12 Maret 2026

TETAP UNTUK SELAMA-LAMANYA

Kamis, 12 Maret 2026
Renungan Pagi 

Daniel 12:3
Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.

TETAP UNTUK SELAMA-LAMANYA

Penglihatan Daniel tentang akhir zaman dan keadaan manusia dalam lintasan zaman yakni ketika masih hidup di dunia ini dan setelah akhir zaman hidup di dunia berakhir oleh akhir zaman.

Menjelang akhir zaman akan ada kesusahan besar dan akan ada kesesatan yang sangat kacau, keadaan orang diwarnai oleh tidak adanya kepercayaan satu terhadap yang lain.

Pada akhirnya dunia akan binasa dan manusia habis bersama bumi yang hancur. Tetapi itu bukan akhir segalanya melainkan pemenuhan kuasa dan kasih Allah yang terakhir dan kekal bagi manusia.

Di dalam kekekalan kuasa dan kasih Allah, manusia yang masih hidup dan orang yang sudah mati ditetapkan untuk mengalami kemuliaan bersama Allah atau untuk mengalami kehinaan.

Orang bijaksana, yakni yang selalu memikirkan dan melakukan kehendak Tuhan dalam hidupnya, maka dia akan bercahaya seperti cahaya cakrawala yaitu terang yang diciptakan pada hari pertama sebelum ada benda-benda penerang; terang Tuhan. Demikian juga orang yang menuntun manusia kepada kebenaran, maka ia akan mengalami keadaan seperti bintang -- indah dan tidak terjangkau. Kedua karakter ini adalah orang yang sama yaitu merekam yang disebut 'Tetap untuk selama-lamanya'.

1 Korintus 15:58
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
1 Dilihat

11 Maret 2026

KEKUATAN TERBESAR

Rebu, 11 Maret 2026
Renungan Pagi 

Mikha 3:8
Tetapi aku ini penuh dengan kekuatan, dengan Roh TUHAN, dengan keadilan dan keperkasaan, untuk memberitakan kepada Yakub pelanggarannya dan kepada Israel dosanya. 

KEKUATAN TERBESAR

Kekuatan terdiri dari kekuatan fisik dan kecerdasan. Orang dengan fisik yang kuat tetapi tidak cerdas pada akhirnya tetap akan menghadapi situasi di mana kekuatannya tidak mampu melakukan sesuatu. Orang cerdas sering kesulitan karena tidak ada daya untuk melakukan pekerjaan besar yang mereka rencanakan. Alangkah baiknya seandainya bisa memiliki baik kekuatan fisik maupun kecerdasan sekali pun.

Kekuatan yang dimiliki oleh nabi Mikha adalah kekuatan dalam bentuk keberanian memberitakan pelanggaran dan dosa Israel; bukan hanya pribadi tetapi menghadapi sebuah bangsa. Memuji orang itu gampang sebab akan disambut dengan sukacita tetapi memberitakan kesalahan dan dosa itu bisa ditentang dan berisiko membahayakan diri.

Kekuatan memberitakan pelanggaran dan dosa hanya bisa dimiliki oleh mereka yang penuh dengan Roh Tuhan, bahwa seseorang tidak melakukan suatu tanpa penyerahan diri kepada Tuhan dan kesediaan untuk melakukan perkara itu dalam kehendak Tuhan.

Prinsip keadilan dibutuhkan dalam memberitakan pelanggaran dan dosa manusia sebab secara naluri kemanusiaan dalam roh dunia, maka orang sering mudah untuk menegur dosa orang lain tetapi cenderung untuk menutupi dosa sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

Keperkasaan bukanlah soal berani beradu fisik dengan orang lain tetapi berani menegur setiap orang untuk memperbaiki kesalahannya; teguran tidak dimaksudkan untuk mempermalukan orang lain. Kekuatan terbesar manusia ialah ketika mampu dengan keberanian dan kecerdasan di dalam Roh Tuhan memperbaiki pelanggaran dan dosa umat Tuhan.

Efesus 4:29
Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
1 Dilihat

10 Maret 2026

JERAT BAGI DIRI SENDIRI

Selasa, 10 Maret 2026
Renungan Pagi 

Amsal 22:24-25
Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri.

JERAT BAGI DIRI SENDIRI

Jerat adalah alat dari tali yang dipasang dengan berbagai cara untuk menangkap burung dan atau binatang lainnya.

Secara kiasan, jerat dalam kehidupan manusia adalah usaha yang dilakukan untuk menyusahkan orang lain bahkan untuk menjatuhkannya,

Bisa juga bahwa hal-hal tertentu, walau kelihatan baik, tetapi jika itu membatasi ruang gerak atau mengekang seseorang dalam kehidupan ini, maka itu sudah menjadi jerat kehidupan.

Berteman dan menjadi biasa dengan kehidupan orang yang lekas gusar dan bergaul dengan orang pemarah adalah jerat bagi diri sendiri dalam pengertian bahwa hidup kita dikekang oleh kemarahan orang itu; lebih jauh bahwa kita dijerat oleh orang yang lekas gusar dan orang pemarah itu sebab setelah menjadi biasa dengan mereka dan menjadi sama dengan mereka. Pemarah dan orang yang lekas gusar itu menjerat dirinya sendiri dan kehidupan di sekitarnya.

Belajar tidak marah, atau tidak meledakkan marah ketika sedang marah adalah kekuatan hebat yang hanya dimiliki oleh mereka yang tergolong sebagai orang bijaksana.

Yakobus 1:19-20
Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.
1 Dilihat