23 Juni 2026

POHON KORMA DEBORA

Selasa, 23 Juni 2026
Renungan Pagi 

Hakim-hakim 4:5
Ia biasa duduk di bawah pohon korma Debora antara Rama dan Betel di pegunungan Efraim, dan orang Israel menghadap dia untuk berhakim kepadanya.

POHON KORMA DEBORA

Ini bukan soal varietas korma dan ada jenis yang dinamakan debora seperti mangga macam dan mangga madu yang sama-sama ada dalam varietas mangga.

Pohon korma Debora lebih pada penunjukan tempat di mana Debora sering melakukan tugasnya sebagaimana Yogyakarta dikenal sebagai kota pendidikan dan kota kebudayaan.

Pohon korma tempat Debora dipengaruhi oleh Debora tentu saja dalam hal baik yang dilakukan oleh Debora di sana. Pohon korma itu tetap pohon korma tetapi ia mendapat nama dari pengaruh baik dan kewibawaan orang yang melakukan kebaikan di bawahnya.

Orang Israel berhakim kepada Debora berarti bahwa hidupnya mempengaruhi pohon korma tempatnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, tidak usah ada tempat yang disebut dengan nama pribadi sebagai tanda pengaruh yang besar tetapi biarlah setiap orang memiliki pengaruh baik di mana pun dia berada.

Galatia 6:9
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
1 Dilihat

22 Juni 2026

SESUAI DENGAN YANG KULAKUKAN

Senin, 22 Juni 2026
Renungan Pagi

Hakim-Hakim 1:7
Kata Adoni-Bezek: "Ada tujuh puluh raja dengan terpotong ibu jari tangan dan kakinya memungut sisa-sisa makanan di bawah mejaku; sesuai dengan yang kulakukan itu, demikianlah dibalaskan Allah kepadaku." Kemudian ia dibawa ke Yerusalem dan mati di sana.

SESUAI DENGAN YANG KULAKUKAN

Petikan kisah ketika bangsa Israel memasuki Tanah Kanaan dan mengalahkan bangsa-bangsa yang menjadi penduduk asli untuk mereka duduki sebagai tanah perjanjian bagi mereka. Khusus dalam ayat ini dikisahkan ketika Bezek yang dipimpin oleh Adoni-Bezek dikalahkan oleh bani Yehuda.

Setiap kejadian bisa menjadi sarana perenungan diri, baik kejadian yang baik maupun kejadian yang buruk untuk 'menemukan diri' yang sesungguhnya di dalam segala yang terjadi di dunia ini.

Dipotong ibu jari kaki dan tangan adalah bentuk penyataan sebagai pihak yang dikalahkan; tampil aneh dan tak berdaya untuk berjalan dan tidak mampu untuk meraih sesuatu. Orang yang memotong jari tangan dan kakinya sendiri adalah kesalahan paling fatal yang pernah ada di dunia ini.

Orang yang melakukan kekerasan bisa mengalami kekerasan juga sebagai balasan dari yang dilakukannya dan jika hal itu terjadi, maka yang terjadi adalah penyesalan atas diri yang telah melakukan kejahatan dan harus menerima hal yang sama sebagai balasannya.

Orang yang melakukan tindakan yang baik bisa mengalami hal sial dan buruk tetapi ia akan terhibur dengan desau yang berat "Tapi tidak apa-apa, saya sudah melakukan yang baik dan yang benar." Jalan hidup manusia adalah perputaran antara susah dan senang tetapi sukacita tidak pernah hilang dari mereka yang selalu melakukan kebenaran.

Mikha 6:8 
"Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?"
1 Dilihat

MEMANDANG WAJAH TUHAN

Minggu, 21 Juni 2026
Renungan Pagi

Mazmur 11:7 
Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya.

MEMANDANG WAJAH TUHAN

Memandang wajah Tuhan mengingatkan tentang ucapan berkat di mana Allah memberkati umatNya dengan menyinari mereka dengan wajahNya dan menghadapkan wajahNya kepada mereka.

Memandang wajah Tuhan dari pihak manusia berarti menyambut dan mempersilahkan Tuhan masuk ke dalam kehidupan ini dan beperkara di dalamnya; memberkatinya setiap waktu.

Orang yang bisa memandang wajah Tuhan adalah mereka yang hatinya tulus seperti tulusnya hati Tuhan yang mengasihi umatNya.

Ayat ini dimulai dengan menyatakan sifat Allah yang adil dan mengasihi keadilan. Sifat seseorang menjadi penentu hal-hal yang dikasihinya. Orang jujur mencintai kejujuran, orang rendah hati mencintai penghargaan kepada orang lain sedangkan orang sombong mencari penghargaan bagi dirinya sendiri, orang baik mencintai kebaikan.

Orang yang bertemu Tuhan tetapi tidak mengasihi keadilan, kebaikan, kejujuran, keendahan hati, ketulusan, dan hal-hal baik lainnya, maka ia tidak akan memandang wajah Tuhan.


Filipi  4:8 
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
1 Dilihat

20 Juni 2026

TEMPAT PEMBARINGAN BINATANG LIAR

Sabtu, 20 Juni 2026
Renungan Pagi 

Zefanya 2:15
Itulah kota yang beria-ria yang penduduknya begitu tenteram dan yang berkata dalam hatinya: "Hanya ada aku dan tidak ada yang lain!" Betapa dia sudah menjadi tempat yang tandus, tempat pembaringan bagi binatang-binatang liar. Setiap orang yang lewat dari padanya akan bersuit dan mengayun-ayunkan tangannya. 

TEMPAT PEMBARINGAN BINATANG LIAR

Nubuat nabi tentang Asyur dengan Niniwe sebagai ibukotanya. Bangsa yang pernah menguasai banyak wilayah dengan mengalahkan bangsa-bangsa.

Asyur terkenal sebagai bangsa yang angkuh yang melihat bangsa-bangsa lain sebelah mata; semua dianggapnya kecil dan bisa dikalahkannya dengan kekuatan prajuritnya dan kereta perangnya canggih.

Latarbelakang keangkuhan mereka adalah karena keadaan mereka yang begitu tenteram yang didukung oleh berbagai faktor termasuk kekuatan militernya yang mampu mengalahkan bangsa-bangsa sehingga kekayaan banyak bangsa mengalir kepada mereka. Mereka menjadi bangsa yang melihat dirinya sebagai 'yang satu-satunya'. Pada akhirnya mereka akan jatuh dan memprihatinkan.

Bersuit adalah ungkapan rasa heran karena sesuatu yang tidak terbayangkan sebelumnya bisa terjadi, yaitu bangsa yang kuat dan besar dapat terjadi; suit-suit itu bisa dituliskan dengan pengungkapan sekarang sebagai decak keheranan: ck ck ck ck ck. Tangan yang terayun-ayun adalah tangan yang mengibas bau yang tidak menyenangkan dari daerah yang dikalahkan dan tidak terawat. Bau keangkuhan itu mengganggu kenyamanan hidup bersama.

Belajar dari bangsa Asyur, mari menyadari bahwa awal kehancuran manusia, baik pribadi, kekeluargaan, maupun dalam sosial masyarakatnya, adalah keangkuhan; sebab itu semakin baik keadaan hidup seseorang dan semakin sukses seseorang dalam kehidupan, maka seharusnya semakin rendah hati menjalani hidup karunia Tuhan.

Roma 12:16
Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!
1 Dilihat

19 Juni 2026

BERJAGA-JAGA DAN TIDUR

Jumat, 19 Juni 2026
Renungan Pagi 

1 Tesalonika 5:9-10
Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.

BERJAGA-JAGA DAN TIDUR

Ditimpa murka adalah keadaan akhir dari insan yang hidupnya harus menanggung hukuman sebab berpikir bahwa mereka a menjalani hidup dengan pola sesuai dengan kekuatan atau kesanggupan mereka dengan tidak peduli pada kehendak Tuhan; setiap kesalahan (=dosa) harus dihukum oleh murka Allah.

Beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus adalah dasar iman kekristenan sebab itulah yang melandasi seluruh hidupnya. Tanpa kasih Kristus tidak keselamatan kepada manusia yang sudah semakin jauh dari Allah.

Berjaga-jaga adalah panggilan untuk setiap tindakan hidup ini ada selalu dijaga dengan warna ketaatan (baca: kasih yang besar) kepada Allah. Lengah sedikit saja adalah celah besar bagi musuh untuk masuk dan membinasakan iman serta pengharapan akan keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus itu.

Tidur adalah ilustrasi tentang hidup manusia yang tidak akan mungkin terjaga sepenuhnya sepanjang waktu; manusia itu lemah dalam segala hal dan pasti akan tertidur; tetapi janganlah iman yang tertidur.

Berjaga-jagalah dalam seluruh keadaan sadar dan tetaplah terjaga dalam segala kelemahan dengan tetap percaya pada Kristus yang selalu menyertai dalam segala perkara; supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.

Ibrani 13:5
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
1 Dilihat

17 Juni 2026

ORANG DATANG KEPADA DAUD

Rabu, 17 Juni 2026
Renungan Pagi 

1 Tawarikh 12:22
Dari hari ke hari orang datang kepada Daud untuk membantu dia sehingga mereka menjadi tentara yang besar, seperti bala tentara Allah.

ORANG DATANG KEPADA DAUD

Daud dalam pelarian dari tuannya, raja Saul, yang mengejarnya karena kecemburuan atas ketermasyhuran Daud dari dirinya.

Sebagai pelarian, Daud tidak mempunyai kemampuan untuk menampung banyak orang yang datang kepadanya.

Tetapi yang terjadi bahwa justru orang banyaklah yang datang untuk memberi bantuan kepada Daud yang sedang berada dalam keadaan terpuruk.

Orang-orang yang datang kepada Daud itu adalah orang-orang yang hebat sebab mereka digambarkan sebagai 'seperti bala tentara Allah'. Bala tentara Allah itu adalah pasukan yang besar dan hebat dalam wibawa Allah, dan itulah gambaran Daud dan kumpulan orang-orang yang datang kepadanya.

Dibelakang perkara ini, Tuhan sedang mengajarkan kepada Daud tentang kasih dan penyertaanNya yang berbanding terbalik dengan pikiran dan praktik hidup manusia yang biasanya adalah orang kecil dan lemah dijauhi orang tetapi Allah menolong orangNya yang kecil dengan mengirim orang-orang kepadanya.

Galatia 6:2 
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
1 Dilihat

16 Juni 2026

PELAYANAN KASIH

Selasa, 16 Juni 2026
Renungan Pagi 

2 Korintus 9:12
Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.

PELAYANAN KASIH

Pelayanan kasih adalah istilah yang dipakai Paulus untuk pengumpulan dana diakonia yang dimaksudkan untuk menolong kaum kudus (orang Kristen Yahudi) di Yerusalem yang sedang mengalami kekurangan.

Pelayanan kasih menggambarkan pemberian yang sepenuhnya didorong oleh kasih dan bukan oleh karena mengejar nama.

Mencukupkan keperluan orang-orang kudus bukan berarti pemberian secukupnya tetapi memberi untuk memenuhi kebutuhan. Tidak ada standar 'cukup' yang cukup tetapi paling tidak orang percaya tidak membiarkan begitu saja orang yang terdesak oleh kebutuhan pokok dalam hidup.

Melimpahkan syukur kepada Allah berarti membantu orang lain untuk melihat perbuatan Allah melalui tindakan nyata dan dengan demikian mendatang kemuliaan bagi nama Tuhan.

Diberkatilah tangan yang didorong oleh hati yang beriman untuk memberi dengan kasih sehingga iman itu semakin mengembangkan iman.

Roma 1:17
Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."
1 Dilihat

15 Juni 2026

MENJALANI SELURUH NEGERI

Senin, 15 Juli 2026
Renungan Pagi 

Kejadian 13:17
"... Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu."

MENJALANI SELURUH NEGERI

Negeri yang dimaksud adalah Tanah Kanaan yang menjadi wilayah yang disisakan oleh Lot yang telah memilih lembah Yordan yang subur~banyak mata airnya; daerah yang digambarkan sebagai seperti taman Tuhan.

Menurut panjang dan lebarnya bisa berarti mengelilingi tetapi sepertinya Abraham menjelajah seluruh negeri itu sebab ia melakukan perjalanan yang disebut sebagai semakin jauh ia memasuki negeri itu.

Negeri itu adalah padang yang tidak subur yang karena itu tidak dipilih Lot. Daerah yang begitu tandus sampai harus memisahkan kerabat karena persoalan kekurangan makanan ternak.

Perintah Tuhan untuk menjalani negeri itu untuk apa? Untuk mendapatkan hasil yang baik dari daerah itu? Sepertinya itu tidak akan terwujud sebab daerah itu bukanlah daerah yang baik keadaan alamnya.

Abraham diperintahkan untuk menjalani negeri itu menurut panjang dan lebarnya agar seluruh daerah itu diberkati oleh Tuhan sebab di mana hadir orang diberkati maka diberkatilah daerah itu. Berjalanlah sebagai orang yang diberkati sehingga setiap tempat yang kaudatangi akan diberkati karenanya. Tanah Kanaan yang dijelajahi oleh Abraham kemudian akan dituju oleh bangsa keturunannya sebagai negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

2 Korintus 9:8
Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
1 Dilihat

14 Juni 2026

MENJADI MILIK TUHAN

Minggu, 14 Juni 2026
Renungan Pagi 

Imamat 20:26
Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku.

MENJADI MILIK TUHAN

Semua orang adalah milik Tuhan dalam pengertian bahwa ia diciptakan, menjadi ada, hidup, dan beraktivitas dalam perkenanan dan kuasa Tuhan.

Karena itu manusia tidak menentukan waktu, tempat, situasi hidup dan status keluarga di mana ia akan dilahirkan dan juga tidak tahu waktu, tempat, dan cara kematiannya kelak.

Menjadi bangsa milik Tuhan adalah status yang diberikan kepada bangsa Israel dengan persyaratan membentuk hubungan  yang khusus dengan Tuhan.  Menjadi milik Tuhan artinya menjadi yang diberkati untuk menjadi berkat.

Persyaratan pertama adalah menjadi kudus sama seperti Tuhan adalah kudus. Nilai kudus dalam pengertian manusia adalah menguntukkan dirinya bagi Tuhan, yakni melakukan seluruh kehendakNya dengan segala ketulusan. Pada diri Tuhan, kekudusan artinya tidak berdosa dan tidak dipengaruhi oleh dosa; manusia itu harus kudus bagi Allah yang kudus.

Terpisah dari bangsa-bangsa adalah ketentuan selanjutnya agar mereka menjadi milik Tuhan. Terpisah dari bangsa-bangsa bukan berarti terisolir tetapi tidak menjadi sama dalam karakter dan pola hidup yang menjauh dari Tuhan. Meski bangsa lain di sekitarnya berdosa, fasik, tidak mempedulikan Tuhan; umat Tuhan tetap tulus dan setia memuji Tuhan Allah yang mengasihinya.

1 Korintus 15:58
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
1 Dilihat

12 Juni 2026

PENGUASA SATU-SATUNYA

Sabtu, 13 Juni 2026
Renungan Pagi 

Yudas 1:4
Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

PENGUASA SATU-SATUNYA

Orang yang masuk menyelusup adalah istilah yang mau menggambarkan tentang adanya orang yang ada di dalam tetapi tidak sepenuhnya sebagai anggota; musuh dalam selimut, demikian orang-orang secara umum menyebutkannya.

Ditentukan untuk dihukum lebih baik dibaca sebagai yang telah mengeraskan dirinya untuk terus melanggar sehingga tidak terhindar dari penghukuman yang akan datang.

Fasik adalah keadaan jiwa yang selalu melakukan kejahatan. Kelemahan orang untuk menyadari kesalahannya adalah bahwa orang sering berpikir sebagai yang paling benar. Kefasikan yang paling menyakitkan adalah kehadiran orang yang selalu merasa benar dalam segala hal.

Menyalahgunakan kasih karunia Allah untuk melampiaskan hawa nafsu adalah gambaran orang-orang yang mengatasnamakan bekerja bagi Allah yang adalah sumber kasih karunia tetapi ternyata didorong oleh hawa nafsu.

Semua yang telah disebutkan sebelumnya adalah tindakan orang yang disebut sebagai yang fasik; tindakan yang menyangkal Penguasa Satu-Satunya. Dengan demikian, orang beriman diingatkan untuk melandaskan hidupnya pada kehendak Kristus yang adalah satu-satunya penguasa. Penguasa itu akan menyertai seluruh perkara hidup umat yang dikasihiNya.

2 Yohanes 1:3
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih.
1 Dilihat

MERANCANG KEJAHATAN KEPADA TUHAN

Jumat, 12 Juni 2026
Renungan Pagi 

Nahum 1:11
Bukankah dari padamu muncul orang yang merancang kejahatan terhadap TUHAN, orang yang memberi nasihat dursila?

MERANCANG KEJAHATAN KEPADA TUHAN 

Manusia ditempatkan ke dalam dunia untuk memuliakan nama Tuhan (Yesaya 43:7) dengan melakukan perbuatan yang baik (Efesus 2:10); itulah tujuan penciptaan manusia.

Merancang kejahatan kepada Tuhan adalah tindakan yang alamatnya bukanlah kepada Tuhan secara langsung tetapi kepada sesama manusia.

Memberi nasihat dursila adalah mereka yang kelihatan seperti memberi nasihat tetapi sebenarnya sedang menipu sesamanya itu dengan bahasa yang kelihatan indah tetapi sebenarnya menjerumuskan.

Tidak akan ada rancangan kejahatan kepada Tuhan yang akan berhasil sebab Tuhan mengetahui segala hal dan Ia melindungi orang-orangNya dengan 'keselamatan' yang dari padaNya sendiri.

Rancangan kejahatan kepada Tuhan hanya akan membuahkan penghukuman baik bagi dirinya sendiri maupun kepada semua yang mengikuti cara hidupnya.

Yesaya 32:8 
Tetapi orang yang berbudi luhur merancang hal-hal yang luhur, dan ia selalu bertindak demikian.
1 Dilihat

11 Juni 2026

JALAN-JALAN KE SION BERDUKACITA

Kamis, 11 Juni 2026
Renungan Pagi 

Ratapan 1:4
Jalan-jalan ke Sion diliputi dukacita, karena pengunjung-pengunjung perayaan tiada; sunyi senyaplah segala pintu gerbangnya, berkeluh kesahlah imam-imamnya; bersedih pedih dara-daranya; dan dia sendiri pilu hatinya. 

JALAN-JALAN KE SION BERDUKACITA

Penyebabnya adalah karena tidak ada lagi pengunjung-pengunjung perayaan yang biasanya dilakukan di Sion (=Yerusalem). Dengan demikian, sesungguhnya kesedihan jalan-jalan ke Sion adalah keadaan Sion yang memprihatinkan; tidak ada lagi daya tariknya.

Kegagalan hubungan dengan Tuhan akan membuat orang berada pada kehidupan yang sunyi sebab rusaknya hubungan dengan Tuhan akan merusak hubungan dengan sesama juga. Gerbang yang sunyi adalah 

Keluh kesah imam dalam kehidupan Israel yang diratapi oleh nabi adalah karena sulitnya kehidupan yang disebabkan oleh ketidaksetiaan bangsa itu kepada Tuhan tetapi juga kegagalan mereka untuk berbuat sebaik mungkin atas tanggung jawab mengajar umat ke jalan jalan yang benar.

Kesedihan dara-dara Yerusalem disebabkan oleh hidup para imam yang memilukan. Hati para imam sendiri pilu oleh hidup yang tidak menentu di luar Tuhan.

Selalu ada waktu untuk mulai membersihkan jalan dari tertimbun oleh lumpur kenajisan dengan membangun kota kediaman yang ramai dengan kehidupan rohani yang menarik untuk orang datang lagi kepada Tuhan.

Kolose 1:23
Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.
1 Dilihat

10 Juni 2026

PENGETAHUAN TIDAK LENGKAP

Rabu, 10 Juni 2026
Renungan Pagi

1 Korintus 13:8-9
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.

PENGETAHUAN TIDAK LENGKAP

Tidak ada manusia yang mahatahu; mengetahui banyak hal mungkin bisa, tetapi tidak akan ada orang yang tahu segala-galanya.

Jumlah rambut di kepala saja tidak ada yang tahu jumlah pastinya. Orang yang menghitungnya tidak memberi jumlah pasti untuk menjadi pengetahuan umum melainkan hanya memberi perbandingan bahwa orang yang berambut hitam biasanya memiliki rambut yang lebih banyak dari mereka yang berambut pirang.

Obat untuk HIV AIDS belum ditemukan; banyak penyakit yang belum mampu diatasi oleh manusia dan pastinya tidak ada yang bisa membendung hari kematian. Pengetahun itu tidak lengkap supaya orang tidak menjadi penguasa atas kehidupan dan tidak menjadi sombong karena pengetahuannya.

Kasih tidak berkesudahan tetapi rasa berpengetahuan orang-orang tertentu bisa mengakhiri kasih yang tulus; demikian juga bisa mengakhiri nubuat dan menghentikan bahasa roh; bukankah kita mengingat bahwa dosa memang dimulai dari ketika manusia menginginkan memiliki 'pengetahuan'?

Orang yang berpengatahuan itu harus seimbang dengan kebijaksanaan yang dimilikinya sehingga pengetahuan yang yang ada padanya menunjang kasih yang tidak berkesudahan itu dan ia dikasihi Allah dengan kasih yang tidak binasa.

Yeremia 9:23-24
Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."
1 Dilihat

08 Juni 2026

TERIKAT DI SORGA

Selasa, 9 Juni 2026
Renungan Pagi 

Matius 18:18
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.

TERIKAT DI SORGA

Dunia ini adalah gambaran sorga. Apa yang terjadi di dunia ini adalah apa yang terjadi di sorga dan pada akhirnya akan terjadi sepenuhnya ketika orang sudah masuk keselamatan kekal.

Sorga itu adalah tempat sejahtera dan pastilah di sana tidak ada hal lain selain sukacita. Tidak ada sorga di mana ada situasi yang berbeda bagi orang orang yang berbeda.

Terikat di bumi terikat di sorga adalah soal kesetiaan umat yang dilayani oleh rasul dengan tertib hidupnya. Terikat artinya jika seseorang dinyatakan terbatas dalam partisipasi aktivitasnya dalam persekutuan karena ada pelanggaran yang terjadi sehingga ada keretakan yang harus diperbaiki terlebih dahulu. Dengan kata lain terikat di bumi adalah orang yang hubungan dengan sesamanya rusak. Jika keadaan ini tidak diperbaiki, berarti tetap terikat di sorga; tidak layak masuk ke dalamnya.

Ketika hidupnya ditertibkan dan hubungan sosialnya dipulihkan, maka dia dinyatakan bebas di dunia ini - dilepaskan, tidak terikat lagi oleh dosanya, maka ia juga terlepas di surga; bukan keluar darinya tetapi layak dalan kelapangan untuk masuk ke dalamnya.

Kuasa mengikat dan melepaskan orang untuk terbatas (terhalang secara iman dalam dimensi sosial) atau lepas atau tanpa halangan boleh masuk ke dalam Kerajaan Allah sepenuhnya diberikan kepada setiap orang yang dengan iman bekerja sepenuhnya bagi kemuliaan Kristus.

1 Tesalonika 5:14
Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang.
1 Dilihat

BERDIRI DI HADAPAN RAJA-RAJA

Senin, 8 Juni 2026
Renungan Pagi

Amsal 22:29 
Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina.

BERDIRI DI HADAPAN RAJA-RAJA

Jawaban atas pertanyaan dalam ayat ini pastilah 'pernah!' Hidup ini dipenuhi dengan orang-orang yang berusaha dengan keras dan giat dan itulah inti ajaran yang selalu diterima manusia sejak kecil.

Manusia di dunia ini digolongkan dalam dua kelompok, yaitu mulia dan hina; raja-raja dalam bacaan ini lebih mengacu pada kemuliaan dan bukan pada jabatannya.

Berdiri di hadapan raja-raja bisa berarti sukses di berbagai tempat dan dalam berbagai bidang kehidupan; sukses adalah sebuah kehormatan dalam hidup ini.

Cakap dalam pekerjaan berarti mengetahui cara yang baik dalam bekerja dan melakukannya dengan baik untuk melakukan pekerjaan yang baik. Hanya hal-hal yang dikerjakan dengan baik yang membawa kepuasan dalam hidup ini.

Ada yang rajin bekerja tetapi tidak berdiri di hadapan raja-raja sebab standar cakap dalam pekerjaan tidak dimilikinya. Bekerja untuk menghasilkan banyak hal yang pada akhirnya hanya kesia-siaan.

Kolose 3:23
Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
1 Dilihat

07 Juni 2026

MULUT UTUSAN TUHAN

Minggu, 7 Juni 2026
Renungan Pagi 

Maleakhi 2:7
Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah utusan TUHAN semesta alam. 

MULUT UTUSAN TUHAN 

Bibir memelihara pengetahuan adalah menjaga agar ucapan-ucapan yang keluar membuat orang mengerti dan mencintai pengetahuan itu. Pada sisi lain, perlu diingat bahwa jangan sampai orang menista pengetahuan sebab bibir yang nista pada mereka yang seharusnya memelihara pengetahuan itu.

Mencari pengajaran dari mulut imam menandakan bahwa alamat yang benar untuk mencari pengajaran adalah kepada imam -- bandingkan dengan meminta petunjuk kepada nabi -- dan imam harus mengatakan pengajaran itu dengan sesungguhnya.

Imam dengan status sebagai utusan TUHAN menandakan bahwa wibawa kerjanya di dunia adalah wibawa Tuhan dan bukan kehormatan duniawi.

Membaca dalam konteks perikopnya, ayat ini adalah teguran kepada para imam yang tidak melaksanakan fungsinya dengan baik dan benar pada zaman pelayanan nabi Maleakhi yang hendak mengatakan bahwa kegagalan hidup berbangsa bisa dimulai dari kesalahan bibir para imam.

Persekutuan orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus adalah imamat yang rajani (1 Petrus 2:9) sehingga hidupnya dipimpin oleh bibir yang memelihara pengetahuan dan mulut yang menyampaikan ajaran. Setiap orang adalah utusan Tuhan semesta alam untuk berbicara dengan baik; memelihara pengetahuan dengan memberi pengajaran yang benar.

2 Timotius 4:2
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
1 Dilihat

05 Juni 2026

HARI-HARI HIDUP NABI

Sabtu, 6 Juni 2026
Renungan Pagi 

Yeremia 20:18
Mengapa gerangan aku keluar dari kandungan, melihat kesusahan dan kedukaan, sehingga hari-hariku habis berlalu dalam malu? 

HARI-HARI HIDUP NABI

Keluhan Yeremia atas tugasnya sebagai nabi yang membuatnya tidak pada jalan yang mulia menurut ukuran duniawi. Ia diutus untuk menyelamatkan bangsa Israel (tepatnya: Yehuda) dari kebinasaan karena kemurtadan mereka dari hadapan Tuhan; tugas yang gagal.

Penyesalan itu berujung pada angan-angan seandainya ia tidak pernah lahir dan harus melihat orang-orang yang kepada mereka sang nabi diutus untuk mengabarkan damai sejahtera bagi seiring dengan pertobatan mereka.

Kesusahan dan kedukaan itu adalah pukulan mental bagi Yeremia sebab bangsa itu dihukum untuk mengalaminya dan ia ternyata gagal; bukan karena tidak melakukan tugas tetapi karena kekerasan hati dari orang-orang yang dilayaninya.

Hari-hari yang berlalu menanggung malu adalah kiasan rasa nasionalisnya yang begitu besar kepada anak-anak Abraham yang dikasihinya tetapi yang hilang walau ia telah berupaya dengan sekuat tenaga dan seluruh jiwanya.

Hari-hari nabi tidak diharapkannya menjadi orang mulia. Ia hanya berharap bahwa kemuliaan mengisi kehidupan orang-orang yang dilayaninya.

Matius 10:41
Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.
1 Dilihat

HAL TERBESAR

Jumat, 5 Juni 2026
Renungan Pagi

Yohanes 14:28
Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.

HAL TERBESAR

Berpisah adalah hal yang sulit bagi mereka yang mempunyai ikatan yang erat. Ikatan yang erat itu dirangkai oleh pengalaman yang indah penuh kasih yang mengesankan dan yang tidak akan tergantikan oleh apa pun. Sebaliknya, perceraian atau perpecahan menjadi ancaman di mana ada komunitas yang tidak satu sebab ada yang merasa lebih tinggi dari orang lain yang kemudian mengintervensi orang lain dengan berbagai tuntutan egoistis.

Para murid akan berpisah dengan Yesus, Guru mereka yang mengasihi mereka dan yang mereka kasihi. Tentu saja ini menjadi perpisahan yang berat bagi mereka.

Tuhan Yesus mengingatkan bahwa Ia akan kembali lagi kepada mereka - penyertaan Tuhan itu kekal bagi mereka yang selalu mengasihiNya.

Kasih kepada Tuhan Yesus akan membuat para murid bersukacita akan hal Yesus pergi kepada Bapa, sebab Bapa lebih besar dari pada Yesus. Kekasih pergi kepada yang lebih besar adalah sesuatu yang seharusnya membawa sukacita dalam hidup ini.

Hal terbesar dalam kehidupan ini adalah ketika orang pergi kepada yang terbesar dalam kehidupan ini, yaitu menemukan hidup yang sesungguhnya bermakna sebab itu diisi oleh ketaatan kepada Allah yang adalah asal segala sesuatu dan yang kepadaNya akan kembali -- 'pergi lagi kepadaNya' -- segala sesuatu.

Mazmur 147:5 
Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga.
1 Dilihat

04 Juni 2026

GANJARAN MEMBAWA DAMAI

Kamis, 4 Juni 2026
Renungan Pagi 

Ibrani 12:11
Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.

GANJARAN MEMBAWA DAMAI

Ganjaran adalah bentuk pendidikan yang keras yang diberikan oleh orangtua kepada anaknya supaya anak itu menjadi anak yang hidup.

Ganjaran tidak berarti kekerasan tetapi bentuk pemutusan kebiasaan lama dan menggantinya dengan kebiasaan baru seperti seorang anak yang disapih harus menangis untuk mengganti kebiasaan minum air susu ibu dengan sesuatu yang lain untuk menggantikannya dengan susu formula atau sesuatu yang lainnya.

Ganjaran awalnya adalah dukacita; terasa berat, tetapi kemudian dicintai dan akhirnya dihidupi. Orang yang putus sekolah karena tidak menjadi mencintai dan menghidupi panggilan bersekolah itu, mungkin akan menyesal suatu waktu.

Ganjaran dalam pembentukan mental, karakter, dan iman itu pada akhirnya akan membuahkan kebenaran yang mendatangkan damai; hanya orang benar yang hidupnya damai.

Mereka yang menolak ganjaran (pendidikan dengan disiplin) dari orangtua tidak akan hidup beriman dan jauh dari memahami dan mengalami damai yang sesungguhnya.

1 Yohanes 3:18
Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
1 Dilihat

03 Juni 2026

IBADAH MENGEKANG LIDAH

Rabu, 3 Juni 2026
Renungan Pagi

Yakobus 1:26 
Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.

IBADAH MENGEKANG LIDAH

Ibadah adalah bakti kepada Allah sebab itu biasa disebut kebaktian. Tetapi ada yang hanya memahaminya dalam pengertian yang terbatas pada seremonial sehingga di gedung gereja pun masih sibuk mengurus kepentingan-kepentingan dunia; dan hanya menjadi hening selama jam ibadah berlangsung. Bahkan sika hormat kepada Tuhan pun sering diabaikan oleh orang ketika jam ibadah berlangsung.

Kekang adalah alat yang dipakai untuk mengendalikan arah jalan, pada kuda digunakan tali sebagai kekangnya, sehingga dapat diarahkan tentang arah atau tentang bergerak dan berhenti.

Lidah sebagai alat komunikasi verbal membuat manusia berada dalam hubungan yang baik dan benar dengan sesamanya tetapi juga menjadi gambaran tentang siapa dia sebenarnya.

Mengekang lidah artinya kemampuan untuk membatasi bicara dan mengatakan segala sesuatu dalam batas-batas tertentu sehingga tidak menjadi masalah dalam kehidupan bersama. Mengekang lidah adalah mengatakan hal baik secara baik, yakni kejujuran dan kesopanan; yang tidak demikian berarti tidak mengekan lidahnya.

Hidup yang beribadah dalam kehidupan sehari-hari secara praktis adalah mereka yang lidahnya selalu dipandu dengan kekang iman bagi kemuliaan nama Tuhan, bukan hanya untuk menyenangkan telinga orang-orang.

Amsal 11:3
Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya.
1 Dilihat

02 Juni 2026

TIDAK MENDUA HATI

Selasa, 2 Juni 2026
Renungan Pagi

Yakobus 1:8 
Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

TIDAK MENDUA HATI

Ada dua pengertian yang dimiliki oleh istilah mendua hati; yang pertama adalah tetap mau yang satu dan mau meraih yang lain lagi yang keduanya tidak bisa dimiliki secara bersamaan sebab antara kedua hal itu ada pertentangan sedangkan yang kedua adalah kebimbangan antara 'ya' dan 'tidak'.

Keadaan mendua hati membuat orang sulit mengambil keputusan yang benar dan baik bagi dirinya sendiri dan dalam kaitannya dengan orang lain.

Pengertian mendua hati dalam perikop ini adalah perasaan tidak yakin akan jaminan tentang memperoleh hikmat dari Allah jika memintanya dengan sungguh-sungguh.

Mendua hati itu membuat orang menjadi tidak tenang sebab ia kehilangan kesabaran dan dihantui oleh tanda tanya tentang perminataannya yang tidak diterima oleh Tuhan.

Ketenangan yang sejati adalah walau dunia menahan segala peluang untuk meraih kedamaian, namum Allah yang akan mengerjakan segala yang terbaik bagi kehidupan ini.

Amsal 3:5 
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. 
1 Dilihat

01 Juni 2026

TIDAK JEMU BERBUAT BAIK

Senin, 1 Juni 2026
Renungan Pagi 

2 Tesalonika 3:13 
Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik.

TIDAK JEMU BERBUAT BAIK

Berbuat baik itu menyenangkan bagi yang melakukannya maupun bagi orang yang ada di sekitar orang yang melakukannya.

Tidak semua orang bisa menerima kebaikan yang dilakukan oleh orang baik melainkan mereka dipenuhi oleh curiga, kemunafikan, tindakan manipulatif, dan lain sebagainya.

Orang yang hanya sebatas curiga karena atas 'kebaikan' bisa disebabkan karena ia hidup dalam masyarakat yang terlalu biasa saling menipu,

Tidak banyak orang yang bersama-sama melakukannya atau bahkan mungkin hanya tinggal seorang diri saja yang melakukannya, kecurigaan dari pihak lain, tuduhan sebagai cari muka, dan lain sebagainya bisa membuat orang jemu berbuat baik.

Saudara-saudara di dalam Tuhan Yesus Kristus adalah orang yang tidak jemu-jemu berbuat baik sebab ia tahu bahwa ia diberkati untuk menjadi berkat; kebaikannya adalah karena ia telah menerima kebaikan yang terbesar dari Tuhan.

Yohanes 13:15
sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.
1 Dilihat

31 Mei 2026

BERCAHAYA SEPERTI MATAHARI

Minggu, 31 Mei 2026
Renungan Pagi 

Matius 13:43
"... Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"

BERCAHAYA SEPERTI MATAHARI 

Matahari adalah pusat galaksi tata surya atau galaksi matahari. Galaksi adalah kesatuan planet-planet yang mengitari satu pusat galaksi yang hanya berputar pada porosnya.

Matahari sekaligus menjadi penerang bagi bumi dan penentu w waktu siang dan malam.

Bersinar seperti matahari berarti memberi kesempatan dan semangat kepada manusia untuk melajukan aktivitasnya dengan baik.

Manusia sebagai matahari berarti hilangnya kegelapan, yakni kejahatan, kemunafikan, dan segala bentuk pemberontakan kepada Allah.

Manusia bersinar seperti matahari sekaligus menjadi pertanda bahwa kerajaan Allah sudah terwujud dalam kehidupan manusia yang bersinar seperti matahari itu.

Roma 14:17
Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
1 Dilihat

30 Mei 2026

KEBAHAGIAAN MATA DAN TELINGA

Sabtu, 30 Mei 2026
Renungan Pagi

Matius 13:16
Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.

KEBAHAGIAAN MATA DAN TELINGA

Mata yang berbahagia adalah mata yang tahu dan memahami apa yang dilihatnya; demikian juga dengan telinga.

Kebahagiaan mata itu ketika ia melihat Kristus dan memahami tentang siapakah Kristus itu. Mata yang melihat tetapi tidak percaya adalah mata yang akan menangis.

Telinga mendengar semua yang bisa ditangkapnya tetapi manusia pilih cara untuk mendengar. Ada orang yang suka mendengar yang baik dan ada yang suka mendengar yang buruk. 

Telinga yang suka mendengar yang baik saja lalu mengabaikan hal-hal buruk adalah telinga yang berbahagia. Telinga yang lebih suka mendengar hal-hal buruk adalah telinga yang malang.

Apa yang dilihat mata dan yang didengar oleh telinga sebagai indera manusia, pada akhirnya akan berbuah dalam kehidupan orang itu menjadi sikap dan tindakan. Mata dan telinga yang berbahagia adalah mata dan telinga yang membuat pemiliknya menjadi orang yang menerima Kristus.

Kisah Para Rasul 22:15
Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kaudengar.
1 Dilihat

29 Mei 2026

RAHASIA KRISTUS

Jumat, 20 Mei 2026
Renungan Pagi 

Kolose 4:3-4
Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan. Dengan demikian aku dapat menyatakannya, sebagaimana seharusnya. 

RAHASIA KRISTUS

Rahasia Kristus adalah pemberitaan yang dilakukan oleh Paulus; tidak ada pekerjaan atas nama Tuhan yang tidak menuju pada pemberitaan tentang Kristus.

Sering acara kristiani melupakan unsur pemberitaan tentang Kristus walau acara itu sangat semarak dan bahkan sering rahasia Kristus itu hilang dari hidup orang yang disebut sebagai yang percaya kepada Kristus.

Rahasia Kristus itu membuat orang bersemangat. Paulus terus memberitakan Kristus meski ia dipenjarakan; tidak ada yang bisa menghalangi kerja bagi Tuhan adalah satu di antara rahasia Kristus.

Selalu berdoa memohon pintu pemberitaan firman adalah kerinduan utama dari mereka yang melakukan pelayan pemberitaan firman kepada dunia ini.

Rahasia Kristus yang terbesar adalah ketika menemukan bahwa keselamatan yang diberitakan itu menjadi warna dan sukacita kehidupan kita di dunia ini; kenyataan yang mewarnai seluruh kehidupan ini.

Efesus 2:8-9
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
1 Dilihat

27 Mei 2026

HAKIKAT PEKERJAAN

Kamis, 28 Mei 2026
Renungan Pagi 

Lukas 14:29-30
Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia, sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.

HAKIKAT PEKERJAAN

Manusia dilihat dari pekerjaannya, tentang kesungguhannya dalam memulai, mengerjakan prosesnya dan menyelesaikan dengan baik pekerjaan yang dipercayakan kepadanya.

Pekerjaan yang dimulai dengan semangat yang besar tetapi kemudian meredup semangat itu, maka hilanglah jiwa pekerjaan itu bagi orang yang bekerja itu walau bernilai baik bahkan istimewa bagi orang lain.

Pekerjaan yang dimulai dan tidak mampu diselesaikan menggambarkan orang yang melakukan pekerjaan itu sebagai tidak becus.

Rencana yang baik, semangat yang sungguh, dan kerja bertanggung jawab adalah kunci kerja yang dimulai dan akan berakhir sampai selesai.

Tanggung jawab moral setiap orang percaya adalah ''Selesaikanlah dengan baik segala sesuatu yang telah dimulai dengan baik" sebab untuk segala sesuatu harus dipertanggungjawabkan sebagai orang yang jiwanya mulia.

Kolose 3:23-24
Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.
1 Dilihat

TANGISAN TERPILU

Rabu, 27 Mei 2026
Renungan Pagi

Mazmur 119:136
Air mataku berlinang seperti aliran air, karena orang tidak berpegang pada Taurat-Mu.

TANGISAN TERPILU

Ada tangis yang disebabkan oleh rasa haru. Ada tangis yang disebabkan oleh kesedihan. Ada tangis yang disebabkan oleh karena rasa sakit; dan ada tangis karena rasa kasihan.

Tangis karena dosa adalah tangis yang bisa dialamatkan bagi diri sendiri dan bisa bagi orang lain; syukur kalau tangis itu terhibur di dunia ini, pada masa hidup yang terbatas di dunia yang fana. Sangat di sayangkan jika orang harus berada di tempat yang di sanalah kertak gigi dan tangisan sampai selama-lamanya.

Pemazmur menangis dengan hati yang pilu; air mata bahkan tidak terlihat sebab itu adalah bahasa keprihatinan atas keadaan bangsa Israel yang jauh dari kehendak Tuhan.

Tangis karena dosa adalah keadaan yang bisa ditangisi oleh orang lain bagi orang berdosa, yang adalah kekasih hatinya, tetapi orang yang ditangisi itu malahan tertawa menertawakan orang yang menangisinya itu.

Hargailah air mata (perhatian, dan kasih) dari mereka yang menangis bagimu supaya mereka terhibur melihat hidupmu yang dibersihkan oleh air mata atau jika tidak, maka engkau sendiri yang akan mengalami tangis yang tidak akan pernah terhibur - tangis terpilu.

2 Korintus 7:10
Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.
1 Dilihat

26 Mei 2026

SEMPURNA DAN SEGERA

Selasa, 26 Mei 2026
Renungan Pagi 

Roma 9:28
Sebab apa yang telah difirmankan-Nya, akan dilakukan Tuhan di atas bumi, sempurna dan segera." 

SEMPURNA DAN SEGERA

Firman itu akan terjadi sesuai dengan yang dikatakan Allah. Tidak akan melenceng dan tidak akan tertunda.

Firman yang dimaksudkan dalam bagian ini adalah tentang hanya sedikit dari orang jumlahnya seperti bintang di langit dan seperti pasir di laut (sangat banyak ~ tidak terhitung) yang akan diselamatkan; hanya sisanya saja yang akan diselamatkan.

Bukan firman yang menentukan jumlah itu tetapi ketidaksetiaan bangsa Israel kepada firman atau kehendak Allah yang telah disampaikan kepada mereka.

Firman itu justru menyatakan kasih Allah yang tidak berkesudahan bagi bangsa Israel bahwa mereka tidak dibinasakan oleh Tuhan secara keseluruhan dan itu pun hanya kesempatan bagi mereka untuk melihat jalan kembali; undangan kepada pertobatan.

Mari menyadari bahwa Allah memberikan firmanNya kepada manusia supaya manusia itu hidup bahagia dan sejahtera dan bahwa untuk kehidupan yang dijalani akan ada firman Tuhan yang selalu terpenuhi secara sempurna dan segera; orang baik diberkati, orang benar berbahagia, orang sombong direndahkan, orang munafik tersingkir. Semua itu akan terjadi, sempurna dan segera.

Mazmur 119:105
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. 
1 Dilihat

25 Mei 2026

HAKIKAT BENTUK MANUSIA

Senin. 25 Mei 2026
Renungan Pagi 

Yesaya 64:8
Tetapi sekarang, ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu. 

HAKIKAT BENTUK MANUSIA

Manusia adalah makhluk menyusui - mamalia, yang berulang belakang - vartebrata, hidup di darat, dan tergantung pada alam.

Mengaku sebagai anak Allah Bapa berarti bahwa ia menuruti kehendak Allah yang juga adalah penciptanya.

Kami adalah buatan tanganMu adalah kesediaan hidup bersama untuk sama-sama dituntun oleh Tuhan menjalani kehidupan ini.

Manusia secara fisik adalah ciptaan, sama seperti segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Karena itu hakikat bentuk manusia adalah kesadaran bahwa ia bukan pemilik hidupnya, baik pribadi maupun kehidupan bersamanya bukanlah miliknya melainkan milik Allah.

Hakikat manusia yang selanjutnya adalah bersedia dibentuk oleh Allah; sebagai tanah liat di tangan Allah yang akan membentuknya menjadi pribadi yang sesuai dengan rencana Allah bagi dirinya sendiri dan bagi kehidupan seluruh manusia; yang semuanya adalah rancangan damai sejahtera.

Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
1 Dilihat

24 Mei 2026

MAKAN BERSAMA-SAMA DENGAN ABRAHAM

Minggu, 24 Mei 2026
Renungan Pagi 

Matius 8:11-12
"... Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga, sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

MAKAN BERSAMA-SAMA DENGAN ABRAHAM

Pengakuan Yesus akan iman perwira yang datang menjumpaiNya di Kapernaum. Perwira yang meminta dalam kerendahan hati agar hambanya disembuhkan.

Karena jabatannya adalah Perwira, maka tentu saja bahwa ia orang Romawi dan bukan terhitung sebagai anak-anak Kerajaan yang sebagaimana dipahami oleh orang banyak orang bahwa ucapan itu ditujukan kepada bangsa Israel sebagai umat pilihan Allah'.

Banyak orang akan datang dari timur dan barat menunjukkan bahwa keselamatan itu universal dan diberikan kepada bangsa pilihan saja.

Makan bersama dengan Bapa Abraham menandakan kesenangan dalam kehidupan kekal yang tersedia dalam kerajaan Allah yang sebelumnya telah diwariskan kepada bangsa pilihan.

Anak-anak kerajaan dicampakkan keluar berarti bahwa keselamatan itu bukan karena status tetapi karena iman. Kasih kepada sesama -- bahkan kepada hambanya; menghargai Allah -- Perwira itu datang sendiri kepada Yesus; dan kerendahan hati -- perwira itu merasa tidak layak meminta Yesus datang ke tempatnya; semuanya itu adalah pertanda iman yang besar yang akan membawa orang dari mana pun asalnya datang dan menikmati Kerajaan Allah.

1 Timotius 2:3-4
Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.
1 Dilihat

23 Mei 2026

PARADOKS PEMBOHONG

PARADOKS PEMBOHONG

Seseorang berkata: "Saya sedang berbohong."

Jika ia seorang jujur, berarti benar bahwa ia sedang berbohong.

Jika ia seorang pembohong, maka ia sedang jujur mengatakan kebohongannya.

Jadi apakah orang itu adalah seorang jujur yang mengatakan kebohongannya atau orang pembohong yang sedang jujur atas kebohongannya adalah sebuah paradoks yang membingungkan.

Demikian kurang lebih yang dikatakan oleh seseorang dalam status media sosialnya.

Ada beberapa hal untuk dilihat dalam paradoks ini:
1. Orang jujur pun bisa berbohong. Sering kebohongan itu terjadi bukan karena orang mau melakukannya tetapi karena terpaksa melakukannya. Bukan karena ia mau berbohong tetapi karena ia mau mencapai yang baik dalam situasi yang tidak baik -- sebab orang jujur biasanya juga adalah orang baik. Jahatlah orang yang membuat orang jujur itu harus berbohong demi tercapainya 'kebaikan' bersama. Orang sering membuat situasi kekacauan yang besar sehingga 'kejujuran' hanya akan menjadi pemicu kehancuran; di situlah orang jujur sedang berbohong.

2. Kejujuran pembohong itu hanya ketika ia mengakui kebohongannya. Bisa terjadi bahwa pernyataan pembohong bahwa ia sedang berbohong adalah untuk mengatakan kebenaran yang telah ia katakan sebab tidak akan mampu untuk ia mempertanggungjawabkannya.

3. Menjadi pembohong itu bisa terjadi pada siapa pun sehingga orang harus berusaha sebaik mungkin untuk tidak berbohong dalam segala waktu dan dalam segala perkara.

4. Menjadi orang jujur itu adalah nilai mulia manusia yang langka dan berbahagialah orang yang memilikinya.

Matius 5:37
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
1 Dilihat

PERANG KASIH

Sabtu, 23 Mei 2026
Renungan Pagi 

Pengkhotbah 3:8
ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai. 

PERANG KASIH

Petikan dari hal-hal yang disebutkan ada waktunya dalam kata-kata berhikmat Pengkhotbah; hal terakhir dari untaian hal-hal yang ada dalam ucapan-ucapan hikmat itu.

Sebenarnya ada hal-hal yang tidak ada waktunya, misalnya bimbang, cemas, bertindak gegabah, dan semacamnya. Ini hanya ada bagi mereka yang tidak pasti dan mantap dalam melakukan segala perkara hidupnya.

Hal mengasihi dan membenci seseorang bisa disamakan dengan jangan memanjakan anak berlebihan untuk tidak membentuk karakter yang tidak mandiri tetapi juga jangan terlalu keras untuk tidak membentuk jiwa pemberontak.

Perang itu berawal dari benci. Perang bahkan bisa terjadi dalam hati dan pikiran manusia. Benci dimulai dari tidak suka.

Kasih berarti kesediaan untuk melakukan yang baik bahkan yang terbaik bagi orang lain. Perangnya adalah 'dalam bingkai pemberian yang baik' selalu memerangi segala keburukan untuk membangun kehidupan yang mengalahkan kejahatan.

1 Yohanes 4:19
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
1 Dilihat

21 Mei 2026

KESAKSIAN TENTANG KRISTUS

Jumat, 22 Mei 2026
Renungan Pagi 

Yohanes 4:29
"Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?"

KESAKSIAN TENTANG KRISTUS

Perempuan Samaria yang berbincang dengan Yesus di sumur Yakub yang kemudian perempuan Samaria itu menduga secara tidak pasti bahwa 

Hal pertama dalam kesaksian adalah undangan untuk turut menyaksikan perkara iman. Alamat pertama kesaksian bagi orang lain adalah diri sendiri yang menggambarkan kuasa dan kasih Kristus dalam hidup ini.

Kristus memberitahukan tentang jalan hidup perempuan Samaria yang berbicara dengan denganNya di sumur Yakub itu; jalan hidup yang diketahui oleh perempuan Samaria untuk diperbaiki.

Kesaksian perempuan Samaria mengindikasikan bahwa Kristus mengetahui segala jalan hidup manusia. Tidak ada yang tersembunyi bagi Tuhan, baik yang kasihmu maupun kebencian; yang baik dan buruk tidak ada yang tersembunyi bagi Kristus.

Tentu dimaklumi bahwa Kristus ingin agar setiap umat yang percaya kepadaNya dikenalNya sebagai yang baik hidupnya.

Mazmur 139:3
Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.
1 Dilihat

SUMBER AIR HIDUP

Kamis, 21 Mei 2026
Renungan Pagi 

Kidung Agung 4:15
O, mata air di kebun, sumber air hidup, yang mengalir dari gunung Libanon! 

SUMBER AIR HIDUP

Air adalah anasir kehidupan; tanpa air tidak akan ada kehidupan. Jika diurai secara menyeluruh bagian tubuh manusia terdiri dari enam puluh persen air.

Mata air di kebun berarti sumber hidup bagi kebun itu dan sumber hidup bagi pemilik kebun itu dan setiap orang yang bisa datang untuk memperoleh air di sana.

Sumber air hidup adalah keadaan tanaman yang setelah menyerap air mengalirkannya kembali dalam keadaan yang baik dan sehat sehingga dapat menunjang kehidupan. Jika yang dimaksud sebagai sumber air hidup adalah mata air di kebun itu, maka itu pertanda bahwa sumber air itu adalah sumber air yang baik.

Mata air yang bersumber dari aliran air gunung Libanon, yaitu hutan lebat yang hidup dan menghidupkan daerah sekitarnya adalah gambaran bahwa hidup itu adalah aliran yang saling mempengaruhi secara sehat. Jika air dari hutan Libanon rusak karena beracun, maka hilanglah syair tentang mata air di kebun yang adalah sumber air hidup,

Syair ini petikan lagu yang mengatakan kebesaran cinta karena cinta yang menghidupkan setia orang sehingga sungguh-sungguh hidup dan menghidupkan sesamanya; cintalah mata air itu dan itu jugalah sumber air hidup.

Yohanes 4:14
"... tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."
1 Dilihat

19 Mei 2026

HAKIM YANG ADIL

Rabu, 20 Mei 2026
Renungan Pagi 

Mazmur 9:5
Sebab Engkau membela perkaraku dan hakku, sebagai Hakim yang adil Engkau duduk di atas takhta. 

HAKIM YANG ADIL

Alasan dari pujian yang disampaikan oleh pemazmur kepada Tuhan dalam keseluruhan pasal ini.

Perkara hidup yang dimaksudkan adalah bahwa ada tindakan permusuhan dari mereka yang secara sepihak membenci sesamanya. Pemazmur dibenci walau ia berjalan pada jalan yang seharusnya, yakni jalan kebenaran.

Hak yang dibela Tuhan bahwa ia dinyatakan benar walau ia dituduh bersalah; ditempat orang fasik, orang baiklah penjahatnya sebab itu tidak sesuai dengan cara hidup di sana,

Perkara kehidupan di dunia orang fasik bisa berat sebelah pada sisi kepentingan dan kenyamanan orang-orang tertentu dan hakimnya tergantung pada kekuasaan, sebab itu di sana kebenaran tersingkir.

Allah sebagai hakim yang adil akan selalu tetap sebab tidak ada yang dapat menggantikan takhta pengadilan Allah. Ia adil dan perkara selalu berpihak pada kebenaran untuk mengangkat orang yang berserah kepada Tuhan mencapai haknya; diberi tempat yang benar dan dibawa ke kehidupan yang layak bersukacita bersama Tuhan.

2 Timotius 4:8
Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.
1 Dilihat

KEMENANGAN BERSAMA TUHAN

Selasa, 19 Mei 2026
Renungan Pagi 

2 Samuel 12:30
Ia mengambil mahkota dari kepala raja mereka, beratnya setalenta emas, bertatahkan sebuah batu permata yang mahal dan itu dikenakan pada kepala Daud. Juga diangkutnya banyak sekali jarahan dari kota itu.

KEMENANGAN BERSAMA TUHAN

Mahkota Daud adalah hasil rampasan perang ketika melawan kota Raba (ibukota bangsa Amon).

Beratnya setalenta emas; itu sekitar 34-35 kg. Berat ini dipertanyakan tentang bagaimana mengenakannya. Tafsiran banyak orang bahwa itu tidak ditaruh di atas kepala tetapi diikat tergantung dan terpasang pada kepala dengan menyetel mahkota turun naik untuk disesuaikan itu ketika duduk atau berdiri dengan tali penggantungnya.

Ada anggapan bahwa mahkota raja Daud ditempa dari mahkota raja Raba dan dengan demikian mau mengingatkan bahwa kemuliaan Daud sebagai raja hanyalah anugerah kemenangan yang diberikan Tuhan kepadanya.

Daud tidak memiliki emas sendiri dan tidak mempunyai pengrajin sendiri untuk menempa mahkotanya sebagai kemuliaan bagi dirinya sendiri tetapi memiliki Allah yang berkuasa memberinya kemenangan.

Kemuliaan manusia bukan terletak pada miliknya untuk dibanggakan tetapi pada kemenangan bersama Tuhan; kemenangan terbesar manusia adalah ketika dia bisa mengalah kesombongan dalam dirinya sendiri.

Mazmur 8:5-6
apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? 
Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.
1 Dilihat

18 Mei 2026

WAKTU PENGADILAN

Senin, 18 Mei 2026
Renungan Pagi 

Pengkhotbah 8:5-6
Siapa yang mematuhi perintah tidak akan mengalami perkara yang mencelakakan, dan hati orang berhikmat mengetahui waktu pengadilan, karena untuk segala sesuatu ada waktu pengadilan, dan kejahatan manusia menekan dirinya. 

WAKTU PENGADILAN

Setiap perkara artinya semua yang dilakukan oleh manusia, kebaikannya pun yang buruk.

Kebaikan itu berasal dari hati yang baik walau kelihatan biasa saja atau bahkan seperti batu yang tidak dipoles sedangkan keburukan berasal dari hati yang jahat walau tampil dalam wujud intan permata.

Waktu pengadilan adalah setiap waktu yang dilakukan oleh sesama, risiko hidup yang harus dihadapi, diri sendiri, dan di atas dari semuanya itu adalah kehadiran Allah atas hidup ini.

Manusia ditekan oleh kejahatannya. Kejahatan menekan kebaikan untuk tampil di kehidupan yang jahat, bahkan menekan orang baik untuk pergi dari lingkungan yang jahat itu. Kejahatan menekan orang dengan ketakutan, saling menuduh, pembelaan diri atas dasar kepentingan -- bukan kebenaran, kemiskinan, saling menipu, dan berbagai persoalan lainnya.

Orang baik tertekan oleh kejahatan tetapi ia tidak takut pada waktu pengadilan sebab jika ia diadili pun ia akan tampil sebagai berlian di lumpur kehinaan mereka yang mengadilinya; bahkan kalau ia harus pergi dari tempat tertentu karena tertekan oleh kejahatan, itu bukanlah hukuman tetapi berkat.

Roma 2:6-7
Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan
1 Dilihat

17 Mei 2026

KARENA TUHAN SAYANG

Minggu, 17 Mei 2026
Renungan Pagi 

2 Tawarikh 36:15
Namun TUHAN, Allah nenek moyang mereka, berulang-ulang mengirim pesan melalui utusan-utusan-Nya, karena Ia sayang kepada umat-Nya dan tempat kediaman-Nya.

KARENA TUHAN SAYANG

Kisah ketika raja terakhir memerintah di Yehuda selama sebelas tahun sebelum kerajaan itu dikalahkan dan ditawan ke Babel.

Selama sebelas tahun terakhir itu pun, sama seperti sebelum-sebelumnya, Allah tetap mengirim pesan kepada bangsa itu melalui utusan-utusanNya untuk membawa mereka kembali kepadaNya dan bukan semakin jauh dari hadirat Tuhan.

Kedatangan utusan Tuhan adalah tanda sayang Tuhan kepada umatNya. Tuhan tidak membiarkan umat pergi tetapi Ia juga tidak memaksa mereka untuk tetap tinggal secara terpaksa kepada di hadiratNya.

Tuhan sayang kepada tempat kediamanNya yang terisi dengan umat yang sungguh beribadah dengan tulus dan setia; bukan tempat kediamanNya itu yang menjadi pusat sayang Tuhan tetapi umat yang ada di dalamnya. Tempat kediaman yang disayangi Tuhan adalah harapan supaya dari rumah itu sayang Tuhan kepada umat terwujud menjadi damai sejahtera.

Karena Tuhan sayang; umat Israel yang tidak melekat lagi dengan Allah dirindukan untuk kembali melekat kepada Allah dan tidak hanya dikenal sebagai anak-cucu nenek moyang yang adalah umat Allah; hiduplah dengan baik sehingga dikenal sebagai umat Allah yang hidup.

Roma 8:14
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 
1 Dilihat

15 Mei 2026

PERHITUNGAN UTANG PIUTANG

Sabtu, 16 Mei 2026
Renungan Pagi 

Filipi 4:15
Kamu sendiri tahu juga, hai orang-orang Filipi; pada waktu aku baru mulai mengabarkan Injil, ketika aku berangkat dari Makedonia, tidak ada satu jemaat pun yang mengadakan perhitungan hutang dan piutang dengan aku selain dari pada kamu.  

PERHITUNGAN UTANG DAN PIUTANG

Utang (bentuk tidak baku: hutang) adalah pinjaman yang harus dibayar sebab demikianlah kesepakatan antara orang yang memberi dan yang menerima.

Pelayanan Paulus dalam memberitakan Injil adalah perjalanan yang tidak dilakukan dalam perhitungan utang dan piutang artinya bahwa penginjilan (baca: pelayanan bagi Tuhan) itu tidak akan berhasil jika diwarnai oleh hitung-hitungan.

Filipi mempunyai perhitungan utang piutang dengan Paulus tidak dalam konsep pinjam meminjam tetapi dalam dukungan finansial. Paulus menghitung itu sebagai utang yang harus dipertanggungjawabkannya di hadapan Tuhan. Setiap dukungan dalam bentuk apa pun adalah amanat untuk dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.

Jemaat-jemaat lainnya di Makedonia tidak memberi piutang secara finansial tetapi memberi dukungan dalam bentuk lain. Tapi hitungan piutang mereka untuk bagi pekerjaan Tuhan juga berkurang.

Utang emas bisa dibayar tetapi utang budi dibawa mati. Utang yang tidak dibayar adalah dosa karena itu jangan berdosa dalam hal utang. Berilah piutang dalam bentuk budi kepada siapa pun sebab itu adalah panggilan iman.

Roma 14:19
Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun.
1 Dilihat

KERIBUTAN MENUTUPI KEJADIAN

Jumat, 15 Mei 2026
Renungan Pagi 

Kisah Para Rasul 21:34
Tetapi dari antara orang banyak itu ada yang meneriakkan kepadanya ini, ada pula yang meneriakkan itu. Dan oleh karena keributan itu ia tidak dapat mengetahui apakah yang sebenarnya terjadi. Sebab itu ia menyuruh membawa Paulus ke markas.

KERIBUTAN MENUTUPI KEJADIAN

Orang banyak (bangsa Yahudi) yang memusuhi Kristus menjadi musuh juga bagi Paulus yang bekerja bagi Kristus. Permusuhan tidak akan berhenti pada orang tertentu melainkan akan selalu meluas ke orang-orang yang terkait dengan orang yang dimusuhi itu.

Kepala pasukan (tentara Romawi) mendengar itu dan datang untuk meredakan keributan massal yang meminta korban; upaya menggerakkan massa biasanya selalu meminta korban yang sering adalah pihak tertuduh bersalah yang bisa saja adalah pihak yang benar. Hendaklah masalah itu diselesaikan dari dalam sebelum pihak luar harus turun tangan 

Orang Yahudi tidak mampu menggambarkan kejadian yang sesungguhnya adalah pertanda bahwa mereka sendiri tidak punya dasar yang kuat selain sentimen kelompok dan inilah sumber utama keributan yang kacau sebab orang bertindak berdasarkan sentimen pribadi atau kelompoknya yang menghilangkan nalar kemanusiaan yang umum.

Pihak yang satu meneriakkan ini dan pihak lain meneriakkan itu adalah kejadian ketika setiap orang hanya memandang persoalan dari sisinya sendiri dan tidak mencoba memandang sebuah perkara dari setiap sisi yang perlu untuk diperhatikan dan dipertimbangkan.

Ketika keributan menutupi kejadian sebab sentimen pribadi atau kelompok dalam menghadapi masalah, maka ada pihak yang harus dibawa pergi untuk alasan keamanan atau ada pihak yang mengamankan diri dengan pergi atau menarik diri dari komunitas dan itu berarti bahwa komunitas itu sedang tidak baik-baik saja; perlu lebih tenang untuk mencari tahu kejadian yang sesungguhnya untuk bisa mengobati diri sendiri.

Efesus 4:31
Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
1 Dilihat

13 Mei 2026

LALU IA TIDAK ADA LAGI

Kamis, 14 Mei 2026
Renungan Pagi

Kejadian 5:24
Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.

LALU IA TIDAK ADA LAGI

Henokh ini adalah kekecualian tersendiri pada cerita keturunan manusia pertama sebab yang lain berakhir dengan keterangan mati pada batas usianya tetapi Henokh dengan keteangan lalu ia tidak ada lagi.

Semua manusia pada akhirnya akan menunuju ke lalu ia tidak ada lagi sebab manusia adalah fana di bumi ini. Tetapi hendaklah selama hidup di dunia ini, orang menjalani kehidupan yang bergaul dengan Allah.

Henokh adalah pribadi yang diangkat hidup-hidup ke sorga; tempat yang menjadi kerinduan setiap orang yang ada di dunia ini, sebab Henokh telah bergaul dengan Allah, yakni menjalani kehidupan dalam suasana hubungan yang baik dan akrab dengan Tuhan sebab Henokh mendengarkan suara Tuhan dan bukan suaranya sendiri yang mendominasi hidupnya.

Orang yang bergaul dengan Allah diangkat oleh Allah berarti bahwa selama hidupnya di dunia ini ia dilindungi oleh Tuhan, dijaga oleh Tuhan, dan dijamin oleh Tuhan; bukan tanpa tantangan dan kesulitab tetapi bahwa Tuhan yang akan menjadi sandarannya dalam hidup ini.

Henokh itu bergaul dengan Allah dan karena itu diangkat oleh Allah. Hanya orang yang bergaul dengan Allah yang melihat bahwa ketika ia menjadi tidak ada lagi, itu karena ia telah diangkat oleh Allah dan bukan berakhir hanya sama seperti bahwa segala sesuatu akan berlalu.

Filipi 3:20
Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat
1 Dilihat

KENYANG DENGAN APA YANG ADA PADANYA

Rabu, 13 Mei 2026
Renungan Pagi 

Amsal 14:14
Orang yang murtad hatinya menjadi kenyang dengan jalannya, dan orang yang baik dengan apa yang padanya.

KENYANG DENGAN APA YANG ADA PADANYA

Kenyang berarti menghilangkan rasa lapar dengan makanan yang banyak (baca: cukup sesuai porsi) dan sebisa mungkin kualitasnya baik. 

Orang yang melarat kehidupannya mencukupkan dirinya dengan apa saja yang bisa menutupi rasa lapar walau kualitasnya tidak dipertanggungjawabkan .

Orang yang murtad hatinya adalah mereka yang tidak peduli pada pedoman hidup bersama apalagi pada perintah Tuhan. Mereka menjadi kenyang dengan jalannya berarti menjadi puas dengan keadaan; seperti anak yang kecanduan bermain game di handphone lalu lupa makan yang pada akhirnya akan mengalami berbagai penyakit.

Secara spesifik, tidak ada orang yang sepenuhnya baik. Sebaik-baiknya orang pasti ada kelemahannya. Orang baik itu adalah mereka yang selalu mau memperbaiki kesalahannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Sebab hanya Tuhan yang baik dan adalah sumber kebaikan.

Orang baik kenyang dengan apa (makanan yang memang makanan) yang ada padanya menggambarkan bahwa satu ciri orang (dan keluarganya) yang beriman adalah bahwa mereka tidak kekurangan makan; tetapi tidak semua orang yang tidak kekurangan makanan adalah orang baik. Orang beriman itu diberkati dengan makanan yang cukup - bahkan berkelimpahan, yakni makanan yang baik dan menyehatkan.

1 Timotius 4:4-5
Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatu pun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur, sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.
1 Dilihat

12 Mei 2026

KASIH YANG NIKMAT

Selasa, 12 Mei 2026
Renungan Pagi 

Kidung Agung 4:10
Betapa nikmat kasihmu, dinda, pengantinku! Jauh lebih nikmat cintamu dari pada anggur, dan lebih harum bau minyakmu dari pada segala macam rempah. 

KASIH YANG NIKMAT

Lagu pengantin pria pada perkawinannya yang memuji kasih mempelai perempuan. Bukan sekedar verbalistik tetapi sesuatu yang sungguh-sungguh berasal dari hati.

Hubungan yang baik bukan karena setiap orang berusaha mencari pujian; melakukan yang terbaik hanya supaya dipuji tetapi ketika orang-orang bisa saling memuji (menghargai) satu dengan yang lain.

Pelajaran selanjutnya bahwa cinta itu untuk disampaikan tetapi terlebih untuk dirasakan; mungkin ada orang yang dikecewakan jika orang terlalu baik di mulut yang penuh cinta tetapi ternyata hidupnya bukanlah cinta; demikian juga cinta yang disampaikan melalui rasa bisa tidak diterima jika tidak diucapkan melalui kata-kata yang indah.

Anggur adalah lambang kesegaran dan orang yang mengalami cinta akan merasa lebih segar dan bahagia dalam kehidupan ini dibanding dengan pengaruh dari penyebab rasa bahagia lainnya Orang yang selalu memberi kasih akan bersinar dan orang yang selalu menuntut cinta atau kasih akan selalu murung karena merasa tidak dikasihi walau sebenarnya ia selalu dan sedang mengalami cinta yang besar.

Orang yang memiliki cinta yang besar itu akan seperti minyak yang lebih harum dari segala macam rempah. Cinta itu dirasakan dan berpengaruh baik bagi kehidupan.

Ibrani 13:16
Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.
1 Dilihat

11 Mei 2026

SOPAN DAN TERATUR

Senin, 11 Mei 2026
Renungan Pagi 

1 Korintus 14:40
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur. 

SOPAN DAN TERATUR

Sopan adalah tindakan, tutur kata, dan penampilan yang baik dan menyenangkan. Berbicara ramah itu sopan, bertindak gegabah itu tidak sopan, dan penampilan menunjukkan tingkat kesopanan seseorang.

Ukurannya bukan pada diri sendiri dan kesenangannya tapi pada etika dan tatanan hidup bersama. Semakin sopan orang dan masyarakatnya semakin bahagia kehidupan di dalamnya.

Sopan pasti teratur tetapi tidak semua yang teratur itu sopan. Kejahatan bisa berhasil karena dikerjakan secara teratur tetapi pada itu tidak sopan.

Manusia menjadi teratur bukan dalam artian menjadi satu warna tetapi bagaimana setiap orang dapat menemukan pertanda kehidupan yang baik dan benar pada setiap warna yang dijumpainya. Mengerjakan secara berurutan setiap pekerjaan menurut urutannya adalah tindakan sopan terbaik yang dimiliki oleh manusia.

Sopan dan teratur itu diberkati dengan damai sejahtera; dianugerahi hidup yang cerah seperti langit yang selalu diterangi oleh mentari dan menjadi indah oleh bintang dan rembulan di bayang-bayang gelap malam.

Mazmur 128:1
Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
1 Dilihat

FIRMAN ITU KEKAL

Minggu, 10 Mei 2026
Renungan Pagi 

Matius 24:35
Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

FIRMAN ITU KEKAL

Langit dan bumi akan berlalu dalam pengertian kefanaan manusia artinya bahwa akan ada masa di mana manusia tidak di bumi lagi dan tidak dipengaruhi oleh langit lagi sebab ia kembali menjadi debu.

Pada arti yang lebih luas alam semesta (langit dan bumi itu) tidak kekal, pada akhirnya akan hilang lenyap; dunia ini tidak dapat menjadi sandaran kekal bagi manusia, bahkan sandaran teguh saja tidak dapat diberikannya.

Sama seperti alam semesta adalah ciptaan yang fana, maka manusia yang diciptakan darinya juga adalah makhluk yang fana dan tidak dapat mengandalkan alam semesta untuk menunjang hidupnya menjadi kekal.

Dalam hidup di alam semesta ada yang kekal, yaitu perkataan Tuhan Allah (baca: Firman) sebab Allah yang mengatakannya adalah kekal. Perkataan Tuhan itu tidak akan berlalu walau segalanya termasuk hidup ini berlalu.

Orang yang mendasarkan hidupnya pada Firman tidak akan berlalu walau hidupnya berlalu, bahkan ketika langit dan bumi berlalu ia tetap bersama Allah yang perkataanNya tidak akan berlalu.

Yohanes 8:51
"... Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."
1 Dilihat

09 Mei 2026

TAKLUK KARENA SUARA HATI

Sabtu, 9 Mei 2026
Renungan Pagi 

Roma 13:5
Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita.

TAKLUK KARENA SUARA HATI

Ayat ini ada dalam perikop yang berisi ketaatan kepada pemerintah sebab pemerintah itu adalah wakil Allah yang mengupayakan kebaikan ~ damai sejahtera dan yang bertugas untuk menjaga terciptanya keadilan secara tetap.

Pemerintah pada hakikatnya adalah alat Allah untuk terwujudnya damai sejahtera Allah di dunia ini. Tetapi oknum dalam pemerintahan sering membuat sistem menjadi kepentingan untuk mencapai keuntungan pribadi sehingga timbul berbagai persoalan dalam kehidupan bersama.

Menaklukkan diri kepada pemerintah adalah kesediaan tanpa banyak pertimbangan untuk melakukan arahan yang diberikan oleh pemerintah.

Takluk kepada pemerintah untuk menjadi kewajiban berarti bahwa itu menjadi beban sebab hanya demi terbebas dari malapetaka karena hukuman (dari pemerintah dan Tuhan) jika tidak melakukannya sementara jika orang taat pada pemerintah yang dilakukan karena bersumber dari suara hati akan diberkati dengan sukacita dan damai sejahtera.

Perkara yang lebih besar dari segalanya bahwa orang yang karena suara hatinya menaklukkan diri kepada Allah akan menerima anugerah terbesar dalam hidupnya; diberkati sekarang dan sepanjang masa.

Matius 24:13 
Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
1 Dilihat

08 Mei 2026

MENJAMU MALAIKAT

Jumat, 8 Mei 2026
Renungan Pagi 

Ibrani 13:2
Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat. 

MENJAMU MALAIKAT

Memberi tumpangan adalah tindakan menyambut dan melayani orang yang datang ke rumah untuk tinggal sementara sampai batas waktu yang tidak pasti dalam rangka urusan yang harus dikerjakannya dalam kehidupan ini.

Orang yang gemar memberi tumpangan sering kali berubah menjadi orang yang menampung sesama (bisa banyak orang) untuk berbagi kehidupan untuk waktu yang lama.

Menjamu malaikat berarti melakukan pelayanan terbaik kepada setiap yang datang ke dalam rumah dengan menganggap bahwa setiap tamu adalah malaikat yang diutus oleh Tuhan. Pada sisi sebaliknya, hendaklah orang yang bertandang atau berkunjung dan bertamu ke rumah sesama ada dalam wibawa 'seperti malaikat'. Pribadi yang seperti malaikat itu, misalnya Daud (2 Samuel 14:17, 20; 2 Samuel 19:27) dan Stefanus (Kisah Para Rasul 6:15).

Dalam Alkitab, cerita orang yang menjamu malaikat adalah Abraham yang menyambut tiga orang tamu, yaitu mereka yang akan pergi ke Sodom. Dua dari ketiga orang itu juga dijamu oleh Lot. Gideon menjamu malaikat yang datang kepadanya dan menyebutnya pahlawan yang gagah berani. Demikian pula yang terjadi dengan Manoah dan isterinya ketika mereka menjamu malaikat yang datang kepada mereka memberitakan kabar tentang akan lahirnya Simson.

Menjamu malaikat bukanlah faktor keberuntungan dan bukan juga soal tempat dan status tetapi pada hidup yang selalu bersedia menerima setiap orang yang datang kepadanya dan menjamunya dalam kasih yang tulus. Jangan lupa memberi tumpangan lebih mengacu pada sikap yang tidak menganggapnya penting sehingga hal lain lebih diutamakan dalam hidup ini.

Roma 12:13
Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!
1 Dilihat

07 Mei 2026

DASAR IMAN PERTAMA

Kamis, 7 Mei 2026
Renungan Pagi 

1 Korintus 10:26
Karena: "bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan."  

DASAR IMAN PERTAMA

Kita hidup di bumi, beraktivitas di bumi, dan akan berakhir di bumi. Selama berdiam di bumi, maka bumi mempengaruhinya dalam segala hal.

Bumi, dalam istilah budaya, hukum, struktur alam, dan etika turut menentukan pola hidup manusia di dunia ini; bisa ke arah yang membawanya ke jalan yang benar dan bisa ke jalan yang jauh dari Tuhan sebagai satu-satunya kebenaran.

Dasar iman bahwa bumi dan segala isinya adalah pengakuan bahwa kuasa Allah lebih besar dari bumi dan segala isinya sehingga manusia jangan terpikat oleh bumi dan segala isinya sehingga melupakan Tuhan yang adalah pemiliknya.

Pengakuan tentang Allah sebagai pemilik bumi dan segala isinya (bahkan alam semesta) adalah permulaan kalimat Ilahi dalam Alkitab yang dimaksudkan untuk mengimani kemahakuasaan Allah sekaligus pada kasih Allah yang tidak terbatas sehingga hidupnya mewarnai kasih Allah di dunia ini.

Allah memiliki langit dan bumi adalah kesadaran bahwa Allah adalah sumber hidup sehingga orang yang hidup di bumi ini selalu memuliakan Allah sampai akhirnya ia tidak lagi di dunia ini; sebab bumi ini pun pada akhirnya pun akan hilang lenyap tetapi kasih Allah akan tetapi kekal bagi umatNya.

Ibrani 13:5
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
1 Dilihat

06 Mei 2026

KEKAYAAN YANG TIDAK TERDUGA

Rabu, 6 Mei 2026
Renungan Pagi 

Efesus 3:8
Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu

KEKAYAAN YANG TIDAK TERDUGA

Paulus adalah yang paling hina di antara segala orang kudus adalah perenungan dan penghayatan Paulus tentang dirinya yang sebelumnya adalah musuh iman yang sekarang diperjuangkannya.

Pemberitaan Injil itu adalah kasih karunia; bagi sang pemberita ia diberi kasih karunia untuk terlebih dahulu mengalami keselamatan di dalam Kristus yang kemudian akan diberitakannya itu. Pemberitaan Injil sebagai kasih karunia adalah panggilan untuk menyadari tugas itu sebagai pemberitaan hanya bagi kemuliaan Tuhan dan bukan untuk membesarkan diri di dalamnya.

Pemberitaan Injil sebagai kasih karunia bagi bangsa-bangsa (Yahudi dan bukan Yahudi) adalah bahwa isinya adalah kasih karunia demi kasih karunia; keselamatan kepada semua orang yang menerima Kristus dalam hidupnya.

Kekayaan Kristus yang tidak terduga adalah bahwa anugerah itu diberikan dalam jumlah yang sangat besar; hanya orang yang melihat keselamatan di dalam Kristus sebagai kekayaan yang tidak terduga yang akan menerimanya secara penuh.

Sangat disayangkan kalau ada orang yang menyombongkan diri sudah lama bekerja bagi Kristus tetapi ia sendiri tidak mendapat kasih karunia untuk menikmati kekayaan Kristus yang besar itu sebab ia merasa sebagai 'yang mulia' dalam jabatan dan tugas pelayanan itu.

Yohanes 1:16
Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia
1 Dilihat

05 Mei 2026

BUKAN ANAK YATIM PIATU

Selasa, 5 Mei 2026
Renungan Pagi 

Yohanes 14:18
Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.

BUKAN ANAK YATIM PIATU

Persiapan perpisahan Yesus dengan para murid yang dikasihiNya. Penguatan bagi mereka yang rapuh di dunia yang cenderung untuk tidak memihak pada iman.

Tuhan tidak akan meninggalkan sebagai yatim piatu adalah pernyataan yang dalam untuk direnungkan bahwa selain di dalam Tuhan, maka kehidupan ini adalah yatim piatu.

Para murid mungkin ada yang masih hidup kedua orangtuanya (bukan anak yatim - ditinggal mati oleh ayah; pun bukan piatu - ditinggal mati oleh ibu) sehingga disebut sebagai yatim piatu oleh Tuhan Yesus tetapi untuk mengingatkan bahwa kasih Tuhan adalah kasih sayang yang lebih besar dari kasih ayah dan ibu.

Bagi orangtua, jadilah ayah dan ibu yang menyatakan kasih yang besar kepada anak-anak sehingga mereka tidak merasa sebagai anak yatim di dalam kehidupan ini.

Aku datang kembali kepadamu adalah pernyataan Yesus yang secara jasmani mengacu pada perpisahan fisik jika Ia mati tetapi kembali akan bersama dengan mereka ketika Ia bangkit dari kematian. Mungkin ada mass di mana hidup terasa jauh dari kasih Tuhan tetapi setiap saat Tuhan datang kembali dan memberi kasihNya yang besar.

Mazmur 103:13-14
Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu. 
1 Dilihat

04 Mei 2026

MENUJUKAN HATI

Senin, 4 Mei 2026
Renungan Pagi 

Amsal 23:19
Hai anakku, dengarkanlah, dan jadilah bijak, tujukanlah hatimu ke jalan yang benar. 

MENUJUKAN HATI

Tujuan adalah ketetapan yang hendak dicapai. Sering orang salah bertindak dalam suatu perkara karena ia tidak mengetahui dengan benar tujuan yang hendak dicapai.

Pada sisi lain orang yang terlalu fokus pada tujuan tanpa mengetahui keadaan di sekitarnya akan menyebabkan kesalahan fatal. Pada pertandingan sepak bola antar sekolah di mana kedua kesebelasan tidak ada yang memakai pakaian seragam, seorang pemain cadangan masuk lapangan dan ia berlari dengan sangat cepat menggiring bola dan memasukkannya ke gawang timnya sendiri.

