Renungan Pagi
Nahum 1:3
TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya.
HUKUMAN ORANG BERSALAH
Ayat ini adalah bagian antara dari bagian yang menyampaikan kemarahan Tuhan kepada musuhNya (Asyur yang ibukotanya adalah Niniwe) dan bagian lainnya yang lebih universal bagi seluruh umat
Panjang sabar Allah itu dimaksudkan bahwa Ia untuk waktu tanpa batas memberi kesempatan bagi manusia untuk datang kepadaNya dan menjadi orang yang diberkati dengan damai sejahtera dan keselamatan.
Kemahakuasaan Tuhan adalah dalam kenyataan bahwa tidak ada yang mampu menghalangi berkat atau perwujudan marahNya kepada manusia. Apa yang dilakukanNya tidak bisa dibatalkan oleh siapa pun dengan cara apa pun. Keadaan kemahakuasaan Allah digambarkan dalam gambaran kedahsyatan yang semuanya tidak terjangkau oleh kemampuan manusia; awan adalah debu kakiNya lambang dari perkara besar yang tidak dijangkau manusia hanya hal kecil bagi Tuhan; berjalan dalam puting beliung dan badai adalah gambaran kebesaran Allah bahkan lebih besar dari hal-hal yang sudah dahsyat bagi manusia.
Orang bersalah dihukum adalah mereka yang dengan kekerasan hatinya tetap dalam keadaan bersalahnya sehingga kesalahan itu sendiri menjadi hukuman bagi kehidupannya; ditolak, dihindari, dan kehilangan harga diri serta wibawa.
Jika kekerasan hati itu tetap sampai batas manusia, baik itu kemampuan maupun kesempatan, maka di situlah penghukuman Allah atas kesalahan yang tidak bisa lagi dibendung oleh daya apa pun yang dimiliki oleh manusia. Peluang kesabaran Allah itu adalah untuk diberkati dan bukan untuk dihukum oleh kenyataan bahwa Allah pada akhirnya tidak membiarkan kesalahan tidak dihukumNya.
Efesus 3:20-21
Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.