24 Februari 2026

HATI YANG PUAS DI TANAH KERING

Senin, 23 Februari 2026
Renungan Pagi 

Yesaya 58:11
TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. 

HATI YANG PUAS DI TANAH KERING

Jiwa dan raga ada dalam hubungan saling terkait dan saling tergantung. Jiwa yang kuat menguatkan tubuh dan jiwa yang lemah menggerogoti tubuh.

Tanah yang kering adalah lambang penderitaan yang semakin melemahkan tubuh sehingga jiwa pun menjadi lemah karenanya.

Hati (jiwa) yang puas di tanah kering bisa berarti bahwa hidupnya tidak ditindih oleh beban yang menimpa sebab ia diberi kekuatan yang besar oleh Tuhan; umat Tuhan selalu menang atas pergumulan dan beban-beban kehidupan.

Taman yang diairi adalah gambaran hidup yang mengalami damai sejahtera; tumbuh subur walau pada musim kering karena dirawat oleh Tuhan seperti tuan kebun yang memperhatikan pengairan bagi tanah dan tanamannya.

Mata air yang tidak mengecewakan, dalam terjemahan lain bisa ditulis 'mata air yang tidak pernah kering', adalah gambaran bahwa umat Tuhan adalah orang yang menjadi berkat bagi orang lain; air adalah kebutuhan pokok manusia. Semakin banyak orang yang menjadi 'mata air yang tidak pernah mengecewakan' semakin hilanglah tanah kering.

Ibrani 6:7
Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat