Jumat, 18 September 2026
Renungan Pagi
Mazmur 25:4-5
Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.
JALAN-JALAN TUHAN
Jalan, secara fisik, adalah wadah yang memudahkan orang untuk bergerak dari suatu tempat ke tempat lain sehingga kegiatan hidupnya dapat dilakukannya secara leluasa.
Jalan, dalam pengertian abstrak, adalah cara melakukan sesuatu agar tepat sasaran; tujuan yang mau dicapai dapat diraih dengan gemilang.
Jalan itu tidak selalu sama sebab kemampuan analisis dan cara setiap orang berbeda tetapi hendaklah cara manusia menjalani dan menjawab tantangan hidupnya adalah dengan mengerjakannya sesuai jalan Tuhan.
Jalan itu tersembunyi dan perlu diberitahukan oleh Tuhan sendiri. Kepandaian manusia, prestasi dan pengaruh yang dimiliki oleh manusia, pun kekayaan yang banyak tidak akan mampu membawa orang kepada pengetahuan tentang jalan Tuhan jika ia memang tidak pernah membuka hatinya untuk datang dan bertanya mengenai jalan Tuhan kepada manusia.
Jalan Tuhan itu banyak (jalan-jalan Tuhan) sebab Ia memang adalah Allah yang bisa hadir dalam berbagai jalan yang Ia tentukan sendiri; tetapi yang pasti bahwa itu adalah perjalanan yang dilakukan bersama Allah yang diwarnai dengan kebenaran, menuju kepada keselamatan dan terbuka bagi mereka yang selalu menanti-nanti Tuhan dan bukan secara egois menentukan jalannya sendiri.
Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Amin. Terimakasi pak Pendeta, sangat terberkati lewat renungan ini 🙏🏻😇
BalasHapus