17 Maret 2026

SALAH MENCIUM

Selasa, 17 Maret 2026
Renungan Pagi 

2 Korintus 2:15-16
Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.
Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?

SALAH MENCIUM

Ada dua kelompok manusia yang berbeda dalam menerima kehadiran mereka yang dipakai Allah, yaitu mereka yang menciumnya sebagai kehidupan yang menghidupkan dan pada sisi yang lain adalah mereka yang menciumnya sebagai kematian yang mematikan.

Pada hakikatnya, mereka yang bekerja untuk Kristus adalah bau yang harum dari Kristus. Hidup mereka hanya untuk melakukan perintah Kristus dan karena itu mereka juga tetap bau harum bagi Kristus.

Kehidupan yang menghidupkan dan kematian yang mematikan adalah gambaran bahwa Paulus itu seorang pemberita Injil yang aktif; pemberitaan Injil itu harus menjadi kehidupan yang menghidupkan, paling tidak dalam bentuk kehidupan yang dihidupi menjadi kesaksian bagi orang di sekitar tentang indahnya kehidupan di dalam Kristus.

Jika pekerjaan pemberitaan Injil dicium sebagai kematian yang mematikan, berarti mereka adalah orang-orang yang membenci pemberitaan Injil itu dan berusaha melawannya. Keadaan ini adalah kesusahan yang dilakukan oleh manusia sebab adalah susah menendang ke gala ransang.

Nikmatilah kehidupan hari ini dalam kesadaran bahwa kita ini hidup di dalam Kristus dan kita akan tercium sebagai kehidupan yang menghidupkan; jika tidak bisa diajak lagi, abaikan saja mereka yang salah mencium bau harum dari Kristus itu.

2 Timotius 4:2
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
1 Dilihat

16 Maret 2026

MENIKMATI PEKERJAAN TANGAN

Senin, 16 Maret 2026
Renungan Pagi 

Yesaya 65:22
Mereka tidak akan mendirikan sesuatu, supaya orang lain mendiaminya, dan mereka tidak akan menanam sesuatu, supaya orang lain memakan buahnya; sebab umur umat-Ku akan sepanjang umur pohon, dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka. 

MENIKMATI PEKERJAAN TANGAN

Ini adalah janji Allah tentang keadaan langit yang baru dan bumi yang baru yang akan dijadikan oleh Tuhan Allah, bahwa semua orang akan menikmati hasil pekerjaan tangannya sendiri.

Hal pertama (di dalam ayat ini, bukan dalam keseluruhan keadaan di langit baru dan bumi baru) adalah mendirikan rumah untuk didiami. Ini menggambarkan keadaan yang aman, hidup yang makmur.

Gambaran yang kedua adalah menanam dan menikmati sendiri buahnya. Hal ini menunjukkan dukungan alam kepada kehidupan manusia. Orang yang diberkati Tuhan itu membuat alamnya juga diberkati.

Keadaan yang membuat umat Tuhan akan menikmati hasil pekerjaannya sendiri adalah sebab mereka akan berumur seperti pohon, yang menggambarkan umur yang panjang dan tidak rentan terhadap sakit penyakit,

Disebutkan segala keadaan yang baik yang akan dialami oleh umat Tuhan lalu kemudian di akhir dari semuanya itu disebutkan bahwa mereka akan bekerja dan menikmati hasilnya sebab semuanya melakukan kehendak Tuhan.

1 Korintus 15:58
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
1 Dilihat

15 Maret 2026

PERHATIAN KEPADA DOA

Minggu, 15 Maret 2026
Renungan Pagi 

2 Tawarikh 7:15
Sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini.

PERHATIAN KEPADA DOA

Bagian kisah penglihatan Salomo ketika Bait Suci selesai dibangun yang isinya adalah bahwa nama Tuhan akan tinggal di rumah Tuhan yang dibangun Salomo.

Mata Tuhan terbuka bahwa Ia akan menyelidiki kehidupan orang yang datang berdoa ke Bait Suci. Jika Tuhan melihat, maka Ia akan memberi apa yang dibutuhkan oleh umat; itu jaminan keamanan dan damai sejahtera.

Tuhan memberi perhatian (telingaNya ditaruh) kepada doa berarti bahwa doa yang disampaikan kepada Tuhan akan diusahakanNya secara spesial untuk dikabulkan.

Tuhan itu menjawab doa; orang yang tidak berdoa tidak menerima jawaban apa pun atas perkara kehidupannya.

Pergi ke rumah Tuhan adalah supaya Tuhan melihat dan mendengar hidupmu yang kaudoakan kepadaNya. Jika Tuhan memberi perhatian kepada doa untuk mendengarnya, maka umat harus memberi perhatian pada doa untuk melakukannya.

1 Tesalonika 5:16-18
Bersukacitalah senantiasa. 
Tetaplah berdoa. 
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
1 Dilihat