08 April 2026

PENGUDUSAN BERBUAH HIDUP YANG KEKAL

Rabu, 8 April 2026
Renungan Pagi 

Roma 6:22
Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.

PENGUDUSAN BERBUAH HIDUP YANG KEKAL

Telah dimerdekakan dari dosa adalah proklamasi bahwa dosa tidak lagi berkuasa atas hidup orang-orang percaya. Selama ada kemauan untuk membuangnya, maka dosa pasti berakhir.

Sebelumnya, dosa itu menguasai hidup dan kehidupan manusia dan berkuasa penuh (menjadi tuan) atasnya. Kuasa itu sudah dipatahkan oleh pengorbanan Tuhan Yesus Kristus.

Menjadi hamba Allah adalah status yang memberi keselamatan sebab keselamatan hanya ada di dalam taat pada Allah sebab hidup ini berasal dari padaNya dan ada dalam rencanaNya.

Pengudusan adalah buah dari penghambaan diri kepada Allah; pengudusan diri itu bukanlah syarat untuk menjadi hamba Allah. Semakin menghambakan diri kepada Allah semakin buah pengudusan itu nampak dalam hidup manusia.

Pengorbanan Tuhan Yesus untuk membebaskan manusia itu sungguh-sungguh adalah keselamatan yang membawa pada hidup yang kekal bagi mereka yang sungguh-sungguh menguduskan hidupnya bagi Allah, menjadikannya Tuan dalam seluruh aspek kehidupan di dunia ini.

1 Petrus 1:9
karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.
1 Dilihat

06 April 2026

MEMOHON BELAS KASIHAN TUHAN

Selasa, 7 April 2026
Renungan Pagi 

Daniel 9:13
Seperti yang tertulis dalam kitab Taurat Musa, segala malapetaka ini telah menimpa kami, dan kami tidak memohon belas kasihan TUHAN, Allah kami, dengan berbalik dari segala kesalahan kami dan memperhatikan kebenaran yang dari pada-Mu. 

MEMOHON BELAS KASIHAN TUHAN 

Pengakuan iman dan perenungan Daniel atas keadaan bangsa Israel yang menderita sebagai bangsa yang tinggal di daerah asing tidak sebagai perantau tetapi sebagai orang buangan ~ hukuman atas dosanya.

Dihukum karena tidak setia kepada Tuhan telah dituliskan dalam kitab Taurat bahwa itu berakibat datangnya malapetaka. Hal ini juga tertulis dalam pengetahuan umum manusia disebut hukum karma dari kesadaran hati nurani manusia yang selalu membisikkan kebaikan bagi seluruh makhluk.

Tidak setiap malapetaka adalah dosa tetapi perlu untuk mengingat bahwa malapetaka pun bisa membuat orang yang tidak tulus berdosa.

Memohon belas kasihan Tuhan agar kehidupan ini tidak mengalami malapetaka karena dosa dan tidak berdosa karena malapetaka dapat dilakukan dengan berbalik dari (tidak lagimelakukan) kesalahan.

Tidak ada manusia yang sempurna tetapi janganlah dengan sengaja orang melakukan kesalahan dan dosa yang menyakiti Tuhan dan sesama. Memperhatikan kebenaran yang dari Tuhan adalah rahasia kehidupan yang aman dari malapetaka yang membinasakan.

Roma 6:12
Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.
1 Dilihat

DISIAPKAN OLEH IKAN

Senin, 6 April 2026
Renungan Pagi

Matius 17:27 
"... Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga."

DISIAPKAN OLEH IKAN

Terjadi di Kapernaum; daerah yang dijadikan Yesus sebagai tempat utama bagiNya dan murid-muridNya.

Petugas bea Bait Allah datang dan bertanya kepada Petrus tentang apakah guru mereka tidak membayar bea Bait Allah sebesar dua dirham. Petrus dan Yesus berdiskusi bahwa seharusnya yang membayar bea adalah orang asing supaya rakyat lepas dari tanggung jawab itu.

Bea dibutuhkan untuk membangun kehidupan bersama tetapi sering masalah bagi manusia dalam persekutuannya jika tidak diatur dengan baik. Terlalu banyak bea akan membuat orang merasa tidak nyaman menjalani hidup.

Tuhan Yesus tidak menolak secara mutlak tetapi membayar bea itu untuk tidak menjadi batu sandungan bagi mereka yang menagih bea itu dan bagi penyelenggara yang memerintahkan penagihan itu.

Tuhan Yesus tidak memiliki uang yang banyak sehingga tidak merasa berat untuk membayar bea itu melainkan bahwa Ia hendak memberitahukan bahwa apa yang bisa dilakukan bagi orang lain, hendaknyalah kita melakukannya; Bagi Tuhan bahkan uang itu bisa disiapkan oleh ikan asalkan kita bersedia melakukan sesuatu yang berguna.

Kolose 3:23 
Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
1 Dilihat