06 Mei 2026

KEKAYAAN YANG TIDAK TERDUGA

Rabu, 6 Mei 2026
Renungan Pagi 

Efesus 3:8
Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu

KEKAYAAN YANG TIDAK TERDUGA

Paulus adalah yang paling hina di antara segala orang kudus adalah perenungan dan penghayatan Paulus tentang dirinya yang sebelumnya adalah musuh iman yang sekarang diperjuangkannya.

Pemberitaan Injil itu adalah kasih karunia; bagi sang pemberita ia diberi kasih karunia untuk terlebih dahulu mengalami keselamatan di dalam Kristus yang kemudian akan diberitakannya itu. Pemberitaan Injil sebagai kasih karunia adalah panggilan untuk menyadari tugas itu sebagai pemberitaan hanya bagi kemuliaan Tuhan dan bukan untuk membesarkan diri di dalamnya.

Pemberitaan Injil sebagai kasih karunia bagi bangsa-bangsa (Yahudi dan bukan Yahudi) adalah bahwa isinya adalah kasih karunia demi kasih karunia; keselamatan kepada semua orang yang menerima Kristus dalam hidupnya.

Kekayaan Kristus yang tidak terduga adalah bahwa anugerah itu diberikan dalam jumlah yang sangat besar; hanya orang yang melihat keselamatan di dalam Kristus sebagai kekayaan yang tidak terduga yang akan menerimanya secara penuh.

Sangat disayangkan kalau ada orang yang menyombongkan diri sudah lama bekerja bagi Kristus tetapi ia sendiri tidak mendapat kasih karunia untuk menikmati kekayaan Kristus yang besar itu sebab ia merasa sebagai 'yang mulia' dalam jabatan dan tugas pelayanan itu.

Yohanes 1:16
Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia
1 Dilihat

05 Mei 2026

BUKAN ANAK YATIM PIATU

Selasa, 5 Mei 2026
Renungan Pagi 

Yohanes 14:18
Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.

BUKAN ANAK YATIM PIATU

Persiapan perpisahan Yesus dengan para murid yang dikasihiNya. Penguatan bagi mereka yang rapuh di dunia yang cenderung untuk tidak memihak pada iman.

Tuhan tidak akan meninggalkan sebagai yatim piatu adalah pernyataan yang dalam untuk direnungkan bahwa selain di dalam Tuhan, maka kehidupan ini adalah yatim piatu.

Para murid mungkin ada yang masih hidup kedua orangtuanya (bukan anak yatim - ditinggal mati oleh ayah; pun bukan piatu - ditinggal mati oleh ibu) sehingga disebut sebagai yatim piatu oleh Tuhan Yesus tetapi untuk mengingatkan bahwa kasih Tuhan adalah kasih sayang yang lebih besar dari kasih ayah dan ibu.

Bagi orangtua, jadilah ayah dan ibu yang menyatakan kasih yang besar kepada anak-anak sehingga mereka tidak merasa sebagai anak yatim di dalam kehidupan ini.

Aku datang kembali kepadamu adalah pernyataan Yesus yang secara jasmani mengacu pada perpisahan fisik jika Ia mati tetapi kembali akan bersama dengan mereka ketika Ia bangkit dari kematian. Mungkin ada mass di mana hidup terasa jauh dari kasih Tuhan tetapi setiap saat Tuhan datang kembali dan memberi kasihNya yang besar.

Mazmur 103:13-14
Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu. 
1 Dilihat

04 Mei 2026

MENUJUKAN HATI

Senin, 4 Mei 2026
Renungan Pagi 

Amsal 23:19
Hai anakku, dengarkanlah, dan jadilah bijak, tujukanlah hatimu ke jalan yang benar. 

MENUJUKAN HATI

Tujuan adalah ketetapan yang hendak dicapai. Sering orang salah bertindak dalam suatu perkara karena ia tidak mengetahui dengan benar tujuan yang hendak dicapai.

Pada sisi lain orang yang terlalu fokus pada tujuan tanpa mengetahui keadaan di sekitarnya akan menyebabkan kesalahan fatal. Pada pertandingan sepak bola antar sekolah di mana kedua kesebelasan tidak ada yang memakai pakaian seragam, seorang pemain cadangan masuk lapangan dan ia berlari dengan sangat cepat menggiring bola dan memasukkannya ke gawang timnya sendiri.

Menujukan hati adalah ketetapan untuk mengatur hati agar terus berjalan pada rel yang tertentu sesuai dengan yang diinginkan oleh pemilik hati itu sendiri.

Jalan yang benar adalah cara hidup yang tidak salah dalam tatanan kehidupan sosial, agama, dan hukum. Hati yang tertuju ke sana, ke jalan yang benar itu, adalah orang yang menjadi bijak.

Hanya orang yang mendengar dengan baik ajaran sehat dari orang tua (dan pihak yang bertanggungjawab demi pembentukan karakter yang baik dan benar) akan menjadi orang bijak yang membangun dirinya sendiri dan kehidupan yang bahagia dan senang. 

Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. ..."
1 Dilihat