17 Oktober 2025

TUHAN TIDAK MEMANDANG ORANG

Jumat, 17 Oktober 2025
Renungan Pagi

Kolose 3:25
Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannya itu, karena Tuhan tidak memandang orang.

TUHAN TIDAK MEMANDANG ORANG

Pernyataan 'Tuhan tidak memandang orrang' adalah sebuah kesaksian tentang keadilan Tuhan bahwa setiap orang sama derajatnya dan diperlakukan sama oleh Tuhan. Tidak ada orang yang lebih tinggi dari orang yang lainnya.

Cara pandang Tuhan yang tidak berpihak kepada orang tertentu karena alasan apa pun mengingatkan manusia tentang kecenderungannya untuk menempatkan dirinya lebih tinggi dari orang lain, bahkan menjadi semakin tinggi dengan berpijak di atas orang-orang yang direndahkannya.

Kesalahan yang dimaksud adalah ketika manusia melakukan sesuatu dan itu tidak didasarkan pada maksud Tuhan dan tidak dimaksudkan untuk kemuliaan Tuhan. Manusia yang bersalah tetap diperlakukan sebagai orang yang bersalah, yaitu dihukum dan orang yang benar tetap diperlakukan sebagai orang benar, yaitu mendapat upah kehormatan dari Tuhan.

Menanggung kesalahan adalah keadaan di mana pihak yang bersalah itu kemudian harus mengalami berbagai konsekuensi atas kesalahannya itu, misalnya tidak dipercayai oleh sesama setelah ketahuan melakukan kebohongan; dengan demikian ia mempersempit ruang gerak kehidupannya dan kehilangan damai sejahtera dari kehidupannya di dunia ini.

Orang yang karena status tertentu di dunia ini kemudian membenarkan diri dengan cara-cara yang salah tetap akan menerima risiko bahwa hadirat Tuhan semakin jauh dari hidupnya dan bahwa ia akan semakin jatuh ke dalam jurang kesalahan yang semakin sulit untuk digapai.

Matius 6:13
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. [Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat