Selasa. 5 Januari 2026
Renungan Pagi
Matius 15:11
"Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."
KELUAR DARI MULUT
Sering terjadi salah pemahaman atas ayat ini di mana orang mengatakan bahwa makanan yang menyebabkan muntah ketika dimakan, maka makanan itu haram bagi orang yang memuntahkannya ketika dimakan. Pada sisi tertentu ada benarnya, tidak makan makanan yang tidak sesuai dengan tubuh, tetapi pada sisi pemahaman itu belum sampai.
Kesalahpahaman terhadap ayat ini terjadi karena yang keluar dari mulut dipertentangkan dengan yang masuk ke dalam mulut yang sudah pasti berarti sesuatu yang dimakan, sehingga yang keluar dari mulut itu langsung disamakan dengan makanan yang dimuntahkan.
Kesalahan memahaminya yang selanjutnya adalah orang tidak memperhatikan bahwa yang menjadi najis itu bukanlah pada yang masuk atau yang keluar dari mulut melainkan orang. Dengan kata lain, yang keluar dari mulut itu bukanlah tentang makanan tetapi tentang kata-kata yang keluar dari yang didengarkan oleh Tuhan dan sesama.
Kata-kata yang keluar dari mulut itu sering kedengaran baik bahkan sangat baik tetapi sesungguhnya itu hanyalah untuk menutupi kebusukannya, sebab orang yang suka berkelit itu semakin bersalah oleh perkataannya yang mencari pembenaran atas kesalahannya.
Perkataan yang keluar dari mulut seseorang itulah yang menajiskan orang, baik dirinya sendiri maupun orang lain ialah ketika ia dengan kata-kata yang kasar merusakkan hubungan yang baik antar sesama. Sesuatu yang najis yang keluar dari mulut itu adalah penunjuk tentang hatinya yang najis.
Efesus 4:29
Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar