allah mereka. 

TIGA UNSUR IBADAH

Bagian pertama adalah mendengarkan firman; ini hanya dibacakan selama sekitar 3 jam (seperempat hari). Bagi gereja masa kini, dipahami bahwa pusat jam ibadah adalah pemberitaan firman Tuhan tetapi orang risau dengan khotbah yang panjang.

Pembacaan firman dilakukan dalam keadaan berdiri adalah bentuk penghargaan kepada Allah; Walau dalam pemahaman orang bahwa itu dilakukan karena tidak tempat yang memadai untuk mereka dapat duduk.

Bagian kedua adalah pengakuan (mengaku dosa); menyadari diri sebagai yang lemah dan hina bukannya bertentangan satu dengan yang lain karena sibuk memperebutkan siapa yang terbesar.

Bagian yang ketiga adalah sujud menyembah kepada Tuhan. Sujud adalah bentuk ketulusan dan kerendahan hati dan bentuk ini kontras dengan mereka yang angkuh dan 'sok sibuk' di dalam ibadah.

Dibutuhkan kesungguhan dan kerendahan hati sehingga ketiga unsur ibadah ini dapat terwujud. Orang yang sungguh-sungguh beribadah akan memberi tempat yang sepenuhnya dalam hatinya untuk bertemu Tuhan dan mendengarkan Dia dan memuliakan Tuhan yang adalah pemilik segala sesuatu.

Mazmur 86:9
Segala bangsa yang Kaujadikan akan datang sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan, dan akan memuliakan nama-Mu.
1 Dilihat