Selasa, 14 Juli 2026
Renungan Pagi
Amos 7:2-3
Ketika belalang mulai menghabisi tumbuh-tumbuhan di tanah, berkatalah aku: "Tuhan ALLAH, berikanlah kiranya pengampunan! Bagaimanakah Yakub dapat bertahan? Bukankah ia kecil?" Maka menyesallah TUHAN karena hal itu. "Itu tidak akan terjadi," firman TUHAN.
BUKANKAH IA KECIL?
Bangsa Israel itu kecil dalam lingkup luas geografinya jika dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain di sekitarnya; demikian juga jika dibandingkan dalam hal perlengkapan militer dan jumlah barisan tentaranya.
Dalam hal ketaatan kepada Tuhan pun, Israel itu 'kecil' sebab mereka yang memiliki status sebagai bangsa pilihan TUHAN tidak mampu mempertahankan status mereka yang istimewa itu.
Belalang yang menghabisi tumbuh-tumbuhan di tanah itu adalah penglihatan yang disaksikan oleh nabi Amos tentang penghukuman yang akan dialami oleh Israel untuk membinasakan mereka. Pada satu sisi memperlihatkan kerapuhan manusia pada satu sisi yang bisa dimusnahkan hanya dengan belalang dan betapa hebatnya kuasa Allah pada sisi lain yang dapat menghukum sampai binasa sebuah bangsa hanya dengan menggunakan belalang.
Amos mengatakan tentang bangsa Israel sebagai yang kecil untuk membuat Tuhan menyatakan kasih-Nya kepada mereka dan Allah kemudian menyesal untuk malapetaka yang dirancangkan bagi orang Israel.
Pengungkapan diri sebagai yang kecil di hadapan Allah adalah sikap yang diberkati dengan anugerah yang besar dari Tuhan, yaitu keselamatan yang dari Tuhan. Orang kecil yang membusungkan dada hanya akan binasa bahkan dengan hembusan napas Allah saja.
Yakobus 4:10
Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.