09 Oktober 2026

MENUBUATKAN KEBAIKAN

Jumat, 9 Oktober 2026
Renungan Pagi 

2 Tawarikh 18:7
Jawab raja Israel kepada Yosafat: "Masih ada seorang lagi yang dengan perantaraannya dapat diminta petunjuk TUHAN. Tetapi aku membenci dia, sebab tidak pernah ia menubuatkan yang baik tentang aku, melainkan selalu malapetaka. Orang itu ialah Mikha bin Yimla." Kata Yosafat: "Janganlah raja berkata demikian."

MENUBUATKAN KEBAIKAN

Empat ratus nabi telah bernubuat yang baik bagi Ahab, raja Israel, tetapi Yosafat, Raja Yehuda, menanyakan nabi dengan 'suara TUHAN'.

Nubuat kecelakaan dari Mikha bagi Ahab bukanlah nubuat yang berdasarkan keinginan (apa lagi oleh dendam) Mikha melainkan cerminan hidup raja Ahab yang jauh dari Tuhan.

Sanggahan raja Yehuda, Yosafat, "Janganlah raja berkata demikian." adalah peringatan bahwa nubuat itu bukanlah untuk menyenangkan hati tetapi untuk mendapatkan kebenaran.

Nubuat kebaikan dari nabi-nabinya tidak menjadi kenyataan bagi Ahab. Ia mati karena jauh dari Tuhan dan karena ia menutup hatinya pada kebenaran demi nubuat kebaikan.

Nubuat kebenaran bagi mereka yang hanya mau bersandar pada dirinya sendiri tidak akan pernah memberikan sesuatu yang baik selain dari kekerasan hatinya untuk berakhir buruk sama sekali.

Amsal 11:19
Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar