02 September 2026

MEMENANGKAN PERANG

Rabu, 2 September  2026
Renungan Pagi

Ulangan 1:42 
Tetapi TUHAN berfirman kepadaku: Katakanlah kepada mereka: Janganlah kamu maju dan janganlah kamu berperang, sebab Aku tidak ada di tengah-tengahmu, nanti kamu terpukul kalah oleh musuhmu.

MEMENANGKAN PERANG

Perang adalah tindakan rohani untuk melakukan perintah Tuhan yang dengannya akan diperoleh berkat dari Tuhan. Orang yang tidak mau berperang akan terus berada di padang pasir kehidupan sebagai pengembara yang tujuannya tidak jelas.

Bagi bangsa Israel yang keluar dari Mesir, mereka diperintahkan untuk berperang dan mengalahkan bangsa Amori yang kemudian ditolak oleh bangsa Israel karena keengganan mereka melakukan perintah itu.

Akibat perlawanan itu, maka mereka dihukum dengan kehilangan kesempatan untuk masuk ke tanah perjanjian dan menikmati janji Allah kepada mereka sejak nenek moyang mereka.

Setelah menyadari bahwa mereka dihukum, kemudian mereka pergi dan bertindak melakukan apa yang telah diperintahkan Tuhan kepada mereka teapi mereka tidak lagi disertai oleh Tuhan.

Perang yang sesungguhnya adalah semangat yang penuh untuk melakukan kehendak Tuhan dan bukan hanya sekedar karena takut dihukum. Perang yang telah dijauhi tidak akan bernilai lagi ketika mau melakukannya lagi.

1 Korintus 15:58 
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

01 September 2026

ANAK SINGA MUDA

Selasa, 1 September 2026
Renungan Pagi 

Yehezkiel 19:6
Anaknya ini berjalan-jalan di antara kawanan singa, ia menjadi seekor singa muda; ia belajar menerkam, malah manusia ditelannya.

ANAK SINGA MUDA

Kisah tentang Israel yang diperintah oleh raja-raja yang tiran. Melakukan segala sesuatu seturut maunya sendiri dengan mengandalkan diri pada kekuatannya, tanpa mempedulikan sesama.

Singa muda adalah lambang kekuatan untuk melakukan dan menjalani kehidupan agar ia memimpin kawanan singa itu menemukan makan dan bertumbuh bersama dengan semua kawanan singa. Belajar menerkam adalah gambaran bahwa kekuatan yang ada padanya dipergunakan untuk melukai orang sesuka hatinya.

Singa menelan manusia adalah lambang kesewenang-wenangan yang ditolak oleh Tuhan. Kekerasan kepada sesama adalah bentuk pemberontakan kepada kehendak Allah.

Pengutusan Tuhan menjadi raja bagi umatNya adalah agar ia mempertahankan dan membela umat Allah dalam kekuatan Allah. Seluruh jabatan yang dipercayakan Allah adalah untuk melayani sesama dengan maksud untuk berjalan bersama dengan mereka menemukan kehidupan; jangan menjadi singa yang berjalan-jalan di antara kawanannya sebagai simbol kekerasan dan penyalahgunaan kekuasaan.

Manusia diutus untuk menikmati damai sejahtera dan mengupayakan damai sejahtera bagi semua orang. Orang yang mengupayakan damai diberkati dengan sukacita.

Kolose 3:15
Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.