Renungan Pagi
2 Korintus 2:15-16
Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.
Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?
SALAH MENCIUM
Ada dua kelompok manusia yang berbeda dalam menerima kehadiran mereka yang dipakai Allah, yaitu mereka yang menciumnya sebagai kehidupan yang menghidupkan dan pada sisi yang lain adalah mereka yang menciumnya sebagai kematian yang mematikan.
Pada hakikatnya, mereka yang bekerja untuk Kristus adalah bau yang harum dari Kristus. Hidup mereka hanya untuk melakukan perintah Kristus dan karena itu mereka juga tetap bau harum bagi Kristus.
Kehidupan yang menghidupkan dan kematian yang mematikan adalah gambaran bahwa Paulus itu seorang pemberita Injil yang aktif; pemberitaan Injil itu harus menjadi kehidupan yang menghidupkan, paling tidak dalam bentuk kehidupan yang dihidupi menjadi kesaksian bagi orang di sekitar tentang indahnya kehidupan di dalam Kristus.
Jika pekerjaan pemberitaan Injil dicium sebagai kematian yang mematikan, berarti mereka adalah orang-orang yang membenci pemberitaan Injil itu dan berusaha melawannya. Keadaan ini adalah kesusahan yang dilakukan oleh manusia sebab adalah susah menendang ke gala ransang.
Nikmatilah kehidupan hari ini dalam kesadaran bahwa kita ini hidup di dalam Kristus dan kita akan tercium sebagai kehidupan yang menghidupkan; jika tidak bisa diajak lagi, abaikan saja mereka yang salah mencium bau harum dari Kristus itu.
2 Timotius 4:2
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.