12 Februari 2026

MENASIHATI BIDAT

Kamis, 12 Februari 2026
Renungan Pagi 

Titus 3:10
Seorang bidat yang sudah satu dua kali kaunasihati, hendaklah engkau jauhi. 

MENASIHATI BIDAT

Bidat adalah orang yang mempunyai ajaran yang sesat. Tentu saja ajaran itu berasal dari pokok-pokok iman yang dipengaruhi oleh roh dunia.

Seorang bidat biasanya adalah orang pintar yang karena merasa hebat menempatkan dirinya di atas segala sesuatu, bahkan merasa lebih tinggi dari Tuhan.

Sebab berasal dari orang pintar, maka biasanya ajaran sesat, yang berasal dari bidat itu, susah untuk disadari oleh pengikutnya sebagai ajaran yang sesat.

Tanggung jawab hamba Tuhan (setiap orang bagi saudaranya di dalam Tuhan) adalah untuk tetap memberi nasihat; satu dua kali kepada seorang bidat. Jika tidak mau mendengar, maka ia dijauhi untuk ia menyadari bahwa ia telah menyebabkan kekacauan dan menyesalinya dan lalu Tuhan yang dimuliakan. Itu harapan persekutuan sebagai tubuh Kristus.

Hal terburuk adalah bahwa ketika dijauhi, maka bidat itu pergi dan meninggalkan persekutuan tetapi itu lebih baik dari pada tetap menjadi bagian tetapi menjangkiti seluruh tubuh dengan kesesatan.

Maleakhi 2:6
Pengajaran yang benar ada dalam mulutnya dan kecurangan tidak terdapat pada bibirnya. Dalam damai sejahtera dan kejujuran ia mengikuti Aku dan banyak orang dibuatnya berbalik dari pada kesalahan.
1 Dilihat

11 Februari 2026

RAMUAN TRADISIONAL UNTUK ASAM LAMBUNG

RAMUAN TRADISIONAL UNTUK ASAM LAMBUNG

Ramuan tradisional untuk asam lambung yang efektif umumnya berbahan dasar jahe, kunyit, madu, sereh, dan lidah buaya, yang berkhasiat meredakan peradangan, menurunkan asam, dan menenangkan perut. Konsumsi rutin seperti jahe hangat atau ramuan empon-empon dapat membantu mengurangi gejala maag dan GERD. 

Berikut adalah beberapa pilihan ramuan tradisional yang aman dikonsumsi:

Rebusan Jahe dan Madu: Jahe memiliki sifat gastroprotektif yang mencegah asam lambung naik dan melawan bakteri H. pylori. Jahe yang direbus, disaring, lalu ditambahkan madu dapat dikonsumsi 30 menit sebelum makan.

Air Kunyit: Mengandung kurkumin, zat antiinflamasi yang mengurangi peradangan pada lambung dan esofagus. Parutan kunyit dapat direbus atau diseduh air panas.

Ramuan Sereh, Pandan, dan Jahe: Rebusan ketiga bahan ini, ditambah sedikit madu, berkhasiat meredakan gejala GERD.
Jus Lidah Buaya: Gel lidah buaya murni (tanpa pemanis) membantu melapisi dinding lambung dan mengurangi rasa terbakar di dada.

Teh Chamomile: Memiliki sifat menenangkan dan antiinflamasi yang efektif mengurangi peradangan pada kerongkongan.

Air Kelapa Muda: Kandungan kalium dalam air kelapa membantu menyeimbangkan pH tubuh dan mengurangi keasaman lambung. 

Tips Tambahan:
Pisang dan Pepaya: Konsumsi buah-buahan ini untuk membantu meredakan nyeri ulu hati.

Kurangi Pemicu: Hindari makanan pedas, asam, kafein, dan cokelat saat asam lambung kambuh. 

Catatan: Ramuan ini bertujuan membantu meredakan gejala ringan. Jika gejala berlanjut atau parah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Sumber: google search 
1 Dilihat

ROTAN DI DALAM MULUT

Rabu, 11 Februari 2026
Renungan Pagi 

Amsal 14:3
Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya, tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya. 

ROTAN DI DALAM MULUT

Sampai ribuan tahun berlaku pepatah yang berbunyi di ujung rotan ada emas. Rotan adalah pendisiplinan termasuk termasuk melalui pukulan dengan menggunakan rotan. Emas adalah hidup yang diberkati.

Pada sisi yang berhimpit dengan rotan sebagai alat pendisiplinan tetapi tidak terlalu sebanding, rotan adalah pukulan penghukuman bagi yang bebal.

Rotan pendisiplinan itu bertujuan untuk memperbaiki kelakuan sedangkan rotan penghukuman itu tujuannya supaya orang jerah; syukur kalau yang dihukum itu menerima rotan penghukuman sebagai rotan pendisiplinan.

Orang yang berbicara bodoh, dan pastilah itu menandakan bahwa ia bodoh, dihukum sementara orang yang berbicara bijak itu dipeliharakan dan memelihara kehidupan.

Di dunia sekarang sebab zaman sudah menjadi di ujung rotan ada penjara tidak mudah lagi ditemui orang-orang yang diberkati karena memelihara kehidupan dengan bibirnya. Rumah dan kehidupan orang percaya tetap menjadi pembangun pribadi berkarakter baik.

Titus 2:7
dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu
1 Dilihat