30 Oktober 2026

DIBERIKAN KEPADA ORANG-ORANG KUDUS

Jumat, 30 Oktober 2026
Renungan Pagi 

Daniel 7:27
Maka pemerintahan, kekuasaan dan kebesaran dari kerajaan-kerajaan di bawah semesta langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Yang Mahatinggi: pemerintahan mereka adalah pemerintahan yang kekal, dan segala kekuasaan akan mengabdi dan patuh kepada mereka.

DIBERIKAN KEPADA ORANG-ORANG KUDUS

Kekuasaan seluruh kerajaan di bawah matahari akan diberikan kepada orang-orang kudus adalah sebuah keadaan yang kita gambarkan sebagai keadaan yang adil untuk semua orang sebab semua orang berada pada posisi yang sama.

Kerajaan dan kuasa dunia biasanya sarat dengan pementingan diri haus kekuasaan untuk disanjung dan dihormati sehingga timbul tirani, pengabaian pihak yang tidak dianggap dan timbul ketidakadilan.

Orang-orang kudus adalah umat Yang Mahatinggi, yaitu mereka yang ditebus Allah di dalam Yesus Kristus. Mereka yang setia kepada Tuhan Yesus Kristus dalam segala pencobaan hidup yang dialami.

Pemerintahan orang-orang kudus itu bersifat kekal, bukan berarti bahwa itu nanti terpengaruhi setelah Kristus datang untuk kali yang kedua melainkan bahwa itu panggilan untuk mengupayakan pemerintahan Kristus yang penuh kasih itu berlaku di tengah-tengah dunia yang rapuh oleh dosa.

Segala kuasa di dunia tunduk kepada kerajaan orang-orang kudus itu bukan karena terpaksa takluk melainkan karena wibawa ilahi yang memberi sukacita kepada semua orang.

1 Petrus 2:15
Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.

29 Oktober 2026

MENJADI KEBANGGAAN

Kamis, 29 Oktober 2026
Renungan Pagi 

1 Korintus 4:18 
Tetapi ada beberapa orang yang menjadi sombong, karena mereka menyangka, bahwa aku tidak akan datang lagi kepadamu.

MENJADI KEBANGGAAN

Wibawa seseorang mempengaruhi lingkungan di mana dia hadir. Jika dia pemimpin, maka mungkin ada yang tidak suka tetapi kemudian wibawa itu terpaksa diterimanya.

Kewibawaan Paulus yang mempengaruhi jemaat Korintus adalah kerendahan hati. Orang yang melakukan tindakan yang didorong oleh sikap rendah hati akan merendahkan diri tetapi bukan rendah diri.

Ketika Paulus meneruskan pelayanannya ke tempat lain, wibawa kerendahan hati itu ditentang oleh orang yang tampil menyombongkan diri sebagai 'orang penting' -- biasanya karena jasa; dan melawan wibawa kerendahan hati.

Besarnya wibawa kerendahan hati Paulus menjadi kebanggaan jemaat tetapi kemudian dinodai oleh orang-orang yang sombong dan ada harapan Paulus untuk datang dan menguatkan mereka lagi.

Ketika suatu kewibawaan yang baik tiba, maka belajarlah untuk menerima kewibawaan itu sebelum engkau menjadi kehilangan damai sejahtera karenanya dan akan menjadi orang pertama yang menyombongkan diri sebagai lawannya pada akhirnya.

Matius 11:29
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.