Kesan-Pesan Pertukaran Pelayanan Mimbar Gereja Toraja Mamasa (GTM)
1 Korintus 16:9
sebab di sini banyak kesempatan bagiku untuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang.
Pada sepanjang bulan Maret 2026 saya dijadwalkan untuk melayani di GTM Jemaat Tongkonan Layukna Puang Matua Klasis Rambu Saratu' dalam program Pertukaran Pelayanan Mimbar GTM.
Saya berangkat dari GTM Jemaat Tobadak 1 (tempat tugas untuk periode 2021-2026 - akan bergeser tempat pelayanan pada Agustus atau September 2026) pada hari Jumat, 27 Februari 2026 dalam pertimbangan bahwa ada waktu untuk beristirahat pada hari Sabtu sebelum memulai pelayanan pada Minggu, 1 Maret 2026.
Waktu yang sama dengan keberangkatan saya, Pdt. Bongga Sumule, S.Th, M.M., pendeta yang bertukar tempat pelayanan dengan saya, juga berangkat dari Tondok Bakaru, tetapi beliau sampai di tempat tujuan pada hari Sabtu, 28 Februari 2025 sebab masih singgah bermalam di Pastori GTM Jemaat .... Lebbeng.
Tulisan ini dibuat pada pertengahan kedua masa tugas di tempat pertukaran pelayanan dalam kesaksian bahwa tidak ada penentang, walau mungkin banyak yang tidak ikut, ketika membaca ayat yang tertera di awal tulisan ini ketika mengisi waktu luang pada pagi hari di rumah tempat menginap, yakni kediaman Keluarga Drs. David, M.M. yang lebih dikenal dengan panggilan sehari-hari Papa Herlin.
Banyak kesempatan untuk bekerja sepertinya tidak terlalu benar sebab bagi saya ini hanya jadwal dan tidak ada perkara yang bisa saya mengambil keputusan (bahasa lainnya: kebijakan) sebab saya ada untuk program ini dalam pengetahuan yang sangat terbatas mengenai hidup dan aktivitas jemaat.
Memang ada pelayanan setiap hari dalam rangkaian perkunjungan persiapan Paskah untuk mengenal dan menghidupi makna Paskah sebagai tanda keselamatan dalam Kristus, tetapi tidak interaksi yang sesungguhnya dengan warga jemaat.
Pekerjaan besar dan penting itu adalah semua pekerjaan yang dikerjakan oleh manusia dengan kasih bagi sesamanya. Walau pelayanan di tempat ini hanya sementara sebatas waktu selama sebulan, sangat singkat untuk interaksi secara intens dengan warga jemaat, tetapi semuanya yang terjadi kiranya telah menjadi pekerjaan besar dan penting, baik dalam anggapan dan perasaan saya maupun dalam anggapan dan perasaan jemaat.
Melakukan pekerjaan yang besar dan penting kiranya juga menjadi sesuatu yang telah saya lakukan dalam masa tugas selama empat tahun kepada lima jemaat di Klasis Mamullu yang kemudian tiga tahun terakhir ditambahkan menjadi tujuh jemaat sebab Pdt. Herfina yang melayani dua jemaat berakhir periodenya pada tahun 2013 dan tidak lagi dilanjutkan untuk menunggu pergeseran pertama secara serempak di seluruh GTM (penyeragaman masa jabatan pendeta dan majelis secara serempak yang diputuskan pada Sidang Sinode Am 2011 di Lebbeng yang dilaksanakan untuk pertama kalinya pada tahun 2016; sebelumnya masa jabatan majelis adalah tiga tahun dan masa tugas pendeta adalah lima tahun tetapi tidak serempak). Demikian juga kepada tiga jemaat di Wilayah Napu yang saya layani masing-masing sepuluh hari dalam waktu Maret 2013, juga dalam program pertukaran - roling pelayanan; lalu pindah tugas ke GTM Jemaat Musafir Klasis Tobadak Raya Timur periode 2016-2021, pindah lagi ke GTM Jemaat Tobadak 1 Klasis Tobadak Raya periode 2021-2026, yang dalam masa-masa terakhir diikutkan dalam program pertukaran pelayanan di GTM Jemaat Tongkonan Layukna Puang Matua Klasis Rambu Saratu'.
Selama masih diberi kekuatan untuk melakukan pelayanan ini, bahkan sepanjang hayat masih dikandung badan ada kerinduan kiranya Tuhan terus memakai hamba ini untuk menjadi pekerja yang melakukan pekerjaan besar dan penting.
Tondok Bakaru, 19 Maret 2026