31 Maret 2026

PESTA RIA PONDOK DAUN

Rabu, 1 April 2026
Renungan Pagi 

Nehemia 8:18
Seluruh jemaah yang pulang dari pembuangan itu membuat pondok-pondok dan tinggal di situ. Memang sejak zaman Yosua bin Nun sampai hari itu orang Israel tidak pernah berbuat demikian. Maka diadakanlah pesta ria yang amat besar. 

PESTA RIA PONDOK DAUN

Perintah untuk mendirikan pondok daun sebagai bentuk peringatan akan pengembaraan di Padang gurun yang sewaktu-waktu berlindung di bawah pondok daun dan budaya yang kemudian dikaitkan dengan pesta panen ternyata tidak dilaksanakan dalam kurun waktu yang lama; ada sekitar hampir sembilan ratus tahun masa antara Yosua bin Nun dengan pembangunan kembali Yerusalem di bawah pimpinan Nehemia.

Perintah Tuhan yang tidak dilaksanakan selama itu mendakan hal pertama bahwa kitab Taurat itu tidak dibaca sehingga isinya tidak diketahui untuk dilaksanakan. Kemungkinan lain adalah bahwa perintahnya diketahui tetapi tidak dilaksanakan dengan berbagai alasan.

Pesta pondok daun dimulai pada zaman Nehemia adalah sebuah pengingat khusus bahwa bangsa Israel harus mengalami pembuangan untuk kemudian melakukan perintah yang belum dilaksanakan sebelumnya; jangan menunggu malapetaka kemudian baru melakukan perintah; lakukanlah perintah Tuhan sehingga malapetaka tidak harus terjadi.
 
Pesta pondok daun adalah sebuah pesta yang menandakan kerendahan tetapi sekaligus mengingatkan bahwa Allah berjalan bersama umatNya dalam kerendahan.

Bangsa Israel merasakan kemeriahan hidup, berpesta ria yang megah, justru ketika ber-pondok daun di dalam Tuhan.

1 Petrus 5:6
Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.
1 Dilihat

30 Maret 2026

SEGALA SESUATU YANG ADA DI DALAM HATIMU

Selasa, 31 Maret 2026
Renungan Pagi 

1 Samuel 9:19
Jawab Samuel kepada Saul, katanya: "Akulah pelihat itu. Naiklah mendahului aku ke bukit. Hari ini kamu makan bersama-sama dengan daku; besok pagi aku membiarkan engkau pergi dan aku akan memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ada dalam hatimu. ..."

SEGALA SESUATU YANG ADA DI DALAM HATIMU

Saul datang kepada Samuel untuk menanyakan tentang keledai-keledainya yang hilang tetapi Samuel berkata-kata tentang memberitahukan isi hati Saul kepada Saul.

Setiap manusia hidup dan menanggapi segala sesuatu dengan hatinya masing-masing. Semakin baik 'kata hati' seseorang tentang sesuatu semakin baik hal itu diterima atau terjadi dalam hidupnya.

Maksud Samuel terhadap Saul adalah untuk mengetahui isi hati Saul mengenai perkara Tuhan memilihnya menjadi raja atas bangsa Israel. 'Memberitahukan isi hatimu' adalah tindakan yang akan dilakukan oleh Samuel untuk memberitahukan kenyataan kehidupan dan untuk mempersiapkan Saul mengemban tugas yang dipercayakan oleh Tuhan kepadanya.

Saul ternyata tidak siap dan karena itu kita tahu bahwa Saul tidak dikenal sebagai raja Israel yang membawa Israel berjaya melainkan bahwa ia menjadi raja yang mengecewakan Tuhan.

Jadikanlah hidupmu sebagai hidup yang segala sesuatu yang ada di dalam hatimu adalah melakukan kehendak Tuhan, maka engkau diberkati dan orang yang bersama engkau juga diberkati.

Mazmur 91:14 (TB) "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. ..."
1 Dilihat

BERSEMANGAT DAN BERKUMPUL

Senin, 30 Maret 2026
Renungan Pagi 

Zefanya 2:1-2
Bersemangatlah dan berkumpullah, hai bangsa yang acuh tak acuh, sebelum kamu dihalau seperti sekam yang tertiup, sebelum datang ke atasmu murka TUHAN yang bernyala-nyala itu, sebelum datang ke atasmu hari kemurkaan TUHAN.

BERSEMANGAT DAN BERKUMPUL 

Bersemangat adalah panggilan nabi agar bangsa Israel memperhatikan hidup mereka yang sudah jauh dari Tuhan dan bersemangat untuk kembali kepada Tuhan.

Berkumpul adalah tindakan yang diperlukan untuk datang secara bersama-sama mendengarkan suara Tuhan yang disampaikan oleh nabi Tuhan.

Suara Tuhan yang didengarkan itu harus dilakukan dengan bersemangat dalam pengertian bersungguh-sungguh dengan penghayatan penuh akan kasih Allah.

Berkumpul juga memiliki pengertian bahwa suara Tuhan (baca: kehendak Tuhan) harus dilakukan secara bersama-sama.

Bangsa Israel yang tidak bersemangat dan tidak menjadi bagian dari orang yang berkumpul melakukan kehendak Tuhan akan mengalami hari kemurkaan Tuhan seperti api yang menyala-nyala membakar habis mereka yang disamakan seperti sekam yang tertiup angin.

1 Raja-raja 8:61
"... dan hendaklah kamu berpaut kepada TUHAN, Allah kita, dengan sepenuh hatimu dan dengan hidup menurut segala ketetapan-Nya dan dengan tetap mengikuti segala perintah-Nya seperti pada hari ini."
1 Dilihat