02 November 2026

SUNGGUH-SUNGGUH BERUSAHA

Senin, 2 November 2026
Renungan Pagi 

Titus 3:8
Perkataan ini benar dan aku mau supaya engkau dengan yakin menguatkannya, agar mereka yang sudah percaya kepada Allah sungguh-sungguh berusaha melakukan pekerjaan yang baik. Itulah yang baik dan berguna bagi manusia.

SUNGGUH-SUNGGUH BERUSAHA

Titus disuruh untuk menguatkannya; itu berarti bahwa banyak orang lemah dalam melakukan perbuatan baik; tidak dalam pemahaman dan semangat yang benar.

Perbuatan baik itu adalah ciri hidup orang yang sudah percaya kepada Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus. Jika orang percaya belum menghidupi perbuatan baik itu, maka berarti bahwa hidupnya masih sungguh-sungguh harus belajar untuk melakukannya.

Ada pola pembiasaan; jika sudah dimulai dari berusaha sungguh-sungguh, maka lama kelamaan itu sudah menjadi hal yang ada dan bukan untuk diusahakan lagi.

Pekerjaan itu banyak dan setiap pekerjaan bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Pastikan untuk mengerjakan pekerjaan yang baik dengan cara yang baik juga. Melakukan sesuatu yang baik dengan cara yang buruk sudah merupakan kesalahan, apalagi hal buruk yang dilindungi dengan topeng kebaikan itu adalah pelanggaran besar.

Perbuatan baik yang sungguh-sungguh itu adalah perkara yang dinilai sebagai yang baik dan berguna bagi manusia. Kemunafikan dan kekerasan hanya akan mengacaukan segalanya.

Yakobus 4:17
Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. 

MENDEKAT KE KEMAH SUCI TUHAN

Minggu, 1 November 2026
Renungan Pagi 

Bilangan 17:12-13
Tetapi orang Israel berkata kepada Musa: "Sesungguhnya kami akan mati, kami akan binasa, kami semuanya akan binasa. Siapa pun juga yang mendekat ke Kemah Suci TUHAN, niscayalah ia akan mati. Haruskah kami habis binasa?"

MENDEKAT KE KEMAH SUCI TUHAN

Kisah sedih setelah Korah dan orang-orang yang haus kehormatan dengan maksud merampas tugas keimaman dihukum Tuhan tertelan hidup-hidup oleh bumi yang menganga di bawahnya.

Orang-orang Israel yang melihat ini kemudian menjadi takut dan gelisah dan menuduh Musa dan Harun sebagai pembunuh sehingga mereka dikena tulah yang mematikan.

Musa melakukan tindakan penyelamatan yang diperintahkannya untuk dilakukan oleh Harun yang membuat tulah itu berhenti; keadaannya disebutkan sebagai Harun berdiri di antara mayat orang meninggal dan orang yang masih ketika Tuhan tulah itu mulai berhenti dan bahwa tulah itu berhenti sepenuhnya setelah Harun sampai lagi ke Kemah Suci.

Bangsa Israel yang melihat perkara yang membinasakan ratusan ribu orang menjadi mati membuat mereka menyimpulkan bahwa mendekat ke Kemah Suci Tuhan akan mati.

Bait Suci adalah tempat untuk bertemu Tuhan dan memperoleh kemuliaan bukannya tempat berebut kekuasaan dan kehormatan sehingga kehancuran tiba; Kemah Suci adalah tempat untuk menjalin hubungan yang baik dengan sesama dan bukan untuk saling menuduh dan dihukum karena itu.

Matius 5:23-24 (TB)  
Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.