Menujukan hati adalah ketetapan untuk mengatur hati agar terus berjalan pada rel yang tertentu sesuai dengan yang diinginkan oleh pemilik hati itu sendiri.

Jalan yang benar adalah cara hidup yang tidak salah dalam tatanan kehidupan sosial, agama, dan hukum. Hati yang tertuju ke sana, ke jalan yang benar itu, adalah orang yang menjadi bijak.

Hanya orang yang mendengar dengan baik ajaran sehat dari orang tua (dan pihak yang bertanggungjawab demi pembentukan karakter yang baik dan benar) akan menjadi orang bijak yang membangun dirinya sendiri dan kehidupan yang bahagia dan senang. 

Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. ..."
1 Dilihat

03 Mei 2026

BERPUASA, MENANGIS, DAN MENGADUH

Minggu, 3 Mei 2026
Renungan Pagi 

Yoel 2:12
"Tetapi sekarang juga," demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh." 

BERPUASA, MENANGIS, DAN MENGADUH

Panggilan utamanya adalah berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati. Itu menandakan dua hal yang bisa terjadi dalam kehidupan umat Israel sebagai umat Tuhan: pertama, mereka beribadah kepada Tuhan tetapi tidak sepenuh hati dan kedua, mereka memang tidak lagi terpaut kepada Tuhan sama sekali.

Menangis adalah tindakan untuk menyatakan kesedihan sebab sesungguhnya mereka sedang dalam kondisi yang menyedihkan tetapi tidak menyadarinya.

Berpuasa adalah menahan diri dari makan untuk menyadari bahwa hidup ini perlu bergantung hidupnya pada Allah yang adalah sumber makanannya. 

Mengaduh adalah ekspresi untuk mengungkapkan rasa sakit. Tetapi ada orang yang sudah tidak peka lagi pada rasa sakit karena dia sudah terbiasa dan dengan demikian juga tidak merasa peka lagi untuk menyakiti orang lain.

Sadar diri adalah obat iman yang paling baik atau biarkan saja hidup terus sedih, lapar, dan sakit rohani itu menjadi kanker yang menggerogoti hidup berimanmu.

Yakobus 4:9
Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita.
1 Dilihat

02 Mei 2026

GENERASI HEBAT

Sabtu, 2 Mei 2026
Renungan Pagi

Amsal 13:22
Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar.

GENERASI HEBAT

Warisan secara umum dipahami sebagai harta kekayaan yang ditinggalkan oleh orangtua bagi anak-anaknya. Sering terjadi bahwa orang bersaudara itu jadi tidak akur karena memperebutkan harta warisan.

Ada tiga jenis manusia yang disebutkan dalam ayat ini, yaitu orang baik, orang benar, dan orang berdosa; yang satu lagi, yakni anak cucu, adalah siklus generasi yang di dalamnya akan selalu ada ketiga jenis manusia yang disebutkan itu.

Orang baik diberkati sehingga bisa meninggalkan warisan bagi anak cucunya tetapi warisan terbaiknya adalah kebahagiaan dari kebaikannya itu.

Setiap orang bisa menjadi kaya, termasuk orang jahat tetapi hanya orang benar yang mewarisi harta yang disimpan dari perbendaharaan orang berdosa. Artinya orang berdosa tidak akan mewariskan harta bagi anak cucunya.

Hanya orang baik dan benar yang adalah generasi hebat yang akan melahirkan generasi hebat yang mewarisi hal-hal hebat.

Kolose 2:3
sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.
1 Dilihat

01 Mei 2026

MEMINTA YANG BAIK

Rabu, 29 April 2026
Renungan Pagi 

Matius 7:11
"... Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

MEMINTA YANG BAIK

Alamat pemberian yang baik adalah kepada anak. Bukan anak yang menjadi syarat terbentuknya kebaikan tetapi kebaikan membuat orang menjadi anak.

Ada orangtua yang tidak memberi yang baik kepada anak-anaknya tetapi kekerasan berdalih demi kebaikan. Sebaliknya ada orang yang merugikan segi-segi tertentu dalam perkembangan anaknya karena sangat dimanjakan sehingga menimbun daya kemandirian dalam diri anaknya 

Anak meminta yang baik dan orangtua merespons dengan baik itulah peran bapak atau ibu dalam kehidupan; mendoakan yang baik bagi anak-anaknya. Pada sisi anak harus jelas bahwa yang diminta itu adalah sesuatu yang baik dan diminta dengan cara yang baik pula.

Kamu yang jahat adalah peringatan tentang sisi kerapuhan manusia yang tidak mampu melakukan yang baik secara sempurna; segala perkara kehidupannya dikuasai oleh ketakberdayaan melakukan yang baik secara penuh walau keinginan terbesarnya adalah memberikan yang baik kepada anak-anaknya.

Tuhan itu baik dan ia memberikan hal baik yang diminta dengan cara yang baik oleh anak-anakNya. Bahkan jika yang jahat pun meminta untuk diubahkan menjadi baik itu akan didengarkan oleh Tuhan; kebaikan Tuhan itu untuk semua orang tetapi hanya orang baik yang akan melihatnya dengan baik. Meminta yang baik dengan cara yang baik.

Amsal 3:7-8
Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan; itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu. 
1 Dilihat

MASA PENGAMPUNAN

Jumat. 1 Mei 2026
Renungan Pagi 

Bilangan 35:25 
dan haruslah rapat umat membebaskan pembunuh dari tangan penuntut darah, dan haruslah rapat umat mengembalikan dia ke kota perlindungan, ke tempat ia telah melarikan diri; di situlah ia harus tinggal sampai matinya imam besar yang telah diurapi dengan minyak yang kudus.

MASA PENGAMPUNAN

Peraturan tentang kota perlindungan yang harus dipersiapkan oleh orang Israel ketika nantinya mereka sudah menetapkan tanah Kanaan.

Kota itu adalah suaka hukum bagi mereka yang tanpa sengaja telah membunuh orang lain. Kota suaka hukum adalah tempat aman bagi mereka yang tidak secara sengaja membunuh orang lain untuk diadili dan dibebaskan dan tinggal di salah satu dari enam kota perlindungan yang ada di Israel.

Batas waktu untuk dia berada di sana adalah sampai suasananya cukup kondusif untuk keluar; ketika  penuntut balas tidak lagi marah kepadanya. Kematiannya di luar kota perlindungan tidak menjadi tanggung jawab bangsa Israel di hadapan Tuhan karena itu ia secara relatif dapat dikatakan harus tinggal di kota perlindungan sepanjang hidupnya.

Ketentuan lain untuk pembunuh yang tidak terencana dan tanpa sengaja itu berada di kota perlindungan sampai imam besar yang diurapi meninggal dunia. Kematian imam besar adalah pengampunan dosa dan penghapusan kesalahan bagi seluruh bangsa Israel.

Imam Besar kita, yakni Tuhan Yesus Kristus telah mati secara khusus untuk dosa kita sehingga kita tidak terhitung sebagai orang yang harus menanggung hukuman melainkan aman di mana pun berada.

Efesus 1:7
Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya
1 Dilihat

30 April 2026

MENCELA DAN MENGHAKIMI HUKUM

Kamis, 30 Mei 2025
Renungan Pagi 

Yakobus 4:11
Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya. 

MENCELA DAN MENGHAKIMI HUKUM

Fitnah adalah mengatakan sesuatu yang salah pada orang lain yang sebenarnya tidak dilakukannya. Fitnah biasanya dilakukan oleh orang lain untuk membenarkan dirinya atau untuk menjatuhkan orang yang difitnahnya.

Dalam fitnah ada penghakiman atas orang lain dan atau dengan tujuan supaya orang yang difitnah itu dihakimi oleh orang lain.

Menghakimi saudara adalah mengatakan saudara bersalah dalam suasana tuduhan yang keras bahkan sering tanpa memberi kesempatan pembelaan diri bagi yang dihakimi itu. Baik memfitnah sesama maun menghakiminya disebut pelanggaran hukum dan itu adalah tindakan mencela hukum. Ini yang disebut sebagai main hakim sendiri.

Hukum ada untuk mengatur manusia dan siapa yang mau lebih tinggi dari hukum akan menjadi penyebab situasi yang berlawanan dengan kehidupan yang dinaungi oleh hukum. Jika hukum itu mengatur tatanan hidup bersama yang akrab, maka pelanggaran hukum sebab memfitnah atau menghakimi sesama itu akan menyebabkan kekacauan dalam kehidupan bersama.

Hukum Kristus adalah hukum kasih dan itu tidak pernah dimaksudkan untuk mempermalukan sesama atau untuk membinasakan serta menyingkirkannya dengan alasan apa pun.

Galatia 6:2
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. 
1 Dilihat

28 April 2026

PADA HARI PENYELAMATAN TUHAN

Selasa. 28 April 2026
Renungan Pagi 

1 Samuel 11:13
Tetapi kata Saul: "Pada hari ini seorang pun tidak boleh dibunuh, sebab pada hari ini TUHAN telah mewujudkan keselamatan kepada Israel." 

PADA HARI PENYELAMATAN TUHAN

Situasi pada awal ketika Saul telah diurapi menjadi raja Israel tetapi masih ada kalangan yang belum menerimanya.

Allah memakai cara melalui tantangan serangan bangsa Amon yang dikalahkan dengan wibawa kepemimpinan Saul. Dari peristiwa seluruh bangsa Israel menerima kehadiran Saul untuk menjadi raja atas Israel.

Setelah penerimaan itu, maka ada pemikiran ekstrim untuk membunuh mereka yang sebelumnya menolak kepemimpinan Saul sebagai raja atas Israel.

Saul menghilangkan pemikiran itu dengan mengatakan bahwa tidak ada yang dibunuh di antara mereka orang Israel pada hari itu sebab Allah telah memberikan keselamatan kepada bangsa Israel.

Keselamatan kepada bangsa Israel (kemenangan atas bangsa yang menekan mereka) membawa pesan persatuan dan keutuhan. Keselamatan di dalam Tuhan Yesus adalah pengorbanan dan bukan menghilangkan nyawa orang. Keselamatan seharusnya melahirkan keselamatan.

Roma 3:24
dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.  
1 Dilihat

27 April 2026

PENUH HIKMAT TERHADAP ORANG LUAR

Senin, 27 April 2026
Renungan Pagi 

Kolose 4:5
Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada. 

PENUH HIKMAT TERHADAP ORANG LUAR

Manusia hidup di dunia yang majemuk sehingga selalu ada 'orang luar', yakni mereka yang bukan bagian dari komunitas yang terbentuk dengan batas-batas yang pasti. Dalam rumpun keluarga, yang bukan darah daging adalah orang luar; dalam sebuah klub olahraga, yang bukan anggota klub adalah orang luar.

Orang luar yang dimaksudkan dalam bacaan ini adalah mereka yang bukan bagian dari persekutuan orang yang percaya kepada Kristus. Mereka yang menyembah kepada dewa dan kebudayaan mereka atau sesuatu yang lain sebagai tuhan adalah orang luar.

Hidup penuh hikmat dengan orang luar artinya tidak memberi peluang bagi orang lain untuk masuk dan mempengaruhi serta merusak sistem dan pokok iman kepada Kristus dengan hal-hal dunia berkedok kebaikan atau budaya atau yang lainnya tetapi sesungguhnya meruntuhkan dasar-dasar iman kepada Allah.

Mempergunakan waktu yang ada adalah peringatan untuk di dalam terus mengurus diri dengan baik dan bukannya mengurus urusan 'orang luar' yang sesungguhnya merusak baik orang luar maupun orang dalam.

Teruslah membenahi diri di dalam dan tetap bergaul baik dengan orang luar sampai orang luar pun merasa diberkati dari kehidupan orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.

Filipi 4:5
Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! 
1 Dilihat