19 Juli 2026

RAHASIA AGUNG IBADAH KRISTEN

Minggu, 19 Juli 2026
Renungan Pagi 

1 Timotius 3:16
Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan."

RAHASIA AGUNG IBADAH KRISTEN 

Beribadah adalah perbuatan bakti kepada Tuhan, karena itu sering disebut kebaktian. Kebaktian yang dipahami sebagai liturgi yang harus maksimal sepertinya sering membuat orang jauh dari berbakti kepada Tuhan tetapi sedang bergulat dengan liturgi.

Jika liturgi ada yang salah, lalu pihak yang merasa tuan atas liturgi itu merasa kecewa dan ia menuntut supaya liturgi harus sesuai dengan kemauannya.

Rahasia ibadah Kristen yang disebutkan adalah bagaimana orang mendalami karya penyelamatan Allah di dalam Yesus Kristus.

Beberapa rahasia ibadah yang perlu dihayati adalah kerendahan hati dalam penampakan Allah di dalam rupa manusia yang bertentangan dengan manusia yang sering suka mengambil tempat Tuhan dalam kehidupan ini; kebenaran Tuhan Yesus itu ada dalam Roh Kudus tetapi sering orang tertentu mematok diri dan semua yang ada padanya sebagai kebenaran dan semua orang di luar garis itu adalah salah; Tuhan diangkat dalam kemuliaan adalah keadaan Ia kembali kepada Bapa sebagai yang telah melakukan tugasnya dengan setia dan bukan karena ia berdiri di depan sebagai tokoh sanjungan bagi seluruh manusia.

Rahasia agung ibadah Kristen adalah beribadah kepada Allah dengan sepenuhnya dan bukan sekedar untuk mempercantik diri demi kemuliaan di dunia ini.

Mazmur 111:1
Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.

18 Juli 2026

PERINTAH KEPADA MUSA

Sabtu, 18 Juli 2026
Renungan Pagi 

Yosua 14:5
Seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, demikianlah diperbuat oleh orang Israel dan dibagi-bagi merekalah negeri itu.

PERINTAH KEPADA MUSA

Perintah yang disampaikan Tuhan kepada Musa di padang gurun menjadi patokan bagi bangsa Israel untuk membagi-bagikan Tanah Kanaan di antara mereka.

Perintah kepada Musa bisa diabaikan ketika Tanah Kanaan dibagikan sebab Musa sudah tidak ada lagi. Tetapi bangsa Israel tetap taat kepada perintah Tuhan sebab ada kesadaran bahwa perintah Tuhan itu adalah kebaikan yang tidak tertandingi.

Pementingan diri sendiri menjadi tantangan pertama bagi bangsa Israel untuk mengambil seluas-luasnya wilayah demi kenyamanan dan kesenangan tetapi itu akan berisiko dalam kehidupan ini; menimbulkan kekacauan dan keresahan yang biasanya dijawab sewenang-wenang oleh mereka yang memiliki kekuasaan dan semakin tertindaslah orang kecil oleh tirani.

Bangsa Israel membagi-bagi Tanah Kanaan berarti bahwa mereka memakai pendekatan keluarga dan bukannya perebutan kekuasaan melalui jumlah suku yang banyak yang akan menang.

Wibawa Tuhan adalah sumber damai sejahtera bahkan di dalam hal yang berpotensi besar menyebabkan kekacauan.

Roma 15:13
Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.