23 Juni 2026

POHON KORMA DEBORA

Selasa, 23 Juni 2026
Renungan Pagi 

Hakim-hakim 4:5
Ia biasa duduk di bawah pohon korma Debora antara Rama dan Betel di pegunungan Efraim, dan orang Israel menghadap dia untuk berhakim kepadanya.

POHON KORMA DEBORA

Ini bukan soal varietas korma dan ada jenis yang dinamakan debora seperti mangga macam dan mangga madu yang sama-sama ada dalam varietas mangga.

Pohon korma Debora lebih pada penunjukan tempat di mana Debora sering melakukan tugasnya sebagaimana Yogyakarta dikenal sebagai kota pendidikan dan kota kebudayaan.

Pohon korma tempat Debora dipengaruhi oleh Debora tentu saja dalam hal baik yang dilakukan oleh Debora di sana. Pohon korma itu tetap pohon korma tetapi ia mendapat nama dari pengaruh baik dan kewibawaan orang yang melakukan kebaikan di bawahnya.

Orang Israel berhakim kepada Debora berarti bahwa hidupnya mempengaruhi pohon korma tempatnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, tidak usah ada tempat yang disebut dengan nama pribadi sebagai tanda pengaruh yang besar tetapi biarlah setiap orang memiliki pengaruh baik di mana pun dia berada.

Galatia 6:9
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
1 Dilihat

22 Juni 2026

SESUAI DENGAN YANG KULAKUKAN

Senin, 22 Juni 2026
Renungan Pagi

Hakim-Hakim 1:7
Kata Adoni-Bezek: "Ada tujuh puluh raja dengan terpotong ibu jari tangan dan kakinya memungut sisa-sisa makanan di bawah mejaku; sesuai dengan yang kulakukan itu, demikianlah dibalaskan Allah kepadaku." Kemudian ia dibawa ke Yerusalem dan mati di sana.

SESUAI DENGAN YANG KULAKUKAN

Petikan kisah ketika bangsa Israel memasuki Tanah Kanaan dan mengalahkan bangsa-bangsa yang menjadi penduduk asli untuk mereka duduki sebagai tanah perjanjian bagi mereka. Khusus dalam ayat ini dikisahkan ketika Bezek yang dipimpin oleh Adoni-Bezek dikalahkan oleh bani Yehuda.

Setiap kejadian bisa menjadi sarana perenungan diri, baik kejadian yang baik maupun kejadian yang buruk untuk 'menemukan diri' yang sesungguhnya di dalam segala yang terjadi di dunia ini.

Dipotong ibu jari kaki dan tangan adalah bentuk penyataan sebagai pihak yang dikalahkan; tampil aneh dan tak berdaya untuk berjalan dan tidak mampu untuk meraih sesuatu. Orang yang memotong jari tangan dan kakinya sendiri adalah kesalahan paling fatal yang pernah ada di dunia ini.

Orang yang melakukan kekerasan bisa mengalami kekerasan juga sebagai balasan dari yang dilakukannya dan jika hal itu terjadi, maka yang terjadi adalah penyesalan atas diri yang telah melakukan kejahatan dan harus menerima hal yang sama sebagai balasannya.

Orang yang melakukan tindakan yang baik bisa mengalami hal sial dan buruk tetapi ia akan terhibur dengan desau yang berat "Tapi tidak apa-apa, saya sudah melakukan yang baik dan yang benar." Jalan hidup manusia adalah perputaran antara susah dan senang tetapi sukacita tidak pernah hilang dari mereka yang selalu melakukan kebenaran.

Mikha 6:8 
"Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?"
1 Dilihat

MEMANDANG WAJAH TUHAN

Minggu, 21 Juni 2026
Renungan Pagi

Mazmur 11:7 
Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya.

MEMANDANG WAJAH TUHAN

Memandang wajah Tuhan mengingatkan tentang ucapan berkat di mana Allah memberkati umatNya dengan menyinari mereka dengan wajahNya dan menghadapkan wajahNya kepada mereka.

Memandang wajah Tuhan dari pihak manusia berarti menyambut dan mempersilahkan Tuhan masuk ke dalam kehidupan ini dan beperkara di dalamnya; memberkatinya setiap waktu.

Orang yang bisa memandang wajah Tuhan adalah mereka yang hatinya tulus seperti tulusnya hati Tuhan yang mengasihi umatNya.

Ayat ini dimulai dengan menyatakan sifat Allah yang adil dan mengasihi keadilan. Sifat seseorang menjadi penentu hal-hal yang dikasihinya. Orang jujur mencintai kejujuran, orang rendah hati mencintai penghargaan kepada orang lain sedangkan orang sombong mencari penghargaan bagi dirinya sendiri, orang baik mencintai kebaikan.

Orang yang bertemu Tuhan tetapi tidak mengasihi keadilan, kebaikan, kejujuran, keendahan hati, ketulusan, dan hal-hal baik lainnya, maka ia tidak akan memandang wajah Tuhan.


Filipi  4:8 
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
1 Dilihat