25 Februari 2026

MENGUJI KEGIRANGAN

Rabu, 25 Februari 2026
Renungan Pagi 

Pengkhotbah 2:1
Aku berkata dalam hati: "Mari, aku hendak menguji kegirangan! Nikmatilah kesenangan! Tetapi lihat, juga itu pun sia-sia."

MENGUJI KEGIRANGAN

Kegirangan berarti segala sesuatu yang terkait dengan girang. Mengujinya adalah memberi penilaian dan pemaknaan atasnya.

Bolehkah bergirang atau tidak adalah satu hal yang harus diputuskan tentang kegirangan itu dan jawabannya adalah 'juga itu pun sia-sia'.

Kegirangan itu sangat tergantung pada situasi yang menyenangkan bahkan sangat menyenangkan sehingga orang sering salah bertindak terkait dengan kegirangan yang dialaminya. Banyak kejadian di mana orang mengalami musibah karena ia terlalu girang.

Hal yang penting diingat dan dipedomani supaya kegirangan jangan menjadi sia-sia adalah bahwa orang selalu berupaya tetap tenang dan berpikir sebelum bertindak bahkan ketika mengalami kegirangan.

Hidup ini perlu kegirangan bukan terutama untuk dirasakan tetapi untuk diberikan kepada orang lain supaya kegirangan itu menjadi berkat bagi umat Tuhan.

Nehemia 8:11b 
"... Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat