05 November 2026

TANGGUNG JAWAB YANG BESAR

Kamis, 5 November 2026
Renungan Pagi

Daniel 2:5
Tetapi raja menjawab para Kasdim itu: "Aku telah mengambil keputusan, yakni jika kamu tidak memberitahukan kepadaku mimpi itu dengan maknanya, maka kamu akan dipenggal-penggal dan rumah-rumahmu akan dirobohkan menjadi timbunan puing

TANGGUNG JAWAB YANG BESAR

Para Kasdim bukan hanya sekedar menunjuk suku atau bangsa melainkan pada suatu kelas intelektual dalam kehidupan bangsa Babel yang besar dan kuat pada zaman Daniel bertugas di sana.

Keahlian menafsir mimpi adalah kemampuan khusus yang ada pada mereka, setidaknya pada orang-orang tertentu di antara mereka. Tetapi tidak ada orang yang pernah bisa tahu apa yang dimimpikan orang lain.

Menjadi orang pandai (para Kasdim dalam ayat ini) mempunyai tugas untuk menjawab setiap persoalan yang muncul dan keahlian utama yang bisa dimiliki oleh manusia adalah meminta pencerahan dari Tuhan. Itu yang ditunjukkan Daniel dalam kisah lengkap cerita ini.

Gagal dalam tugas risikonya adalah mati dan pembinasaan terhadap rumah -- penghapusan kehormatan dan wibawa keluarga. Raja dalam kisah ini adalah simbol dunia yang keras yang meminta lebih dari yang dapat dilakukan.

Tentang mimpi; semoga tidak ada lagi yang memaksa sesamanya untuk memberitahukan kepadanya apa yang dia sendiri mimpikan tetapi dilupakannya. Tetapi pasti bahwa setiap orang bermimpi untuk hidup bahagia dan sejahtera, mari saling mengingatkan akan hal ini.

Efesus 5:17
Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

04 November 2026

ADIL, BENAR, DAN BAIK

Rabu, 4 November 2026
Renungan Pagi 

Nehemia 9:13
Engkau telah turun ke atas gunung Sinai dan berbicara dengan mereka dari langit dan memberikan mereka peraturan-peraturan yang adil, hukum-hukum yang benar serta ketetapan-ketetapan dan perintah-perintah yang baik.

ADIL, BENAR, DAN BAIK

Tuhan berbicara dengan bangsa Israel di gunung Sinai; satu dari banyak kisah yang menjadi pokok kehidupan beriman bangsa Israel. Kisah yang disejarahkan lagi ketika bangsa Israel kembali dari pembuangan untuk melihat karya Allah bagi umatNya dari dulu sampai saat mereka kembali lagi ke negeri yang dikenal sebagai 'negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya'.

Peraturan yang adil adalah yang berlaku bagi semua orang tanpa membedakan suku dan status ekonomi atau strata sosial. Keadilan itu terutama tentang berlaku sama untuk semua orang.

Hukum yang benar berarti ketentuan yang bersifat normatif dan mengikat untuk menjadi pedoman perilaku setiap waktu; aspek benarnya terletak pada tidak ada yang dirugikan kalau hukum itu dilakukan.

Perintah yang baik adalah tugas yang ketika dilakukan, maka itu menghasilkan kebaikan kepada semua orang.

Tuhan memberikan semua yang adil, benar, dan baik bagi manusia; patokan utama untuk melihatnya adalah apakah itu adil, benar, dan baik bagi semua orang ataukah sesuatu yang ditetapkan sendiri bagi diri sendiri atau sesuatu yang ditetapkan sendiri bagi orang lain.

1 Korintus 7:35
Semuanya ini kukatakan untuk kepentingan kamu sendiri, bukan untuk menghalang-halangi kamu dalam kebebasan kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu melakukan apa yang benar dan baik, dan melayani Tuhan tanpa gangguan.