22 Juli 2026

AMIN UNTUK MEMULIAKAN ALLAH

Kamis, 23 Juli 2026
Renungan Pagi 

2 Korintus 1:20
Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.

AMIN UNTUK MEMULIAKAN ALLAH

Janji Allah adalah penyertaan Allah bagi umat manusia dan bagi umatNya bahkan bagi seluruh alam semesta yang bersifat kekal; dulu, sekarang, dan selama-lamanya. 

Bagi setiap pribadi, janji Allah adalah penyertaan seumur hidupnya. Allah memelihara, melindungi, dan memberkati umat manusia yang percaya dan berserah kepadanya.

Dasar kepercayaan akan janji Allah itu adalah bahwa semua janji Allah dipenuhi secara sempurna; dalam Kristus semua janji Allah adalah 'ya', terwujud dalam seluruh kehidupan dan perkaranya.

Amin, kata Ibrani (אָמֵן) yang berarti sungguh, benar, pasti, adalah pengakuan iman bahwa doa dikabulkan oleh Allah.

Amin adalah sebuah pengungkapan yang dimaksudkan untuk meneguhkan pemenuhan janji Allah sehingga itu pasti memiliki makna kemuliaan bagi Allah yang memberikan yang terbaik bagi yang percaya kepadaNya. Aminkan semua yang baik dan itu akan terjadi.

Kolose 1:10
sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah

21 Juli 2026

MELEMPARKAN MUTIARA KEPADA BABI

Rabu, 22 Juni 2026
Renungan Pagi 

Matius 7:6
"Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."

MELEMPARKAN MUTIARA KEPADA BABI

Perikop dengan hanya satu ayat dalam Alkitab (TB - 1974). Sebuah perintah yang penting untuk direnungkan sehingga perkara yang berharga itu tidak menjadi sia-sia.

Benda kudus bisa berupa barang atau makanan. Perintah untuk tidak diberikan kepada anjing adalah yang dalam bentuk barang. Anjing tidak akan bisa menerima atau menggunakan barang tersebut; dengan demikian, barang itu pada akhirnya menjadi sia-sia.

Apabila yang kudus dalam bentuk makanan itu diberikan kepada Anjing, maka itu bisa bermanfaat bagi anjing. Tetapi hal ini pun sebaiknya dipertimbangkan sebab yang kudus itu tidak diperuntukkan bagi anjing.

Mutiara tidak berharga bagi babi dan tidak ada gunanya memberikannya kepada babi. Melemparkan mutiara kepada babi menggambarkan hubungan yang keras antara babi dengan pemiliknya; kemarahan itu berakibat membuang mutiara (hidup yang berharga) jadi sesuatu yang hina (diinjak oleh babi itu), bahkan bisa menyebabkan kecelakaan akibat permusuhan (babi itu berbalik dan menggigit yang melemparnya).

Dalam pengertian lurus, memberi mutiara kepada babi bisa diartikan sebagai tindakan yang baik itu tidak akan berguna jika dilakukan kepada orang yang tidak menghargainya. Orang yang berharga adalah yang mampu melakukan hal-hal yang baik dan mampu memahami dengan baik serta menerima dengan baik segala sesuatu yang terjadi kepadanya.

Mazmur 37:16-17
Lebih baik yang sedikit pada orang benar dari pada yang berlimpah-limpah pada orang fasik; sebab lengan orang-orang fasik dipatahkan, tetapi TUHAN menopang orang-orang benar.