Renungan Pagi
Yehezkiel 17:18
Ya, ia memandang ringan kepada sumpah dan mengingkari perjanjian. Sungguh, walaupun ia menyungguhkan hal itu dengan berjabat tangan, tetapi ia melanggar semuanya itu, maka ia tidak dapat luput.
JANJI DENGAN BERJABAT TANGAN
Jabat tangan adalah lambang ikatan kasih yang dalam. Orang yang saling merindukan berjabat tangan dan seakan enggan untuk melepaskan tangannya dari saling berjabat tangan itu.
Pada sisi lain, berjabat tangan adalah tanda kesungguhan kedua belah pihak untuk secara bersama melakukan kesepakatan bersama di antara mereka.
Babel dan Israel telah memiliki perjanjian yang disahkan dengan berjabat tangan, yaitu bahwa Israel akan tetap hidup sebagai bagian dari Babel. Tentu saja bahwa ini adalah perjanjian yang tidak adil sebab Babel menjadi penguasa dan Israel menjadi jajahan.
Tetapi perjanjian tetap perjanjian dan itu harus dipegang teguh walau rugi (Mazmur 15). Jika masih bisa dipikirkan terlebih dahulu, maka jangan melakukan atau terlibat dalam janji yang merugikan.
Orang yang karena situasi lalu menjadi bagian dari perjanjian yang berat sebelah tetapi setia pada janji itu sambil terus berharap pada Tuhan, maka Allah akan memberkatinya dan melepaskannya.
Ibrani 10:23
Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.