14 Januari 2026

MEMAHAMI HAKIKAT ALLAH

Rabu, Januari 14 Januari 2026
Renungan Pagi

Ayub 11:7-8
Dapatkah engkau memahami hakekat Allah, menyelami batas-batas kekuasaan Yang Mahakuasa? Tingginya seperti langit apa yang dapat kaulakukan? Dalamnya melebihi dunia orang mati apa yang dapat kauketahui?

MEMAHAMI HAKIKAT ALLAH

Hakikat adalah keadaan sesungguhnya dari sesuatu. Hakikat adalah keadaan dasar yang kemudian bisa tertindis oleh hal lain atau dikaburkan oleh hal-hal yang lain sehingga menjadi kabur dan salah dipahami. Hakikat Allah biasanya dipertanyakan oleh manusia terkait dengan batas-batas kekuasaanNya.

Allah pada hakikatNya adalah Sang Pencipta. Segala sesuatu (entire - alam semesta) menjadi ada karena kuasa dan kebesaranNya. Dalam hakikat Allah yang tidak terbatas itulah terdapat hakikat manusia yang terbatas tetapi tidak terungkap sepenuhnya. 

Hakikat Allah yang setinggi langit adalah peringatan bahwa tidak ada yang dapat dilakukan manusia untuk meniadakan Allah dalam kehidupan ini. Langit hanyalah batas pandangan manusia sedangkan Allah lebih dari itu. Tidak akan ada orang yang mampu mengatakan siapa Allah yang susungguhnya.

Hakikat Allah yang lebih dalam dari dunia orang mati mau mengatakan bahwa tidak ada yang bisa dilakukan oleh manusia untuk mengecilkan kuasa Allah atau mengatur kehendak Allah sebab pengetahuan manusia tidak akan pernah menjawab hakikat Allah yang sesungguhnya.

Kekuasaan Allah adalah tiada batas dan tidak akan dijangkau oleh pengetahuan manusia yang terbatas. Hanya belajarlah untuk berada di dalam wibawa kuasa itu sebab di dalam hakikat Allah-lah ada hakikat segala sesuatu.

Roma 11:36
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat