02 Oktober 2026

PERTANDA KESELAMATAN

Jumat, 2 Oktober 2026
Renungan Pagi 

Hosea 1:10
Tetapi kelak, jumlah orang Israel akan seperti pasir laut, yang tidak dapat ditakar dan tidak dapat dihitung. Dan di tempat di mana dikatakan kepada mereka: "Kamu ini bukanlah umat-Ku," akan dikatakan kepada mereka: "Anak-anak Allah yang hidup." 

PERTANDA KESELAMATAN

Keselamatan yang dijanjikan kepada Israel adalah pemulihan keadaan hidup ditandai dengan dua hal, yaitu: 1. Jumlah yang tidak dapat dihitung,  dan  2. Pengakuan sebagai Anak-anak Allah yang hidup.

Jumlah yang tidak bisa dihitung adalah kenyataan bahwa keselamatan itu selalu merupakan perjuangan bersama dan tidak ada orang yang bisa berjuang dengan kekuatannya sendiri.

Kekuatan dalam jumlah yang banyak itu besar dan jika itu adalah komunitas yang diberkati, maka di sanalah keselamatan itu. Tentu bukan jumlah banyak yang menyelamatkan tetapi berkat Allah yang membuat jadi banyak bisa menjadi pertanda keselamatan.

Anak-anak Allah yang hidup adalah status yang bukan pasif tetapi aktif. Allah yang hidup mengaruniakan hidup kepada anak-anak-Nya (bangsa atau umat kepunyaan Allah) sehingga mereka hidup dalam nilai arti hidup yang sesungguhnya, yakni menghidupi hidup pemberian Allah untuk kembali kepadaNya membawa selamat pemberianNya.

Keselamatan bangsa Israel adalah bentuk perubahan status dari 'kamu bukan umatKu' menjadi 'Anak-anak Allah yang hidup' memberi peringatan bahwa perubahan pola hidup dari pribadi dan sosial bisa menjadi titik awal keselamatan.

Titus 2:12
Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini

01 Oktober 2026

SATU DARI SEMBILAN

Kamis, 1 Oktober 2026
Renungan Pagi 

Kejadian 37:26-27
Lalu kata Yehuda kepada saudara-saudaranya itu: "Apakah untungnya kalau kita membunuh adik kita itu dan menyembunyikan darahnya? Marilah kita jual dia kepada orang Ismael ini, tetapi janganlah kita apa-apakan dia, karena ia saudara kita, darah daging kita." Dan saudara-saudaranya mendengarkan perkataannya itu.

SATU DARI SEMBILAN

Sepuluh bersaudara menggembalakan kambing domba milik ayah mereka. Saudara mereka, anak yang kesebelas, datang kepada mereka untuk mencari tahu keadaan sepuluh orang saudaranya itu.

Mereka melihat saudara mereka dari jauh dan menyusun rencana untuk membunuh saudaranya itu. Saudara yang mereka benci karena mimpi-mimpinya yang mengatakan bahwa ia akan disembah oleh kesepuluh saudaranya.

Sepuluh menjadi sembilan sebab si sulung menyuarakan untuk 'tidak mengapa-apakan adik mereka yang rencana penyelamatan sepenuhnya adalah dengan siasat melemparkan adik mereka ke sumur.

Suara yang sama, yakni 'tidak mengapa-apakan' adik mereka muncul ditambah dengan nilai keuntungan sehingga menjadi saran untuk menjual adik mereka. Entah, apakah memahami maksud si sulung atau tidak, tetapi Yehuda mengusulkan sesuatu yang didengarkan oleh saudara-saudaranya.

Suara 'the lesser of two evil' - 'yang terbaik di antara yang buruk' saja bisa didengarkan, maka itu adalah undangan untuk membuka hati dan melakukan pilihan 'best of the best'; orang hebat adalah mereka yang selalu menyuarakan dan melakukan yang terbaik.

2 Timotius 2:14
Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan sungguh-sungguh kepada mereka di hadapan Allah, agar jangan mereka bersilat kata, karena hal itu sama sekali tidak berguna, malah mengacaukan orang yang mendengarnya.