02 Juli 2026

DASAR JIWA

DASAR JIWA

Hidup penuh dengan harapan dan tantangan; kenyataan yang ada dan kepuasan hidup.

Di balik suasana dingin oleh kekurangan, orang sering berpikir bahwa dia adalah segalanya dan orang yang ada di sekitarnya bahkan orang terdekat itu bukan apa-apa selain sebagai pribadi untuk dimiliki dan bukan untuk disayangi.

Kekasih yang paling diandalkan bukanlah mereka yang disayangi tetapi yang mampu memberikan sayang kepadamu bahkan lebih dari tuntutanmu.

Seorang musafir yang kehilangan arah mengetahui bahwa peta perjalanan yang dipegangnya adalah peta yang salah. Ia bermaksud menemukan peta yang sesungguhnya tetapi ia terlanjur mencintai peta yang salah itu. 

Dasar jiwanya berbisik dan mendengung dalam kebimbangan tentang arti hidup di dalam kasih dan tentang menyatakan kasih kepada semua orang.

Dasar jiwanya bahkan menemukan banyak jalan untuk ditempuh tetapi ia tidak mau mengambil jalan apa pun selain jalan yang telah dia lalui untuk diakhiri dengan baik.

Sesuatu di dasar jiwa selalu berbisik, "Tidak apa-apa, perjalanan memang tidak harus melihat akhirnya dari setiap titik di mana kamu berada dalam perjalanan ini."

Diam atau pergi, datang atau pasrah, memilih atau membiarkan proses menentukan segalanya tetaplah menjadi jalinan hidup yang pada akhirnya jauh di dasar jiwa adalah baik-baik saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar