Selasa, 1 September 2026
Renungan Pagi
Yehezkiel 19:6
Anaknya ini berjalan-jalan di antara kawanan singa, ia menjadi seekor singa muda; ia belajar menerkam, malah manusia ditelannya.
ANAK SINGA. MUDA
Kisah tentang Israel yang diperintah oleh raja-raja yang tiran. Melakukan segala sesuatu seturut maunya sendiri dengan mengandalkan diri pada kekuatannya, tanpa mempedulikan sesama.
Singa muda adalah lambang kekuatan untuk melakukan dan menjalani kehidupan agar ia memimpin kawanan singa itu menemukan makan dan bertumbuh bersama dengan semua kawanan singa. Belajar menerkam adalah gambaran bahwa kekuatan yang ada padanya dipergunakan untuk melukai orang sesuka hatinya.
Singa menelan manusia adalah lambang kesewenang-wenangan yang ditolak oleh Tuhan. Kekerasan kepada sesama adalah bentuk pemberontakan kepada kehendak Allah.
Pengutusan Tuhan menjadi raja bagi umatNya adalah agar ia mempertahankan dan membela umat Allah dalam kekuatan Allah. Seluruh jabatan yang dipercayakan Allah adalah untuk melayani sesama dengan maksud untuk berjalan bersama dengan mereka menemukan kehidupan; jangan menjadi singa yang berjalan-jalan di antara kawanannya sebagai simbol kekerasan dan penyalahgunaan kekuasaan.
Manusia diutus untuk menikmati damai sejahtera dan mengupayakan damai sejahtera bagi semua orang. Orang yang mengupayakan damai diberkati dengan sukacita.
Kolose 3:15
Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.