Renungan Pagi
Yudas 1:4
Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.
PENGUASA SATU-SATUNYA
Orang yang masuk menyelusup adalah istilah yang mau menggambarkan tentang adanya orang yang ada di dalam tetapi tidak sepenuhnya sebagai anggota; musuh dalam selimut, demikian orang-orang secara umum menyebutkannya.
Ditentukan untuk dihukum lebih baik dibaca sebagai yang telah mengeraskan dirinya untuk terus melanggar sehingga tidak terhindar dari penghukuman yang akan datang.
Fasik adalah keadaan jiwa yang selalu melakukan kejahatan. Kelemahan orang untuk menyadari kesalahannya adalah bahwa orang sering berpikir sebagai yang paling benar. Kefasikan yang paling menyakitkan adalah kehadiran orang yang selalu merasa benar dalam segala hal.
Menyalahgunakan kasih karunia Allah untuk melampiaskan hawa nafsu adalah gambaran orang-orang yang mengatasnamakan bekerja bagi Allah yang adalah sumber kasih karunia tetapi ternyata didorong oleh hawa nafsu.
Semua yang telah disebutkan sebelumnya adalah tindakan orang yang disebut sebagai yang fasik; tindakan yang menyangkal Penguasa Satu-Satunya. Dengan demikian, orang beriman diingatkan untuk melandaskan hidupnya pada kehendak Kristus yang adalah satu-satunya penguasa. Penguasa itu akan menyertai seluruh perkara hidup umat yang dikasihiNya.
2 Yohanes 1:3
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar