Mazmur 37:25-26
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.
PEMUDA ADALAH SAKSI DAN AKTOR
Pertama, hidup adalah perguliran waktu yang di dalamnya setiap orang bertumbuh, beraktivitas, dan berinteraksi. Semula yang lemah, bahkan dimulai dari bayi yang rentan, dan terus bertumbuh sampai menjadi orang dewasa.
Dalam pertumbuhan manusia, ia berubah dari diperhatikan, dikasihi, dan dirawat menjadi pribadi yang memperhatikan, mengasihi, dan merawat; menerima dan memahami bahwa kedua sisi itu dibutuhkan oleh manusia. Orang yang hanya mau dikasihi terus tanpa mau mengasihi, walau umurnya bukan kategori anak lagi, adalah orang yang kekanak-kanakan.
Kedua, pemuda adalah masa berperan aktif dan bukan masa persiapan untuk menjadi pribadi yang diharapkan pada masa depan. Satu tanggung jawab pemuda adalah untuk menyaksikan dan menghidupi standar kehidupan iman dalam pernyataan 'tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan'.
Peran pemuda adalah menggunakan kemampuan analisisnya untuk 'melihat' kehidupan dan menemukan kehidupan yang benar dan baik untuk dihidupi serta memperkenalkannya untuk juga dihidupi oleh setiap orang; pemuda adalah saksi.
Pemuda terpanggil untuk menjadi orang benar sehingga ia menjadi aktor yang memperbaiki tatanan kehidupan sosial sebab kehidupan rohaninya selalu pada jalur yang benar, yaitu dalam berkat Tuhan. Tidak ditinggalkan memiliki pengertian bahwa orang benar itu selalu ditolong oleh orang-orang dan disertai oleh Tuhan dalam seluruh perkara kehidupannya.
Ketiga, manusia itu tidak untuk meminta tetapi untuk menjadi berkat. Manusia tidak untuk 'tergantung' tetapi menjadi mandiri dan mampu mengurus dirinya sendiri; lebih dari itu menjadi orang yang kehadirannya berguna bagi kehidupan.
Memberi pinjaman tidak harus dipahami sebagai sinyalemen bisnis untuk mencari keuntungan tetapi kesediaan untuk menolong orang lain jika pertolongan itu belum bisa diberikan sebagai bantuan langsung. Jika belum mampu memberi pertolongan langsung dalam bentuk tunai, paling tidak, orang berusaha untuk menunda gerak majunya untuk membantu menggandeng mereka yang masih membutuhkan dukungan. Gerak maju itu akan dilanjutkan bersama setelah semua sudah bisa melangkah dan yang ditolong itu sadar untuk melangkah ganda bagi teman yang telah membantunya. Nilai akhir untuk dicapai bersama adalah menjadi berkat.
Paling terakhir, keempat, pemuda itu akan menjadi tua tetapi semangatnya harus tetap sama bahwa ia menjadi saksi dan aktor dari kenyataan 'tidak pernah orang benar itu ditinggalkan' terutama oleh Sang Pemilik Kehidupan.
Terpujilah kasih Allah yang tidak berkesudahan di dalam Tuhan Yesus Kristus.
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar