Renungan Pagi
Matius 23:25-26
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.
Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.
BERSIH DARI DALAM
Manusia membutuhkan standar kebersihan sebagai proteksi kehidupan. Semua wadah untuk makan dan minum bersih supaya orang tetap sehat.
Tetapi pada sisi lain, bahan yang akan dimasukkan ke suatu wadah seharusnya bersih. Makanan tidak sehat yang dimakan dari wadah yang sehat tetap membuat sakit.
Bagian dalam yang kotor bukan soal bagian yang tidak dibersihkan tetapi diisi dengan makanan atau minuman yang salah. Bukan cawan yang kotor yang menajiskan (sakit rohani) tetapi hidup yang kotor yang menajiskan kehidupan.
Hidup yang dibersihkan dari luar dengan penampakan yang sesuai dengan budaya atau agama secara leterlek tetapi tidak diresapi dengan jiwa yang bersih tidak akan dapat membuat hidup ini bersih.
Jiwa yang bersih dari dalam akan membersihkan hidup ini yang oleh keterbatasannya dalam berbagai hal selalu terancam oleh kesalahan; tetapi semoga bukan dosa yang sengaja yang harus dibersihkan.
Mazmur 51:4
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!