Renungan Pagi
Amsal 15:33
Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan.
DIDIKAN MENDATANGKAN HIKMAT
Kata didik bisa berarti cara dan upaya untuk membentuk karakter seseorang berdasarkan pengetahuan dan komitmen yang ditanamkan ke dalam sanubari manusia. Demikian ada istilah didikan militer, didikan keras, didikan yang baik, dan lainnya.
Pendidikan bisa dinyatakan tamat atas dasar lamanya waktu belajar dan standar nilai yang diperoleh atau berdasarkan tingkat kemampuan yang dicapai tetvapi pendidikan itu adalah proses yang terus berjalan.
Takut akan TUHAN itu adalah pendidikan, bukan keadaan yang ada pada seseorang secara otomatis karena faktor-faktor tertentu terkait dengan keberadaan di sekitarnya; anak dalam keluarga rohaniwan belum tentu mengerti hal-hal kerohanian.
Hasil pendidikan tentang takut akan TUHAN adalah ketika orang menjadi berhikmat, tahu mengambil keputusan yang baik dan benar serta melakukannya dengan cara yang santun dan cekatan.
Sepaket dengan berhikmat, orang yang memahami didikan takut akan TUHAN itu akan selalu bersikap rendah hati sehingga menjadi orang terhormat dan bukannya menjadi orang yang gila hormat sehingga kehadirannya selalu mengacaukan kehidupan bersama.
1 Korintus 3:18
Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.