21 Februari 2026

TERANG BAGI ORANG BENAR

Sabtu, 21 Februari 2026
Renungan Pagi

Mazmur 97:11 
Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati.

TERANG BAGI ORANG BENAR

Terang (matahari) itu selalu terbit bagi semua orang bahkan bagi segala tempat dan keadaan. Tetapi terang itu berbeda dialami oleh orang tergantung pada tempat dan keadaan mereka masing-masing.

Bagi mereka yang terus tertidur pada pagi hari sampai matahari meninggi, bagi mereka hidup tetap gelap, dan terjadi bahwa bagi orang yang demikian ini bisa mengalami banyak sakit penyakit sebab pertahanan tubuh mereka menjadi lemah.

Terang yang terbit bagi orang benar itu bahkan terjadi di dalam kegelapan sekali pun. Berada di tengah kesulitan karena berbagai tekanan dan tantangan adalah gambaran keadaan hidup yang gelap sedangkan bagi mereka yang selalu berpegang pada kebenaran, maka berlaku istilah bahwa kebenaran itu akan mencari dan menemukan jalannya sendiri.

Satu ciri dan karakter orang benar disampaikan dalam ayat ini adalah tulus hati. Bahwa dalam semua yang dilakukan itu dilakukan secara tulus hati, sepenuhnya bagi kepentingan orang lain. "Saya tulus melakukannya", biasanya berarti bahwa saya tidak mengharakan imbalan. Tulus hati berarti tidak demi pamri dan tidak egois.

Orang benar yang tulus hati diberi terang yang selalu terbit bagi kehidupannya sehingga ia selalu bersukacita di dalam Tuhan; tidak hanyut oleh tipu muslihat dan kegelaan dunia yang membinasakan.

Lukas 11:35
Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan.
1 Dilihat

20 Februari 2026

DARAH DICURAHKAN PADA KORBAN

Jumat, 20 Februari 2026
Renungan Pagi 

Filipi 2:17
Tetapi sekalipun darahku dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian.

DARAH DICURAHKAN PADA KORBAN

Korban adalah bentuk persembahan dalam bentuk daging hewan yang dipersembahkan dengan ber/bagai cara sesuai dengan petunjuk imamat berdasarkan hukum yang diterima dalam perjanjian Sinai.

Hewan korban ada yang dibakar sebagai korban bakaran seluruhnya atau hanya sebagian dengan pembagian yang bisa dimakan oleh umat dan ada juga bagian yang dibakar bersama dengan darahnya.

Darah manusia yang dicurahkan pada korban dikenal dalam ibadah kepada dewa di kalangan bangsa-bangsa di sekitar orang Israel yang rupanya juga dikenal oleh bangsa-bangsa jauh di luar Israel termasuk di Filipi. Paling tidak, diharapkan bahwa orang Ibrani dapat menjelaskan hal itu kepada jemaat ketika mereka mempertanyakan latar belakang kesediaan Paulus untuk dicampurkan darahnya pada korban dan ibadah iman jemaat.

Kesediaan Paulus untuk darahnya dicurahkan pada korban dan ibadah iman jemaat adalah wujud dukungannya kepada jemaat dalam setiap perkara iman yang dilakukan oleh jemaat.

Paling utama dari semuanya itu adalah pengakuan kasih dan iman Paulus tentang kasih Allah kepadanya dan kepada jemaat yang sekaligus menjadi dasar kasih Paulus kepada jemaat.

Kolose 3:14
Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
1 Dilihat

19 Februari 2026

BINTANG UNTUK DUNIA KEKELAMAN

Kamis, 19 Februari 2026
Renungan Pagi 

Yudas 1:13
Mereka bagaikan ombak laut yang ganas, yang membuihkan keaiban mereka sendiri; mereka bagaikan bintang-bintang yang baginya telah tersedia tempat di dunia kekelaman untuk selama-lamanya.

BINTANG UNTUK DUNIA KEKELAMAN

Satu dari beberapa kiasan yang dimaksudkan bagi mereka yang menyalahgunakan kasih karunia Allah untuk memuaskan hawa nafsunya.

Ombak laut yang ganas adalah lambang kekacauan suasana di lautan yang mengancam nyawa penumpang kapal. Di atas ombak yang tinggi biasanya ada buih air akan menghilang setelah ombak sampai di pantai.

Buih timbul karena adanya benturan molekul air dengan angin dalam pergerakan mekanis. Peristiwa buih ombak bisa disamakan dengan pepatah tidak ada asap tanpa api. Penyalahgunaan kasih karunia Allah untuk pemuasan nafsu pribadi atau kelompok hanya akan melahirkan kehinaan dan aib.

Bintang adalah benda terang yang menerangi kegelapan tetapi kiasan bintang di dunia ini adalah orang yang memiliki kemampuan hebat (biasanya pada hal tertentu) sehingga terkenal. Bintang kekacauan hanya akan mengalami kegelapan.

Meski tidak terang seperti matahari, tetaplah bersinar walau hanya seperti bintang yang bersinar di langit pada malam hari yang gelap; walau sinarnya tidak berguna banyak untuk menerangi kegelapan bumi tetapi ia memberi keindahan.

Filipi 2:14-15
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia
1 Dilihat