Jumat, 10 Oktober 2025
Renungan Pagi
Mazmur 139:15-16
Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya.
TERTULIS DALAM KITAB TUHAN
Manusia itu ada bukan karena alasan biologis semata, bahwa karena ada pembuahan maka lahirlah embrio yang akan menjadi makhluk hidup yang bertumbuh di dunia ini.
Tulang-tulang manusia berproses menjadi ada dan berbentuk serta membentuk tubuh dalam kandungan selama kurun waktu tertentu dan dalam kapasitas tertentu sehingga akan lahir anak yang normal pada waktunya.
Jika proses pembentukan itu terhambat, maka akan lahir anak yang cacat atau akan gagal bertumbuh di dalam kandungan sehingga tidak akan menjadi anak yang lahir dan hidup di dunia ini.
Secara pengetahuan umum, hal ini akan dilihat secara alamiah sebagai proses yang memang demikian terjadinya tetapi dalam kacamata orang beriman, hal ini disebutkan sebagai yang sudah tertulis dalam Kitab Tuhan, baik awalnya pun seluruh perjalanannya di dunia ini.
Tidak ada maksud untuk menuduh Allah sebagai Pribadi yang harus bertanggung jawab jika ternyata ada orang yang lahir kemudian bertumbuh menjadi pribadi yang berkarakter buruk tetapi dimaksudkan sebagai bertapa berharganya setiap pribadi yang diperhatikan secara khusus oleh Allah sehingga ia menghargai hidupnya dan menjadikannya berharga dalam pandangan Tuhan yang telah menuliskan hidup ini dalam kitabNya.
Yohanes 14:27
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar