16 Oktober 2026

TUHAN MENGASIHI ORANG-ORANG BENAR

Jumat, 16 Oktober 2026
Renungan Pagi 

Mazmur 146:8 
TUHAN membuka mata orang-orang buta, TUHAN menegakkan orang yang tertunduk, TUHAN mengasihi orang-orang benar.

TUHAN MENGASIHI ORANG-ORANG BENAR

Manusia itu penuh dengan kelemahan dan ia melakukan banyak kesalahan; sebab pengetahuannya terbatas, nalarnya tidak mencakup setiap aspek, dan tindakannya tidak sempurna.

Tuhan mengasihi orang-orang benar adalah pertanda bahwa manusia yang penuh kelemahan itu membutuhkan kehadiran Tuhan untuk membuatnya jadi benar.

Tuhan membuka mata orang-orang buta adalah kiasan bahwa sering manusia kesulitan untuk melihat ke depan sebab ia tertekan oleh kesulitan yang ada sekarang; dengan datang kepada Tuhan, pengharapan semakin besar.

Tuhan menegakkan orang yang tertunduk adalah pertanda bahwa manusia itu lemah secara fisik dan psikis dalam menanggung beban. Tertunduk sering menunjukkan keadaan 'kalah' dalam hubungan komunikasi dengan orang lain; dipermalukan, diberi beban di luar batas kemampuan.

Tuhan mengasihi orang-orang benar adalah peneguhan bahwa manusia itu bisa salah dalam hubungan dengan sesamanya tetapi kualitas hubungan dengan Tuhan tidak pernah boleh terputus oleh apa pun.

1 Petrus 3:12
"... Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat." 

15 Oktober 2026

SATU UNTUK DIKETAHUI

Kamis, 15 Oktober 2026
Renungan Pagi 

Galatia 3:2
Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?

SATU UNTUK DIKETAHUI

Kelihatan seperti 'penerimaan Roh' itu bisa berasal dari dua sumber: pertama dari melakukan hukum Taurat dan yang kedua dari karena percaya kepada pemberitaan Injil.

Melakukan hukum Taurat tidak ada salahnya selama itu dipahami sebagai cara Allah untuk membawa umat datang kepadaNya dan bukan melihat hukum itu sebagai 'tuhan'.

Roh adalah yang mengikat manusia dengan sesuatu dan Roh adalah yang mengikat dengan Tuhan. Roh hukum taurat adalah hubungan umat dengan Tuhan tetapi banyak umat yang rohnya hanya sampai pada melakukan hukum taurat hanya sebatas hukum.

Titik awal penerimaan Roh adalah percaya kepada pemberitaan Injil bahwa kebaikan Allah lebih tinggi dari segala sesuatu sehingga ia tidak terbatas pada hal-hal tertentu termasuk tidak terbatas oleh hukum Taurat.

Roh Tuhan itu akan membawa hidup yang melakukan kehendak Tuhan, hal-hal yang ada di dalam hukum Taurat itu. Melakukannya dalam kasih kepada Tuhan; dan hanya itu satu yang perlu untuk diketahui dari umat manusia.

Efesus 1:14
Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.