25 Agustus 2026

SEBAB TUHAN MENYERTAI ENGKAU

Selasa, 25 Agustus 2026
Renungan Pagi 

2 Samuel 7:3
Lalu berkatalah Natan kepada raja: "Baik, lakukanlah segala sesuatu yang dikandung hatimu, sebab TUHAN menyertai engkau."

SEBAB TUHAN MENYERTAI ENGKAU

Pernyataan persetujuan nabi Natan kepada rencana raja Daud untuk membangun bait untuk Tuhan.
-- yang disimpulkan oleh nabi Natan sebagai hidup yang selalu disertai oleh Tuhan.

Orang yang disertai Tuhan itu selalu menginginkan melakukan yang baik demi kebaikan; Daud, sebagai raja atas orang Israel, ingin membangun bait untuk tempat beribadah bagi kemuliaan nama Tuhan.

Daud disertai oleh Tuhan bukan karena Daud itu lebih baik dari orang lain tetapi karena hatinya yang selalu memikirkan yang berkenan dan melakukan segala yang terbaik tidak untuk suatu tujuan tertentu selain karena ia punya kesungguhan hati untuk mengutamakan Tuhan.

Orang yang disertai Tuhan akan senantiasa didukung oleh kehidupan. Caranya bukan dengan berusaha agar kelihatan baik melainkan dengan segala upaya untuk mengutamakan Tuhan dalam hidup ini.

Kisah akhirnya, Daud tidak diperkenankan Tuhan untuk membangun Bait Suci tetapi ialah yang mempersiapkan segalanya sehingga pembangunannya dapat terlaksana oleh Salomo.

Yesaya 41:13
Sebab Aku ini, Tuhan , Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.”

24 Agustus 2026

KAMU SAMA SEPERTI AKU

Senin, 24 Agustus 2026
Renungan Pagi 

Galatia 4:12
Aku minta kepadamu, saudara-saudara, jadilah sama seperti aku, sebab aku pun telah menjadi sama seperti kamu. Belum pernah kualami sesuatu yang tidak baik dari padamu.

KAMU SAMA SEPERTI AKU

Keduanya, jemaat di Galatia dan Paulus, memiliki kesamaan, sama-sama baik; mungkin lebih tepat sama-sama menjadi baik dan lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

Kesaksian hidup yang harusnya dimiliki oleh setiap orang adalah belum pernah kualami sesuatu yang tidak baik dari padamu. Kebaikan yang bukan pura-pura.

Paulus bersaksi bahwa jemaat Galatia itu baik dan ia berusaha menjadi sama dengan baiknya dengan jemaat. Kebaikan tidak cukup untuk dikatakan tetapi dilakukan.

Kesalahan terbesar yang bisa terjadi adalah menipu atau mencurangi orang baik dengan berkedok kebaikan yang ternyata hanya untuk mencari keuntungan atau demi pemenuhan maksud tersendiri; hati-hati menjadi orang baik sebab itu rawan untuk ditipu tapi walau bagaimana pun tetaplah menjadi orang baik.

Harapan Paulus dari jemaat agar jemaat menjadi sama dengan dirinya, 'jadilah sama dengan aku' itu, adalah agar jemaat bukan hanya menjadi baik demi kebaikan itu sendiri tetapi untuk pelayanan yang tulus kepada Tuhan.

Mazmur 125:4
Lakukanlah kebaikan, ya TUHAN, kepada orang-orang baik dan kepada orang-orang yang tulus hati