Renungan Pagi
Yunus 2:10
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada ikan itu, dan ikan itu pun memuntahkan Yunus ke darat.
IKAN MEMUNTAHKAN YUNUS
Dari darat ke laut, dari laut ke pusat lautan, bahkan ke dunia orang mati, dan terakhir dari dalam pusat lautan kembali ke darat.
Ikan besar yang menelan Yunus adalah media Allah yang di dalamnya terpadu hukuman atas penolakan Allah tetapi juga kuasa untuk menahan kematian; kepastian bahwa kuasa Allah itu besar.
Kuasa Allah itu melampaui logika manusia. Ikan yang menelan manusia dan tinggal di pusat lautan tetapi manusia yang di dalam perut ikan itu tidak mati adalah perkara yang sangat tidak masuk akal. Iman harus diterima sebagai sesuatu yang di atas akal manusia.
Sikap manusia membuat perputaran roda kehidupan bergeser dari darat ke laut bahkan ke dasar laut; ke dunia orang mati. Tetapi kasih Allah mengembalikan manusia ke darat; kuasa firman Tuhan pun didengarkan oleh ikan.
Manusia (baca: Yunus) itu makhluk darat dan ia harus kembali ke darat untuk melakukan tugasnya, mewartakan kasih Allah yang besar kepada dunia,
Efesus 2:10
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.