09 Agustus 2026

TUHAN MENUJUKAN HATI

Minggu, 9 Agustus 2026
Renungan Pagi 

2 Tesalonika 3:5
Kiranya Tuhan tetap menujukan hatimu kepada kasih Allah dan kepada ketabahan Kristus.

TUHAN MENUJUKAN HATI

Tuhan menujukan hati manusia kepada kasihNya. Itulah karya Allah yang terus terjadi dalam dan bagi kehidupan manusia dalam segala perkara yang terjadi walau bagi manusia itu kelihatan rumit dan sulit dipahami.

Istilah 'tetap' bukan berarti bahwa Tuhan bisa berhenti melakukannya atau beralih tetapi bahwa manusialah yang kurang mengarahkan hati dan hidupnya pada rencana Tuhan sehingga manusia terpisah dari kasih Allah itu.

Kasih Allah itu sumber hidup manusia sebab hidupnya memang berasal dari Allah, hidup adalah anugerah, dan tetap ada karena Allah yang mengasihinya.

Hati ditujukan kepada ketabahan Kristus hendak mengingatkan bahwa hidup beriman itu dipenuhi dengan penderitaan yang harus ditanggung. Ketabahan Kristus adalah rela menderita sampai mati untuk menyelamatkan manusia.

Hati yang tertuju kepada ketabahan Kristus adalah hati yang selalu mengenal dan mensyukuri kasih Allah dan selalu taat dan setia kepada panggilan keselamatan dalam Kristus; memikul salib setiap hari.

Pengkhotbah 7:8
Akhir suatu hal lebih baik dari pada awalnya. Panjang sabar lebih baik dari pada tinggi hati.

08 Agustus 2026

TIDAK SEPERTI SEDIANYA

Sabtu, 8 Agustus 2026
Renungan Pagi 

1 Samuel 13:13
Kata Samuel kepada Saul: "Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya.

TIDAK SEPERTI SEDIANYA 

Teguran Samuel kepada Saul yang mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan ketika bangsa Israel meningkalkannya karena takut kepada pasukan bangsa Filistin. Korban itu seharusnya dipersembahkan oleh Samuel.

Hal yang sedianya berarti perkara yang sudah dirancang, diatur, diadakan, dan dipersiapkan untuk tujuan tertentu atau untuk alamat tertentu. Bagi Saul disediakan kerajaan yang kokoh atas Israel.

Pemilihan Tuhan itu sempurna dan lengkap, tidak hanya untuk sementara. Siapa yang dipilihnya, maka itu dipersiapkan untuk sesuatu berkat yang besar.

Sesuatu yang dilakukan oleh manusia itu benar sesuai dengan cara berpikirnya masing-masing tetapi hanya yang dilakukan sesuai dengan perintah Tuhan yang adalah perbuatan pandai.

Panik yang membuat manusia sering salah bertindak. Sebab itu belajar menjadi tenang itu jauh lebih baik dari pada melakukan tindakan-tindakan yang walau kelihatan baik-baik saja tetapi sesungguhnya melanggar.

2 Tesalonika 3:6
Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami.