25 Maret 2026

BERILAH KEADILAN

Rabu, 25 Maret 2026
Renungan Pagi 

Mazmur 43:1
Berilah keadilan kepadaku, ya Allah, dan perjuangkanlah perkaraku terhadap kaum yang tidak saleh! Luputkanlah aku dari orang penipu dan orang curang! 

BERILAH KEADILAN

Keadilan adalah hidup di mana setiap orang dapat hidup baik tanpa bersinggungan dengan orang lain karena semua merasakan keamanan, kebebasan, dan kebahagiaan.

Keadilan dinodai oleh orang yang tidak saleh, yaitu mereka yang tidak memperhatikan hak dan kepentingan orang lain dalam tindakannya; bahkan bisa berkedok agama.

Hilangnya keadilan pun terjadi ketika orang menipu sesamanya dan menjadi curang dalam hidup ini. Menipu artinya mengambil hak orang lain dengan tidak memberi imbalan sedangkan curang artinya mengambil hak orang dan menutupinya dengan suatu alasan.

Allah melakukan perkara bagi umatNya, yakni memberi keadilan, memperjuangkan (melindungi) dari orang tidak saleh dan meluputkan dari penipu dan orang curang; Allah mampu melakukannya dalam kuasanya yang besar.

Manusia, dalam kasih Allah, juga dipanggil untuk 'berilah keadilan' kepada sesama manusia yang terutama berarti belajarlah berlaku adil setiap waktu dalam setiap perkara.

Mikha 6:8
"Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?"
1 Dilihat

24 Maret 2026

PERLINDUNGAN TANGAN ALLAH

Selasa, 24 Maret 2026
Renungan Pagi 

Ezra 8:22
Karena aku malu meminta tentara dan orang-orang berkuda kepada raja untuk mengawal kami terhadap musuh di jalan; sebab kami telah berkata kepada raja, demikian: "Tangan Allah kami melindungi semua orang yang mencari Dia demi keselamatan mereka, tetapi kuasa murka-Nya menimpa semua orang yang meninggalkan Dia." 

PERLINDUNGAN TANGAN ALLAH

Ada kebimbangan Ezra untuk melakukan perjalanan ke Yerusalem tanpa pengawalan pasukan sebab perjalanan yang akan ditempuhnya jauh dan lama.

Secara jarak, Babel dan Yerusalem berjarak sekitar seribu lima ratus kilometer tetapi karena sering perjalanan dilakukan dengan menyusuri sungai, maka itu bisa berarti bertambah sekitar dua ratus kilometer lagi. Dalam catatan kitab Ezra mereka melakukan perjalanan sekitar empat bulan untuk sampai ke Yerusalem.

Musuh di jalan adalah situasi yang harus dihadapi dengan sikap waspada yang sepenuhnya jika perjalanan dilakukan tanpa pengawal; kewaspadaan utama adalah agar hidup ini tetap dalam kehendak Tuhan sehingga hidup dituntun ke jalan tiada musuh yang dapat menghadang pada jalan umat yang diberkati.

Pengakuan tentang tindakan Allah terhadap manusia adalah, pertama, melindungi manusia yang mencari Dia, yaitu mereka yang hanya mengandalkan Tuhan dalam hidupnya. Hidup yang dilindungi Tuhan adalah hidup yang paling aman. Orang yang mencari Tuhan adalah untuk keselamatan mereka.

Pada sisi sebaliknya, kedua, tindakan Allah bagi yang meninggalkan Dia adalah menimpakan kuasa murkaNya ke atas orang-orang yang meninggalkan Tuhan Allah.

Mazmur 91:1-2
Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai."
1 Dilihat

23 Maret 2026

BUAH PERKATAAN, BALASAN PEKERJAAN TANGAN

Senin, 23 Maret 2026
Renungan Pagi 

Amsal 12:14
Setiap orang dikenyangkan dengan kebaikan oleh karena buah perkataan, dan orang mendapat balasan dari pada yang dikerjakan tangannya.

BUAH PERKATAAN, BALASAN PEKERJAAN TANGAN

Kenyang adalah gambaran keadaan puas dan kuat karena kebutuhan tubuh akan makanan terpenuhi; orang yang lapar karena.sudah lama tidak makan apalagi jika sambil melakukan pekerjaan berat, maka ia akan merasa lapar dan menjadi lemah.

Kenyang dengan kebaikan adalah keadaan yang tidak kekurangan kebaikan sebab itu diterimanya dari Tuhan dan sesama sebagai buah perkataan - hasil dari tutur kata yang berorientasi pada membangun kebaikan; perkataan yang baik dari dalam jiwa yang tulus.

Tangan yang bekerja mendapat balasan berarti bahwa setiap tindakan pasti mempunyai hasil; setiap pekerjaan ada manfaatnya. Pekerjaan yang buruk merugikan pekerjanya.

Bagaimana dengan orang yang bekerja dengan pikirannya dalam keadaan duduk dan berbagi pemahaman dengan pemikir-pemikir lainnya dan menemukan gagasan-gagasan baik? Mereka juga mendapat hasil baik dari pekerjaan itu. Tetapi buah terakhir dari perkara itu tetap kembali pada tangan yang bekerja.

Perkataan yang baik dan pemikiran yang baik akan mengenyangkan setiap orang dengan kebaikan jika itu dikerjakan dengan baik oleh tangan yang baik.

1 Tesalonika 4:11-12
Dan anggaplah sebagai suatu kehormatan untuk hidup tenang, untuk mengurus persoalan-persoalan sendiri dan bekerja dengan tangan, seperti yang telah kami pesankan kepadamu, sehingga kamu hidup sebagai orang-orang yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka.
1 Dilihat