30 Maret 2026

BERSEMANGAT DAN BERKUMPUL

Senin, 30 Maret 2026
Renungan Pagi 

Zefanya 2:1-2
Bersemangatlah dan berkumpullah, hai bangsa yang acuh tak acuh, sebelum kamu dihalau seperti sekam yang tertiup, sebelum datang ke atasmu murka TUHAN yang bernyala-nyala itu, sebelum datang ke atasmu hari kemurkaan TUHAN.

BERSEMANGAT DAN BERKUMPUL 

Bersemangat adalah panggilan nabi agar bangsa Israel memperhatikan hidup mereka yang sudah jauh dari Tuhan dan bersemangat untuk kembali kepada Tuhan.

Berkumpul adalah tindakan yang diperlukan untuk datang secara bersama-sama mendengarkan suara Tuhan yang disampaikan oleh nabi Tuhan.

Suara Tuhan yang didengarkan itu harus dilakukan dengan bersemangat dalam pengertian bersungguh-sungguh dengan penghayatan penuh akan kasih Allah.

Berkumpul juga memiliki pengertian bahwa suara Tuhan (baca: kehendak Tuhan) harus dilakukan secara bersama-sama.

Bangsa Israel yang tidak bersemangat dan tidak menjadi bagian dari orang yang berkumpul melakukan kehendak Tuhan akan mengalami hari kemurkaan Tuhan seperti api yang menyala-nyala membakar habis mereka yang disamakan seperti sekam yang tertiup angin.

1 Raja-raja 8:61
"... dan hendaklah kamu berpaut kepada TUHAN, Allah kita, dengan sepenuh hatimu dan dengan hidup menurut segala ketetapan-Nya dan dengan tetap mengikuti segala perintah-Nya seperti pada hari ini."
1 Dilihat

28 Maret 2026

TIMBUNAN BATU DI ALUR-ALUR LADANG

Minggu, 29 Maret 2026
Renungan pagi 

Hosea 12:12
Bila di Gilead ada kejahatan, maka mereka menjadi kesia-siaan belaka; di Gilgal mereka mempersembahkan lembu-lembu jantan, maka mezbah-mezbah mereka juga menjadi seperti timbunan batu di alur-alur ladang. 

TIMBUNAN BATU DI ALUR-ALUR LADANG

Gilead adalah daerah di sebelah timur sungai Yordan sedangkan di sebelah selatan ada Gilgal yang adalah daerah kecil di sebelah barat sungai Yordan dekat laut mati.

Gilead menjadi kesia-siaan karena kejahatan mereka bukanlah bagi mereka sendiri tetapi bagi seluruh bangsa Israel. Cela dan noda bagian dari bangsa merusakkan seluruh bangsa tanpa dibatasi oleh batas-batas teritorial alami seperti sungai Yordan.

Persembahan lembu-lembu jantan di atas mezbah di Gilgal bukanlah persembahan kepada Tuhan tetapi ibadah penyembahan berhala. Timbunan batu di alur-alur ladang adalah gambaran tentang banyaknya sesembahan yang dilayani oleh bangsa Israel; dan itu adalah noda kerohanian di tengah-tengah umat pilihan Tuhan.

Ladang seharusnya dibersihkan dari batu-batu tetapi bagi yang menyembah berhala, mereka mengotori ladangnya dengan timbunan batu di setiap alur ladangnya. Orang yang hatinya tidak setia kepada Tuhan pekerjaannya tidak bersih dan tidak memberi hasil yang maksimal; bahkan jika hasilnya baik dan banyak sekalipun tetapi hatinya ternoda.

Bersihkanlah hatimu, jangan melupakan Allahmu bahkan dengan mengabaikanNya saja dengan tidak beribadah kepadaNya berarti kamu sudah mempertuhankan dirimu sendiri; itu pun sudah menjadi timbunan batu di alur-alur ladang-ladang.

1 Samuel 12:24
Hanya takutlah akan TUHAN dan setialah beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu, sebab ketahuilah, betapa besarnya hal-hal yang dilakukan-Nya di antara kamu.
1 Dilihat

27 Maret 2026

MENDENGAR UNTUK MASA YANG KEMUDIAN

Sabtu, 28 Maret 2026
Renungan Pagi 

Yesaya 42:23
Siapakah di antara kamu yang mau memasang telinga kepada hal ini, yang mau memperhatikan dan mendengarkannya untuk masa yang kemudian? 

MENDENGAR UNTUK MASA YANG KEMUDIAN

Perikop ini menggambarkan bangsa Israel sebagai bangsa yang tidak setia yang diibaratkan sebagai orang yang buta dan tuli. Melihat tetapi tidak memperhatikan dan memasang telinga tetapi tidak mendengar.

Memperhatikan dan mendengar itu adalah untuk memperbaiki kehidupan pada masa yang akan datang sehingga kesalahan banyak orang adalah ketika mereka memaksakan kehidupan harus menjadi baik pada waktu sekarang ini juga.

Banyak orang gagal memperhatikan perkara baik untuk dilakukannya sekarang sebab ia berharap yang baik itu harus terjadi sekarang; dibutuhkan dua belas sampai enam belas tahun bersekolah bahkan bisa lebih lama dari itu untuk memperoleh hasil yang siap bekerja.

Butuh waktu dan perhatian besar untuk bisa memperbaiki keadaan hidup yang merosot dalam sisi-sisi moral saat ini; perlu memberikan ajaran yang berwawasan masa depan bagi generasi sekarang untuk mengimbangi perkembangan mereka di dunia teknologi informatika.

Perkara yang perlu diperhatikan adalah ajaran yang besar dan mulia yang diberikan Allah demi maksud penyelamatannya bagi manusia. Buta dan tuli akan hal ini berarti kehilangan segalanya.

2 Timotius 3:16
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
1 Dilihat