05 Oktober 2026

MENGINGINKAN HIDUP YANG BAIK

Senin, 5 Oktober 2026
Renungan Pagi 

Ibrani 13:18
Berdoalah terus untuk kami; sebab kami yakin, bahwa hati nurani kami adalah baik, karena di dalam segala hal kami menginginkan suatu hidup yang baik.

MENGINGINKAN HIDUP YANG BAIK

Ujian hati nurani adalah motivasi yang timbul di dalam segala hal. Orang yang selalu menginginkan yang baik adalah orang baik dengan hati nurani yang baik.

Hati nurani adalah kata hati yang paling dalam. Hati nurani seharusnya selalu mengatakan kebenaran dan kebaikan tetapi sering karena hati nurani ditutupi oleh kebiasaan yang buruk dari kehidupan.

Dalam segala hal selalu menginginkan yang baik menandakan bahwa orang baik itu selalu baik dalam setiap perkara dan hanya memikirkan kebaikan tanpa membedakan orang.

Berdoalah untuk kami adalah sebuah keyakinan bahwa orang baik itu selalu ditopang oleh doa. Semangat orang yang mendukung kebaikan yang dilakukan seseorang itu sudah menjadi doa.

Selalu menginginkan kebaikan berbuah selalu memperoleh kebaikan dalam hidup yang baik.

Efesus 2:10
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

04 Oktober 2026

SATU SEBELUMNYA AKAN LENYAP

Minggu, 4 Oktober 2026
Renungan Pagi 

1 Korintus 13:10
Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.

SATU SEBELUMNYA AKAN LENYAP

Manusia bukan makhluk sempurna dan akan selalu ada yang kurang padanya. Kalau ada orang yang tidak ada kekurangannya, maka ia adalah makhluk supra natural.

Mengejar kesempurnaan juga dapat menjadi penyakit tertentu yang bisa menyebabkan kekacauan dalam kehidupan bersama.

Kesempurnaan yang dimaksudkan di sini adalah tentang kehadiran Allah untuk menyempurnakan kehidupan manusia yang menjadi tidak oleh dosa.

Jika kekacauan hidup terjadi karena dosa, maka datanglah kepada Tuhan untuk memperoleh penyempurnaan; yang tidak sempurna akan digantikan oleh kesempurnaan; tidak pernah sempurna seutuhnya selama di dunia ini tetapi paling tidak prosesnya menuju ke sana.

Jika orang tidak lagi mengusahakan yang sempurna berproses dalam hidupnya, maka dengan sendirinya yang tidak sempurna akan menghilangkan semu yang sempurna yang pernah berproses dalam hidupnya.

Filipi 3:12
Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.