Kamis, 16 Oktober 2025
Renungan pagi
Amsal 28:26
Siapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal, tetapi siapa berlaku dengan bijak akan selamat.
BERLAKU BIJAK
Manusia menilai dan dinilai berdasarkan kelakuan; setiap orang akan diukur dengan apa yang diperbuatnya. Orang baik melakukan hal baik dan orang jahat berbuat jahat.
Orang lebih jauh harus mampu melihat bukan hanya sekedar apa yang diperbuat oleh sesamanya bukan pada perbuatan itu sendiri tetapi pada apa yang ada di balik dari perbuatan itu. Seorang ibu yang harus menyembunyikan anaknya untuk melindunginya dari orang jahat tidak boleh secara semena-mena dicap sebagai orang yang tidak jujur.
Ada juga orang yang melakukan sesuatu yang jahat di mata orang lain tetapi ia sendiri tidak mengetahui bahwa apa yang dilakukannya adalah sebuah kesalahan. Dalam kasus ini, biasanya terjadi bahwa orang yang seperti ini bisa mengubah perlakuannya jika ia sudah mengetahui yang lebih baik.
Orang bebal adalah mereka yang tahu bahwa apa yang dilakukannya itu salah tetapi ia terus melakukannya bahkan melihat orang lain yang ingin memperbaiki kesalahannya sebagai lawan yang harus dikalahkannya bahkan harus dibinasakannya. Orang bebal itu percaya kepada hatinya sendiri berarti bahwa ia tidak mempertimbangkan hati orang lain. Orang bebal adalah mereka yang menetapkan kebenaran menurut ukurannya sendiri. Dalam bahasa paradoks dengan keadaan orang bijak, maka orang bebal ini tidak akan selamat, binasa.
Orang berbuat bijak adalah orang yang mempetimbangkan segala perkara dari segi untung rugi dan melakukan sesuatu yang hanya akan berguna sebesar-besarnya bagi semua orang dengan seminimal mungkin risiko, bahkan seandainya mungkin: tanpa risiko. Tentu saja bahwa kebajikan orang bijak itu tidak akan pernah memuaskan semua orang tetapi ia pasti menyelamatkan semua orang sehingga hidupnya sendiri diselamatkan.
Efesus 5:15-16
Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar