Renungan Pagi
Kidung Agung 4:10
Betapa nikmat kasihmu, dinda, pengantinku! Jauh lebih nikmat cintamu dari pada anggur, dan lebih harum bau minyakmu dari pada segala macam rempah.
KASIH YANG NIKMAT
Lagu pengantin pria pada perkawinannya yang memuji kasih mempelai perempuan. Bukan sekedar verbalistik tetapi sesuatu yang sungguh-sungguh berasal dari hati.
Hubungan yang baik bukan karena setiap orang berusaha mencari pujian; melakukan yang terbaik hanya supaya dipuji tetapi ketika orang-orang bisa saling memuji (menghargai) satu dengan yang lain.
Pelajaran selanjutnya bahwa cinta itu untuk disampaikan tetapi terlebih untuk dirasakan; mungkin ada orang yang dikecewakan jika orang terlalu baik di mulut yang penuh cinta tetapi ternyata hidupnya bukanlah cinta; demikian juga cinta yang disampaikan melalui rasa bisa tidak diterima jika tidak diucapkan melalui kata-kata yang indah.
Anggur adalah lambang kesegaran dan orang yang mengalami cinta akan merasa lebih segar dan bahagia dalam kehidupan ini dibanding dengan pengaruh dari penyebab rasa bahagia lainnya Orang yang selalu memberi kasih akan bersinar dan orang yang selalu menuntut cinta atau kasih akan selalu murung karena merasa tidak dikasihi walau sebenarnya ia selalu dan sedang mengalami cinta yang besar.
Orang yang memiliki cinta yang besar itu akan seperti minyak yang lebih harum dari segala macam rempah. Cinta itu dirasakan dan berpengaruh baik bagi kehidupan.
Ibrani 13:16
Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.