14 Agustus 2026

BERGERAK TIDAK PADA WAKTUNYA

Jumat, 14 Agustus 2026
Renungan Pagi 

Hosea 13:13
Sakit beranak mendahului kelahirannya, tetapi ia adalah seorang anak yang tidak bijaksana; sebab tidak pada waktunya ia bergerak, bila waktunya tiba, ia tidak mau keluar dari kandungan ibu.

BERGERAK TIDAK PADA WAKTUNYA

Manusia adalah makhluk hidup sehingga bergerak adalah ciri yang harus ada padanya sebagaimana itu adalah ciri setiap makhluk hidup.

Tidak bergerak berarti bukan manusia aktif (baca: malas) atau bahkan bisa dikira mati. Bergerak itu perlu untuk menandakan hidup dan bergeraklah yang menghidupkan.

Bergerak yang dilakukan jabang bayi pertanda waktu kelahirannya menyebabkan rasa sakit pada ibu yang akan melahirkan; tetapi jika itu bukan pada waktunya, maka itu hanyalah gerakan yang akan menyakiti.

Tidak mau keluar dari kandungan pada waktunya itu berisiko berat sebab bisa menyebabkan kematian bagi salah satu atau pada keduanya, baik anak yang di dalam kandungan maupun ibu yang mengandungnya.

Menjadi bijaksana adalah menyadari bagaimana bergerak sehingga kehidupan terbentuk karenanya. Atau kalau dibutuhkan, maka gerakan itu biarlah menyakitkan untuk melahirkan sesuatu yang baik dan bukan hanya untuk menyakiti dan tidak lahir sesuatu apa pun; penderitaan yang sia-sia.

2 Korintus 4:17
Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

13 Agustus 2026

KEGENTARAN YANG DARI ALLAH

Kamis, 13 Agustus 2026
Renungan Pagi 

1 Samuel 14:15
Lalu timbullah kegentaran di perkemahan, di padang dan di antara seluruh rakyat. Juga pasukan pengawal dan penjarah-penjarah itu gentar, dan bumi gemetar, sehingga menjadi kegentaran yang dari Allah.

KEGENTARAN YANG DARI ALLAH

Keadaan perang antara Israel dan Filistin yang dimenangkan oleh Filistin. 

Kekalahan Israel dipahami sebagai kesalahan Yonatan yang melanggar nazar Saul. Kesalahan yang terjadi di luar pengetahuan Yonatan.

Yonatan dan pasukannya dikalahkan dalam pertempuran sengit yang tidak seimbang dalam waktu sesaat saja.

Kekalahan itu menimbulkan kegentaran pada seluruh orang Israel, sebuah kegentaran yang digambarkan sama seperti kegentaran yang dari Allah.

Kegentaran kepada Allah adalah keadaan gentar yang sangat hebat sebab kemahakuasaan Allah yang tidak terbendung oleh apa pun.

Lebih baik menghadapi kegentaran yang dari manusia dari kegentaran yang dari Tahun tetapi manusia sering lebih lebih takut kepada sesamanya dari pada kepada Tuhan.

Mazmur 118:8
Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia.