09 Maret 2026

BERBALIK DARI PERINTAH KUDUS

Senin, 9 Maret 2026
Renungan Pagi

2 Petrus 2:21
Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.

BERBALIK DARI PERINTAH KUDUS

Perintah kudus adalah Jalan Kebenaran di dalam Kristus Yesus yang perwujudannya adalah perintah kasih kepada Allah dan kasih kepada manusia karena didorong oleh karya keselamatan Allah.

Sebelum mengenal Jalan Kebenaran, hidup manusia didasari oleh roh-roh dunia yang dengan itu keadaan kehidupannya menjadi buruk, hidup yang terarah kepada kepuasan dunia dan jauh dari kehendak Kristus.

Ketika pengenalan akan jalan Kebenaran di dalam Kristus dialami, maka hidup menjadi baik dan terus disempurnakan dalam karya pembaharuan budi oleh kasih Allah; semakin dikuduskan dari hari ke hari.

Tetapi orang yang berbalik dari Jalan Kebenaran, tidak setia melakukan perintah kudus, maka keadaan mereka akan lebih buruk dari keadaan sebelum sebelum mengenal Jalan Kebenaran itu 

Dibutuhkan ketekunan dan kesungguhan untuk melaksanakan perintah kudus agar diberkati dengan hidup yang lebih bernilai; berbalik dari perintah kudus membawa ke titik kejatuhan pada jurang yang dalam dan terjal; tempat berbahaya yang sangat sulit terjangkau untuk diselamatkan.

1 Korintus 15:58
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
1 Dilihat

08 Maret 2026

TAK SADAR DIRI

TAK SADAR DIRI

Sadar diri adalah istilah yang dipahami sebagai tahu keadaan diri dalam pengertian lebih kecil dari orang lain dalam suatu posisi sehingga pun harus terbatas dalam tindakan. Dengan demikian, tak sadar diri memiliki makna orang yang bertindak lebih dari yang seharusnya, lebih dari haknya.

Dalam Alkitab (Kidung Agung 6:12) istilah tak sadar diri muncul dalam pengertian yang tidak sama dengan nilai yang disebutkan sebelumnya dan juga bukan dalam pengertian kehilangan kesadaran. Dalam ayat itu, tak sadar diri adalah keadaan yang seluruh aktivitasnya dikendalikan oleh sesuatu yang sangat kuat yang ada di dalam dirinya; orang pengasih itu akan terus mengasihi sebab itu adalah kesadarannya yang kadang terjadi di luar kesadaran; spontan, tanpa direncanakan.

Bentuklah hidupmu menjadi tak sadar diri melakukan perkara-perkara besar bersama Tuhan setiap waktu.
1 Dilihat

DI ATAS KERETA BANGSAWAN

Minggu, 8 Maret 2026
Renungan Pagi 

Kidung Agung 6:12
Tak sadar diri aku; kerinduanku menempatkan aku di atas kereta orang bangsawan. 

DI ATAS KERETA BANGSAWAN

Kereta bangsawan memuat bangsawan untuk melakukan tugas-tugas kenegaraan. Orang biasa tidak bisa naik ke kereta ini jika tidak diizinkan oleh bangsawan pemilik kereta itu.

Orang dengan prestasi besar yang berguna bagi bangsa dan negaralah yang kemudian menjadi bangsawan. Orang yang statusnya adalah bangsawan tetapi kemudian menjadi jahat, maka ia akan terusir dari statusnya.

Tak sadar diri adalah keadaan yang seluruh aktivitasnya dikendalikan oleh sesuatu yang sangat kuat yang ada di dalam dirinya; orang pengasih itu akan terus mengasihi sebab itu adalah kesadarannya yang kadang terjadi di luar kesadaran; spontan, tanpa direncanakan.

Kerinduan adalah hasrat besar tentang sesuatu yang mendesak untuk terpenuhi. Kerinduan yang benar adalah kepada bangsawan yang sungguh-sungguh bangsawan, maka itu akan menempatkan orang yang rindu itu pada kereta bangsawan.

Jadilah bangsawan walau status hanya orang kecil; rindukanlah Bangsawan yang akan membawa kepada tujuan yang mulia dan permai -- ke kehidupan yang diberkati dan menjadi berkat.

Roma 1:17
Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."
1 Dilihat