Kamis, 2 Oktober 2025
Renungan Pagi
Amsal 24:11-12
Bebaskan mereka yang diangkut untuk dibunuh, selamatkan orang yang terhuyung-huyung menuju tempat pemancungan.
Kalau engkau berkata: "Sungguh, kami tidak tahu hal itu!" Apakah Dia yang menguji hati tidak tahu yang sebenarnya? Apakah Dia yang menjaga jiwamu tidak mengetahuinya, dan membalas manusia menurut perbuatannya?
PENJAGA JIWA
Tuhan adalah penjaga jiwa setiap orang sebab memang setiap jiwa adalah kepunyaanNya. Tuhan menyayangi jiwa semua orang.
Tuhan mau agar umatNya menjadi penjaga jiwa sesamanya. Orang yang diangkut untuk dibunuh adalah istilah yang biasa dipakai dalam dunia peperangan di mana tawanan yang lemah dalam perjalan dibunuh untuk tidak menghambat perjalanan, dan itu perlu diselamatkan.
Dua langkah yang bisa dilakukan adalah: pertama, pencegahan, yaitu bahwa orang membentuk pertahanan secara fisik yang baik dan memadai serta kehidupan sosial yang menyatu sehingga bangsa tidak mudah dikalahkan. Kedua, merebut kembali tawanan itu dengan mengalahkan penawannya.
Jika sesama orang yang ditawan, maka yang dapat dilakukan adalah menopang orang yang lemah itu sehingga ia tetap dapat melanjutkan perjalanan dan hidupnya selamat dari pembunuhan.
Menutup mata terhadap orang lemah yang membutuhkan pertolongan berarti membunuh jiwa mereka dan itu sama seperti membunuh jiwa sebab Tuhan akan membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Jiwa yang terjaga dengan baik adalah jiwa yang selalu menjadi penjaga jiwa sesamanya.
1 Petrus 5:7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar