19 Juni 2026

BERJAGA-JAGA DAN TIDUR

Jumat, 19 Juni 2026
Renungan Pagi 

1 Tesalonika 5:9-10
Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.

BERJAGA-JAGA DAN TIDUR

Ditimpa murka adalah keadaan akhir dari insan yang hidupnya harus menanggung hukuman sebab berpikir bahwa mereka a menjalani hidup dengan pola sesuai dengan kekuatan atau kesanggupan mereka dengan tidak peduli pada kehendak Tuhan; setiap kesalahan (=dosa) harus dihukum oleh murka Allah.

Beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus adalah dasar iman kekristenan sebab itulah yang melandasi seluruh hidupnya. Tanpa kasih Kristus tidak keselamatan kepada manusia yang sudah semakin jauh dari Allah.

Berjaga-jaga adalah panggilan untuk setiap tindakan hidup ini ada selalu dijaga dengan warna ketaatan (baca: kasih yang besar) kepada Allah. Lengah sedikit saja adalah celah besar bagi musuh untuk masuk dan membinasakan iman serta pengharapan akan keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus itu.

Tidur adalah ilustrasi tentang hidup manusia yang tidak akan mungkin terjaga sepenuhnya sepanjang waktu; manusia itu lemah dalam segala hal dan pasti akan tertidur; tetapi janganlah iman yang tertidur.

Berjaga-jagalah dalam seluruh keadaan sadar dan tetaplah terjaga dalam segala kelemahan dengan tetap percaya pada Kristus yang selalu menyertai dalam segala perkara; supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.

Ibrani 13:5
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat