17 Februari 2026

MAKAN ROTI DENGAN SUKARIA

Senin, 16 Februari 2026
Renungan Pagi 

Pengkhotbah 9:7
Mari, makanlah rotimu dengan sukaria, dan minumlah anggurmu dengan hati yang senang, karena Allah sudah lama berkenan akan perbuatanmu.

MAKAN ROTI DENGAN SUKARIA

Makan adalah kebutuhan pokok manusia. Kemampuan untuk menyediakan makan yang cukup dan baik senantiasa membuat orang dinilai sebagai sejahtera dalam kadar bertingkat menurut ukuran manusia.

Suasana makan yang tidak bersukaria adalah makan dalam keadaan tertekan; tidak dipenuhi dengan sejahtera.

Makan dalam suasana tertekan disebabkan oleh karena jumlah yang tidak cukup sehingga harus selesai makan sebelum kenyang.

Penyebab lain suasana makan yang tidak sejahtera adalah hubungan yang kacau dengan sesama; rumah tangga yang retak dan kekerasan, dominasi pihak tertentu, serta penindasan dalam berbagai bentuk.

Makan roti bersukaria dilandasi oleh perbuatan yang baik; bukan berbuat baik langsung bersukaria melainkan yang sudah lama berbuat baik -- terus-menerus berbuat baik. Terus berbuat baik itu diberkati mendatangkan makan yang baik dan suasana makan yang bersukaria.

Ulangan 12:7
Di sanalah kamu makan di hadapan TUHAN, Allahmu, dan bersukaria, kamu dan seisi rumahmu, karena dalam segala usahamu engkau diberkati oleh TUHAN, Allahmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat