Selasa, 14 April 2026
Renungan Pagi
Habakuk 2:10
Engkau telah merancangkan cela ke atas rumahmu, ketika engkau bermaksud untuk menghabisi banyak bangsa; dengan demikian engkau telah berdosa terhadap dirimu sendiri.
CELA ATAS RUMAH
Rumah yang bercela adalah rumah yang dibenci oleh banyak orang khususnya mereka yang pernah diperlakukan tidak baik atau tidak adil oleh pemilik rumah.
Cela atas rumah itu terjadi bukan sebagai rencana tetapi sebagai akibat dari tindakan pemilik rumah. Sebagai bentuk peringatan, maka diingatkan bahwa tindakan kekerasan adalah rancangan cela.
Manusia dan sistem hidupnya tidak menyukai cela. Tidak ada orang yang sempurna tetapi tindakan tercela adalah pelanggaran nilai moral etis yang disengaja -- bukan kesalahan teknis yang tidak sengaja. Kekejaman untuk membinasakan pihak lain termasuk tindakan tercela. Sebab itu, orang yang melakukan tindakan tercela biasanya ditolak dan itulah rancangan cela atas rumah.
Cela atas rumah bukan terutama berarti bangunan fisik tetapi juga manusia dan hubungan sosialnya. Penghuni rumah yang menggangu ketenangan masyarakat bisa dilempari orang; keluarga besar yang cenderung tidak adil dalam masyarakat akan dijauhi dan dimusuhi orang.
Tindakan kekerasan yang disebut sebagai rancangan cela atas rumah itu disebut sebagai dosa terhadap diri sendiri sebab dosa itu pasti dihukum dan cela akan dihukum oleh manusia dan Tuhan.
Mazmur 119:1
Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN.