Minggu, 12 Juli 2026
Renungan Pagi
Kejadian 6:8-9
Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN. Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.
HIDUP BERGAUL DENGAN ALLAH
Ada dua orang yang disebut hidup bergaul dengan Allah dan Nuh salah satu di antaranya. Manusia itu berasal dari Allah tetapi sangat sedikit yang disebut sebagai yang bergaul dengan Allah dalam kesaksian hidup yang tertulis di dalam Alkitab.
Hidup bergaul dengan Allah itu ditandai dengan hidup penar dam tidak bercela. Tentu saja sebagai manusia, maka tidak ada orang yang tanpa kesalahan dan kekurangan, tetapi setiap orang yang bergaul dengan Allah dimampukan untuk melihat yang benar dalam segala perkara.
Tidak mempersalahkan segala sesuatu dan menghakiminya adalah sebuah perkara yang mulia jika dimiliki oleh seseorang sebagai ciri hidupnya sebab manusia itu adalah makhluk yang tidak sempurna dan setiap orang biasanya melakukan yang tebaik menurut dirinya sendiri; sesuatu yang dikerjakan di luar patron 'hidup bergaul dengan Allah' bisa salah dan mendatangkan cela.
Memiliki karakter yang berbeda adalah ciri hidup yang hendaknya dimiliki oleh setiap orang yang percaya kepada Tuhan. Jika dunia ini rusak benar oleh kejahatan manusia yang besar, maka orang yang hidup bergaul dengan Allah akan selalu menunjukkan hidup yang setia dan tulus di hadapan Tuhan.
Hidup bergaul dengan Tuhan diberkati dengan mendapat kasih karunia di mata Tuhan. Dibenarkan, diselamatkan, disayangi, dan diberkati dari waktu ke waktu dan dalam setiap situasi dunia yang selalu semakin memprihantinkan secara iman.
1 Korintus 15:10a
Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia.