03 Mei 2026

BERPUASA, MENANGIS, DAN MENGADUH

Minggu, 3 Mei 2026
Renungan Pagi 

Yoel 2:12
"Tetapi sekarang juga," demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh." 

BERPUASA, MENANGIS, DAN MENGADUH

Panggilan utamanya adalah berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati. Itu menandakan dua hal yang bisa terjadi dalam kehidupan umat Israel sebagai umat Tuhan: pertama, mereka beribadah kepada Tuhan tetapi tidak sepenuh hati dan kedua, mereka memang tidak lagi terpaut kepada Tuhan sama sekali.

Menangis adalah tindakan untuk menyatakan kesedihan sebab sesungguhnya mereka sedang dalam kondisi yang menyedihkan tetapi tidak menyadarinya.

Berpuasa adalah menahan diri dari makan untuk menyadari bahwa hidup ini perlu bergantung hidupnya pada Allah yang adalah sumber makanannya. 

Mengaduh adalah ekspresi untuk mengungkapkan rasa sakit. Tetapi ada orang yang sudah tidak peka lagi pada rasa sakit karena dia sudah terbiasa dan dengan demikian juga tidak merasa peka lagi untuk menyakiti orang lain.

Sadar diri adalah obat iman yang paling baik atau biarkan saja hidup terus sedih, lapar, dan sakit rohani itu menjadi kanker yang menggerogoti hidup berimanmu.

Yakobus 4:9
Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat