26 Februari 2026

CAWAN PENGUJIAN DIRI

Kamis, 26 Februari 2026
Renungan Pagi

1 Korintus 11:28 
Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu.

CAWAN PENGUJIAN DIRI

Perjamuan Kudus adalah sarana untuk mengenang dan memahami serta memaknai penderitaan Kristus di dunia ini. Penderitaan yang tidak demi kepentinganNya tetapi karena kasih yang tulus kepada manusia.

Perjamuan Kudus adalah pemberitaan tentang kematian Kristus yang akan terus dilakukan sampai pada kedatangan Kristus untuk kali yang kedua. Roti adalah lambang tubuh Kristus yang telah menderita di kayu salib dan anggur adalah lambang darah Kristus yang telah tercurah untuk menebus manusia.

Menguji diri sebelum makan roti dan minum cawan adalah untuk memastikan bahwa tidak ada kekerasan hati yang tidak dibuang dari kehidupan ini; yaitu dengan sengaja terus melakukan 'dosa' yang ada pada dirinya.

Manusia tidak ada yang sempurna yang melakukan segala sesuatu tanpa kekurangan dan kesalahan. Setiap perkara hidup manusia dibayang-bayangi oleh dosa tetapi setiap orang yang datang kepada Tuhan akan diberi pengampunan.

Makan roti dan minum cawan Perjamuan Kudus adalah simbol kesediaan untuk mengambil bagian dalam penderitaan Kristus untuk memenangkan dunia dari kuasa dosa.

Yohanes 6:56 
Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.
1 Dilihat

25 Februari 2026

MENGUJI KEGIRANGAN

Rabu, 25 Februari 2026
Renungan Pagi 

Pengkhotbah 2:1
Aku berkata dalam hati: "Mari, aku hendak menguji kegirangan! Nikmatilah kesenangan! Tetapi lihat, juga itu pun sia-sia."

MENGUJI KEGIRANGAN

Kegirangan berarti segala sesuatu yang terkait dengan girang. Mengujinya adalah memberi penilaian dan pemaknaan atasnya.

Bolehkah bergirang atau tidak adalah satu hal yang harus diputuskan tentang kegirangan itu dan jawabannya adalah 'juga itu pun sia-sia'.

Kegirangan itu sangat tergantung pada situasi yang menyenangkan bahkan sangat menyenangkan sehingga orang sering salah bertindak terkait dengan kegirangan yang dialaminya. Banyak kejadian di mana orang mengalami musibah karena ia terlalu girang.

Hal yang penting diingat dan dipedomani supaya kegirangan jangan menjadi sia-sia adalah bahwa orang selalu berupaya tetap tenang dan berpikir sebelum bertindak bahkan ketika mengalami kegirangan.

Hidup ini perlu kegirangan bukan terutama untuk dirasakan tetapi untuk diberikan kepada orang lain supaya kegirangan itu menjadi berkat bagi umat Tuhan.

Nehemia 8:11b 
"... Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!"

1 Dilihat

24 Februari 2026

TIDAK MEMBUKA PINTU GERBANG

Selasa, 24 Februari 2026
Renungan Pagi 

Kisah Para Rasul 12:14
Ia terus mengenal suara Petrus, tetapi karena girangnya ia tidak membuka pintu gerbang itu dan segera masuk ke dalam untuk memberitahukan, bahwa Petrus ada di depan pintu gerbang.

TIDAK MEMBUKA PINTU GERBANG

Girang, gembira karena hal menyenangkan, itu baik. Lebih baik dari orang yang selalu dingin untuk setiap perkara. Orang yang selalu dongkol atas setiap perkara adalah orang yang hidupnya tidak akan pernah bahagia.

Girang menimbulkan reaksi spontan sama seperti anak yang melompat-lompat atau langsung memeluk papa atau mamanya yang baru sampai ke rumah. Hal yang tidak salah adalah orang yang menangis ketika orang yang disayanginya sampai ke rumah.

Sikap spontanitas karena girang sering menjadi cara orang untuk menipu orang lain sehingga sangat dirugikan; untuk mendapatkan hadiah dalam jumlah sangat besar, maka harus membayar dalam besaran tertentu yang setelah pembayaran dilakukan hadiahnya ternyata tidak ada.

Tindakan Rode yang girang yang mendengar dan mengenali suara Petrus yang mereka tahunya ada di dalam penjara ternyata ada di depan pintu adalah pergi melapor dan membiarkan Petrus berada di luar.

Sadarlah selalu bahwa bergirang itu baik tetapi sadarlah selalu untuk mengambil tindakan yang benar dalam setiap kegirangan dan bukannya dirugikan karena kegirangan semu.

Filipi 4:4
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!
1 Dilihat