15 Juli 2026

DALAM NAUNGAN ORANG YANG DIURAPI

Rabu, 15 Juli 2026
Renungan Pagi

Ratapan 4:20 
Orang yang diurapi TUHAN, nafas hidup kami, tertangkap dalam pelubang mereka, dia yang kami sangka: "Dalam naungannya kami akan hidup di antara bangsa-bangsa."

DALAM NAUNGAN ORANG YANG DIURAPI

Dalam budaya orang Israel ada tiga jabatan yang diurapi, yaitu Raja Nabi dan imam, dan yang melakukan pengurapan adalah nabi yang ditunjuk oleh Allah.

Tentu saja bahwa suara nabi ini adalah sebuah rasa penyesalan pada raja dan imam yang telah melakukan tugasnya dalam patokannya sendiri yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

Naungan adalah istilah yang mengisyaratkan bahwa pemimpin umat, orang yang diurapi itu, diharapkan menjadi perlindungan dari bahaya yang mengancam kehidupan. Bahaya terbesar bukanlah dari orang luar sebab itu memang akan selalu ada melainkan ketika tidak menjadikan Tuhan sebagai pelindung kehidupannya.

Pemimpin umat juga diharapkan membawa umat itu kepada keadaan yang disebut sebagai  hidup di antara bangsa-bangsa. Pengertian dalam istilah ini mengacu pada keadaan yang baik dan senang bagi semua orang secara ke dalam dan adanya hubungan yang baik dengan semua pihak sebab bangsa itu dipimpin untuk memiliki kasih yang akan memberinya tempat yang baik di antara bangsa-bangsa. Dalam kehidupan bangsa Israel, harapan ini kemudian harus menjadi ratapan nabi yang menyaksikan sendiri kekerasan hati para pemimpin yang telah mendengar tapi tidak memahami dan telah melihat tetapi tidak menyimak suara Allah tentang pertobatan.

Semua perenungan tengant orang yang diurapi Tuhan yang tidak melakukan tugasnya dengan baik mengingatkan pada perkara bahwa tanpa hubungan yang baik dengan semua orang yang dilandasi dengan kasih yang tulus, maka tidak akan ada damai sejahtera yang sesungguhnya dalam kehidupan.

Roma 8:14 
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

14 Juli 2026

BUKANKAH IA KECIL?

Selasa, 14 Juli 2026
Renungan Pagi

Amos 7:2-3
Ketika belalang mulai menghabisi tumbuh-tumbuhan di tanah, berkatalah aku: "Tuhan ALLAH, berikanlah kiranya pengampunan! Bagaimanakah Yakub dapat bertahan? Bukankah ia kecil?" Maka menyesallah TUHAN karena hal itu. "Itu tidak akan terjadi," firman TUHAN.

BUKANKAH IA KECIL?

Bangsa Israel itu kecil dalam lingkup luas geografinya jika dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain di sekitarnya; demikian juga jika dibandingkan dalam hal perlengkapan militer dan jumlah barisan tentaranya.

Dalam hal ketaatan kepada Tuhan pun, Israel itu 'kecil' sebab mereka yang memiliki status sebagai bangsa pilihan TUHAN tidak mampu mempertahankan status mereka yang istimewa itu.

Belalang yang menghabisi tumbuh-tumbuhan di tanah itu adalah penglihatan yang disaksikan oleh nabi Amos tentang penghukuman yang akan dialami oleh Israel untuk membinasakan mereka. Pada satu sisi memperlihatkan kerapuhan manusia pada satu sisi yang bisa dimusnahkan hanya dengan belalang dan betapa hebatnya kuasa Allah pada sisi lain yang dapat menghukum sampai binasa sebuah bangsa hanya dengan menggunakan belalang.

Amos mengatakan tentang bangsa Israel sebagai yang kecil untuk membuat Tuhan menyatakan kasih-Nya kepada mereka dan Allah kemudian menyesal untuk  malapetaka yang dirancangkan bagi orang Israel.

Pengungkapan diri sebagai yang kecil di hadapan Allah adalah sikap yang diberkati dengan anugerah yang besar dari Tuhan, yaitu keselamatan yang dari Tuhan. Orang kecil yang membusungkan dada hanya akan binasa bahkan dengan hembusan napas Allah saja.

Yakobus 4:10 
Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.