28 Maret 2026

TIMBUNAN BATU DI ALUR-ALUR LADANG

Minggu, 29 Maret 2026
Renungan pagi 

Hosea 12:12
Bila di Gilead ada kejahatan, maka mereka menjadi kesia-siaan belaka; di Gilgal mereka mempersembahkan lembu-lembu jantan, maka mezbah-mezbah mereka juga menjadi seperti timbunan batu di alur-alur ladang. 

TIMBUNAN BATU DI ALUR-ALUR LADANG

Gilead adalah daerah di sebelah timur sungai Yordan sedangkan di sebelah selatan ada Gilgal yang adalah daerah kecil di sebelah barat sungai Yordan dekat laut mati.

Gilead menjadi kesia-siaan karena kejahatan mereka bukanlah bagi mereka sendiri tetapi bagi seluruh bangsa Israel. Cela dan noda bagian dari bangsa merusakkan seluruh bangsa tanpa dibatasi oleh batas-batas teritorial alami seperti sungai Yordan.

Persembahan lembu-lembu jantan di atas mezbah di Gilgal bukanlah persembahan kepada Tuhan tetapi ibadah penyembahan berhala. Timbunan batu di alur-alur ladang adalah gambaran tentang banyaknya sesembahan yang dilayani oleh bangsa Israel; dan itu adalah noda kerohanian di tengah-tengah umat pilihan Tuhan.

Ladang seharusnya dibersihkan dari batu-batu tetapi bagi yang menyembah berhala, mereka mengotori ladangnya dengan timbunan batu di setiap alur ladangnya. Orang yang hatinya tidak setia kepada Tuhan pekerjaannya tidak bersih dan tidak memberi hasil yang maksimal; bahkan jika hasilnya baik dan banyak sekalipun tetapi hatinya ternoda.

Bersihkanlah hatimu, jangan melupakan Allahmu bahkan dengan mengabaikanNya saja dengan tidak beribadah kepadaNya berarti kamu sudah mempertuhankan dirimu sendiri; itu pun sudah menjadi timbunan batu di alur-alur ladang-ladang.

1 Samuel 12:24
Hanya takutlah akan TUHAN dan setialah beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu, sebab ketahuilah, betapa besarnya hal-hal yang dilakukan-Nya di antara kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat