03 Maret 2026

BERSEDIA TINGGAL DI RUMAH ITU

Selasa, 3 Maret 2026
Renungan Pagi 

Keluaran 2:21
Musa bersedia tinggal di rumah itu, lalu diberikan Rehuellah Zipora, anaknya, kepada Musa.

BERSEDIA TINGGAL DI RUMAH ITU

Simbiosis mutualisme, hubungan yang saling menguntungkan. Musa diuntungkan sebab sebagai orang asing bahkan sebagai seorang pelarian diberi sesuatu yang baik, yaitu tempat untuk hidup.

Tentu saja bahwa hal yang baik harus diimbangi dengan sikap baik yang berbuah pada tindakan yang menampakkan penghargaan pada kebaikan yang diterima.

Titik awal dari hubungan yang saling menguntungkan adalah bersedia tinggal di rumah (itu) sebagai bagian dari rumah itu dan bukan hanya tinggal menjadi parasit.

Rehuel (pada pasal-pasal selanjutnya disebut Yitro) menghargai kesediaan Musa untuk tinggal di rumahnya dengan memberi Zipora, anaknya, menjadi isteri Musa.

Bersedia tinggal di rumah itu diberkati dengan kasih sayang bila seseorang itu tinggal sebagai yang menghargai tempat tinggal itu sebagai tempat Allah menampung hidupnya di dunia ini.

1 Petrus 2:11
Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.
1 Dilihat

02 Maret 2026

YANG BAIK BAGI SEMUA ORANG

Senin, 2 Maret 2026
Renungan Pagi 

Roma 12:17
Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! 

YANG BAIK BAGI SEMUA ORANG

Manusia sering menjadi pusing sebab ia berpikir melakukan yang baik tetapi ia tidak disukai oleh orang lain. Memang bisa jadi bahwa ia telah egois sehingga kebaikan yang ia lakukan itu hanya bagi (mungkin lebih tepat: demi) dirinya sehingga tidak diterima baik oleh orang.

Sama seperti orang yang selalu melihat bahwa orang lain itu selalu berbuat baik dan ternyata ia hanya orang jahat. Ini bisa bukan karena dia memang jahat tetapi karena ia selalu melihat dirinya kecil dibanding orang lain.

Manusia berbeda dalam menilai segala sesuatunya tetapi sama bahwa semua manusia berharap mendapat kebaikan. Sisi yang lain mengapa kebaikan tidak diterima semua orang adalah karena hubungan secara pribadi yang rusak.

Jika kebaikan itu dimaksudkan untuk menyenangkan semua orang maka tidak ada kebaikan di dunia ini. Kebaikan Yesus ditolak oleh seluruh dunia tetapi ia terus berbuat baik sampai pada akhirnya ada pengakuan bahwa "Sungguh, Ia ini anak Alah.'

Kebaikan bagi semua orang bukanlah kebaikan menurut semua orang dan bukan kebaikan yang diterima semua orang tetapi kebaikan yang memang kebaikan pada dirinya sendiri, yaitu kebaikan yang dilakukan dengan cara yang baik.

Filipi 4:5
Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!
1 Dilihat

01 Maret 2026

SUDAH ADA SEJAK PURBAKALA

Sabtu, 1 Maret 2026
Renungan Pagi 

Mazmur 25:6
Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala. 

SUDAH ADA SEJAK PURBAKALA

Purbakala adalah suatu kata yang berarti sudah lama sekali berlalu dan biasanya terkandung makna tentang zaman yang kuno.

Berapa pun lamanya waktu yang telah berlalu, selalu ada hal yang sama, yaitu bahwa di setiap waktu selalu ada kasih setia dan rahmat Tuhan.

Rahmat dan kasih setia Tuhan itu pertama berarti yang menghidupkan; semua ada dan hidup karena kemurahan Tuhan.   

Kasih setia Tuhan yang terbesar adalah pengampunan yang diberikan kepada manusia setiap kali mereka datang membawa diri dan pertobatan mereka yang sungguh kepada Tuhan.

Jika sejak purbakala kasih Allah ada di tengah dunia dan orang sudah hidup untuk waktu yang lama dan belum menyadari rahmat dan kasih setia Tuhan, maka sia-sialah hidup yang telah dilaluinya itu.

2 Timotius 2:22
Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.
1 Dilihat