Minggu, 16 Februari 2025
Renungan Pagi
Efesus 5:1-2
Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.
ANAK KEKASIH ALLAH
Anak Allah yang dikasihi Allah itu adalah anak yang penurut pada kehendak Allah. Sebab anak yang tidak penurut tetap anak tetapi ia tidak memberi sukacita kepada orangtuanya dan ia akan sama seperti orang lain saja bahkan lebih rendah dari orang lain bagi orang tuanya.
Teladan utama orang dalam nilai kehidupan yang dijalaninya adalah hidup orang tuanya; buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Orangtua yang baik mewariskan yang baik bagi keturunannya.
Hidup dalam kasih adalah panggilan untuk dalam segala perkara mengarahkan hati meneladani karya Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus yang telah menyatakan kasih yang besar bagi manusia; Dia datang menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia.
Kristus menyerahkan diri-Nya bukan hanya untuk meolong manusia yang lemah untuk dibantu mengangkat bebannya melainkan menderita dan mati untuk menghidupkan manusia itu dalam kehidupan yang bermakna.
Persembahan yang harum kepada Allah adalah dengan menjadi anak kekasih Allah yang meniru ketaatan Kristus Allah yang karena kasih-Nya sehingga Ia rela menderita dan mati bagi manusia.
MAzmur 143:10
Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Allahku! Kiranya Roh-Mu yang baik itu menuntun aku di tanah yang rata!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar