12 Mei 2026

KASIH YANG NIKMAT

Selasa, 12 Mei 2026
Renungan Pagi 

Kidung Agung 4:10
Betapa nikmat kasihmu, dinda, pengantinku! Jauh lebih nikmat cintamu dari pada anggur, dan lebih harum bau minyakmu dari pada segala macam rempah. 

KASIH YANG NIKMAT

Lagu pengantin pria pada perkawinannya yang memuji kasih mempelai perempuan. Bukan sekedar verbalistik tetapi sesuatu yang sungguh-sungguh berasal dari hati.

Hubungan yang baik bukan karena setiap orang berusaha mencari pujian; melakukan yang terbaik hanya supaya dipuji tetapi ketika orang-orang bisa saling memuji (menghargai) satu dengan yang lain.

Pelajaran selanjutnya bahwa cinta itu untuk disampaikan tetapi terlebih untuk dirasakan; mungkin ada orang yang dikecewakan jika orang terlalu baik di mulut yang penuh cinta tetapi ternyata hidupnya bukanlah cinta; demikian juga cinta yang disampaikan melalui rasa bisa tidak diterima jika tidak diucapkan melalui kata-kata yang indah.

Anggur adalah lambang kesegaran dan orang yang mengalami cinta akan merasa lebih segar dan bahagia dalam kehidupan ini dibanding dengan pengaruh dari penyebab rasa bahagia lainnya Orang yang selalu memberi kasih akan bersinar dan orang yang selalu menuntut cinta atau kasih akan selalu murung karena merasa tidak dikasihi walau sebenarnya ia selalu dan sedang mengalami cinta yang besar.

Orang yang memiliki cinta yang besar itu akan seperti minyak yang lebih harum dari segala macam rempah. Cinta itu dirasakan dan berpengaruh baik bagi kehidupan.

Ibrani 13:16
Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.
1 Dilihat

11 Mei 2026

SOPAN DAN TERATUR

Senin, 11 Mei 2026
Renungan Pagi 

1 Korintus 14:40
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur. 

SOPAN DAN TERATUR

Sopan adalah tindakan, tutur kata, dan penampilan yang baik dan menyenangkan. Berbicara ramah itu sopan, bertindak gegabah itu tidak sopan, dan penampilan menunjukkan tingkat kesopanan seseorang.

Ukurannya bukan pada diri sendiri dan kesenangannya tapi pada etika dan tatanan hidup bersama. Semakin sopan orang dan masyarakatnya semakin bahagia kehidupan di dalamnya.

Sopan pasti teratur tetapi tidak semua yang teratur itu sopan. Kejahatan bisa berhasil karena dikerjakan secara teratur tetapi pada itu tidak sopan.

Manusia menjadi teratur bukan dalam artian menjadi satu warna tetapi bagaimana setiap orang dapat menemukan pertanda kehidupan yang baik dan benar pada setiap warna yang dijumpainya. Mengerjakan secara berurutan setiap pekerjaan menurut urutannya adalah tindakan sopan terbaik yang dimiliki oleh manusia.

Sopan dan teratur itu diberkati dengan damai sejahtera; dianugerahi hidup yang cerah seperti langit yang selalu diterangi oleh mentari dan menjadi indah oleh bintang dan rembulan di bayang-bayang gelap malam.

Mazmur 128:1
Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
1 Dilihat

FIRMAN ITU KEKAL

Minggu, 10 Mei 2026
Renungan Pagi 

Matius 24:35
Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

FIRMAN ITU KEKAL

Langit dan bumi akan berlalu dalam pengertian kefanaan manusia artinya bahwa akan ada masa di mana manusia tidak di bumi lagi dan tidak dipengaruhi oleh langit lagi sebab ia kembali menjadi debu.

Pada arti yang lebih luas alam semesta (langit dan bumi itu) tidak kekal, pada akhirnya akan hilang lenyap; dunia ini tidak dapat menjadi sandaran kekal bagi manusia, bahkan sandaran teguh saja tidak dapat diberikannya.

Sama seperti alam semesta adalah ciptaan yang fana, maka manusia yang diciptakan darinya juga adalah makhluk yang fana dan tidak dapat mengandalkan alam semesta untuk menunjang hidupnya menjadi kekal.

Dalam hidup di alam semesta ada yang kekal, yaitu perkataan Tuhan Allah (baca: Firman) sebab Allah yang mengatakannya adalah kekal. Perkataan Tuhan itu tidak akan berlalu walau segalanya termasuk hidup ini berlalu.

Orang yang mendasarkan hidupnya pada Firman tidak akan berlalu walau hidupnya berlalu, bahkan ketika langit dan bumi berlalu ia tetap bersama Allah yang perkataanNya tidak akan berlalu.

Yohanes 8:51
"... Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."
1 Dilihat