09 Oktober 2025

BERADA DI DALAM RUMAH

Kamis, 9 Oktober 2025
Renungan Pagi

Yosua 2:19
Setiap orang yang keluar nanti dari pintu rumahmu, harus sendiri menanggung akibatnya, kalau darahnya tertumpah, dan kami tidak bersalah; tetapi siapa pun juga yang ada di dalam rumahmu, jika ada orang yang menciderainya, kamilah yang menanggung akibat pertumpahan darahnya.

BERADA DI DALAM RUMAH

Rumah yang dimaksud adalah rumah Rahab, seorang perempuan sundal di kota Yerikho. Ke sana, Ke Yerikho itu, dua orang pengintai dikirim oleh Yosua melakukan pengintaian.

Kedua pengintai itu memilih masuk ke rumah perempuan Sundal dan menginap di sana -- tidak untuk kesenangan tetapi untuk menghindari pemandangan mencolok dari penduduk kota yang membuat tugas mereka tidak akan berhasil dengan baik atau bahkan gagal sama sekali.

Perempuan sundal itu menerima dan menyelamatkan mereka dan menjadi satu-satunya sumber informasi bagi kedua pengintai itu dan keselamatan menjadi jaminan bagi dia dan setiap orang yang di dalam rumahnya ketika malapateka pemusnahan datang kepada kota itu ketika bangsa Israel menyerangnya kelak.

Tetap berada di dalam rumah untuk keselamatan dari pemusnahan ini berasal dari memperlakukan ramah kedua pengintai utusan abdi Allah, Yosua.

Keselamatan bagi mereka yang ada di dalam rumah itu adalah sebuah bentuk kesediaan memenuhi aturan kehidupan yang digariskan oleh Tuhan dalam situasi apapun sehingga kehidupan ini tetap selamat. Rumah rahab itu diselamatkan karena keramahannya. Jadikan hidupmu sebagai rumah selamat bagi semua yang ada di dalamnya.

1 Timotius 2:3-4
Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat