23 April 2026

HUKUMAN ORANG BERSALAH

Kamis, 23 April 2026 ed
Renungan Pagi 

Nahum 1:3
TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya.

HUKUMAN ORANG BERSALAH

Ayat ini adalah bagian antara dari bagian yang menyampaikan kemarahan Tuhan kepada musuhNya (Asyur yang ibukotanya adalah Niniwe) dan bagian lainnya yang lebih universal bagi seluruh umat 

Panjang sabar Allah itu dimaksudkan bahwa Ia untuk waktu tanpa batas memberi kesempatan bagi manusia untuk datang kepadaNya dan menjadi orang yang diberkati dengan damai sejahtera dan keselamatan.

Kemahakuasaan Tuhan adalah dalam kenyataan bahwa tidak ada yang mampu menghalangi berkat atau perwujudan marahNya kepada manusia. Apa yang dilakukanNya tidak bisa dibatalkan oleh siapa pun dengan cara apa pun. Keadaan kemahakuasaan Allah digambarkan dalam gambaran kedahsyatan yang semuanya tidak terjangkau oleh kemampuan manusia; awan adalah debu kakiNya lambang dari perkara besar yang tidak dijangkau manusia hanya hal kecil bagi Tuhan; berjalan dalam puting beliung dan badai adalah gambaran kebesaran Allah bahkan lebih besar dari hal-hal yang sudah dahsyat bagi manusia.

Orang bersalah dihukum adalah mereka yang dengan kekerasan hatinya tetap dalam keadaan bersalahnya sehingga kesalahan itu sendiri menjadi hukuman bagi kehidupannya; ditolak, dihindari, dan kehilangan harga diri serta wibawa.

Jika kekerasan hati itu tetap sampai batas manusia, baik itu kemampuan maupun kesempatan, maka di situlah penghukuman Allah atas kesalahan yang tidak bisa lagi dibendung oleh daya apa pun yang dimiliki oleh manusia. Peluang kesabaran Allah itu adalah untuk diberkati dan bukan untuk dihukum oleh kenyataan bahwa Allah pada akhirnya tidak membiarkan kesalahan tidak dihukumNya.

Efesus 3:20-21
Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.
1 Dilihat

21 April 2026

MALU ATAS KEPERKASAAN

Rabu, 22 April 2026
Renungan Pagi 

Mikha 7:16
Biarlah bangsa-bangsa melihatnya dan merasa malu atas segala keperkasaan mereka; biarlah mereka menutup mulutnya dengan tangan, dan telinganya menjadi tuli.

MALU ATAS KEPERKASAAN

Keperkasaan itu bisa dalam hal fisik tetapi juga dalam pengertian kekuasaan. Jika keduanya tidak dimiliki secara bersamaan, maka yang satu membutuhkan yang lain dan pengetahuan tentang kebijaksanaan memandu keduanya ke kehidupan yang permai; atau jika tidak, kesewenang-wenangan memenuhi kehidupan.

Keperkasaan kekuasaan yang didukung oleh keperkasaan fisik --kedigdayaan Kanuragan dalam film-film klasik-- merupakan pasangan yang baik untuk mendukung kelanggengan takhta.

Keperkasaan diukur dengan 'di atas langit masih ada langit.' Selama langit di atas belum nampak, maka dialah langit yang tertinggi. Pembandingan membuat nilai keperkasaan tidak pernah mutlak.

Bangsa-bangsa yang keperkasaannya diukur dengan harta, militer dan persenjataannya, serta sumber daya alam dan manusia yang dimilikinya akan menjadi malu jika membandingkan keperkasaannya dengan kuasa Tuhan yang tidak terhingga. Menutup mata dengan tangan dan telinga menjadi tuli adalah tanda tidak mau melihat dan mendengar lagi hal kekuasaan Tuhan sebab akan membuatnya semakin malu.

Allah adalah langit tertinggi; tidak ada langit manusia yang bisa melihat dan memahaminya. Tidak terjangkau tetapi menjangkau, tidak terselami oleh pemahaman namun memberi hikmat, tidak terkatakan tetapi menjawab segala perkara.

Yeremia 32:17
Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apa pun yang mustahil untuk-Mu!
1 Dilihat

LEBIH BERHARGA DARI TUJUH ANAK LAKI-LAKI

Selasa, 21 April 2026
Renungan Pagi 

Rut 4:15
Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki." 

LEBIH BERHARGA DARI TUJUH ANAK LAKI-LAKI 

Keadaan Rut bagi Naomi yang tidak untuk diharapkan oleh orang-orang di sekitar Naomi tetapi kesaksian tentang kebaikan Rut, menantu Naomi.

Perihal yang mengemuka adalah kasih berbalas kasih dari generasi ke generasi; yang dikasihi oleh orang tua adalah yang akan dikasihi oleh anak.

Secara garis keturunan, Rut tidak memiliki hubungan darah daging dengan Naomi; dengan demikian anak laki-laki Rut bisa jadi bukanlah cucu Naomi sebab suami Rut adalah penebus dari pihak Elimelekh.

Naomi telah menjadi mertua yang menerima dan memperlakukan menantunya sebagai anak sendiri dan kasih itulah yang membuat Rut menjadi perempuan yang lebih berharga dari tujuh laki-laki.

Jika anak laki-laki adalah pokok hidup, sandaran harapan, dan pelindung atau pengayom kehidupan ini, maka perempuan yang dikasihi dan yang mengasihi adalah segalanya.

1 Korintus 13:13
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
1 Dilihat