Senin, 3 Agustus 2026
Renungan Pagi
Kejadian 1:6-8
Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.
PERLU PEMISAHAN ~ PENCIPTAAN HARI KEDUA
Pemisahan itu adalah demi adanya ruang untuk bisa terjadi kehidupan bagi manusia. Yang dipisahkan adalah hal yang sama, air dari air, sesuatu yang sebenarnya tidak perlu dipisahkan.
Menunjukkan betapa kuasa Allah itu hebat; ke tengah air yang banyak itu kemudian seperti disisipkan selenbar kain yang tembus pandang bahkan seperti tidak ada tetapi tidak tembus air lalu kain itu diangkat dan membentuk ruang di antara air yang ada di atas dengan air yang ditinggalkan di bawah. Bentangan pembatas itu bahkan punya kemampuan mengubah air itu menjadi bentuk lain.
Pemisahan ini mengingatkan bahwa manusia butuh ruang untuk hidup dan Allah memberi kemungkinan untuk terwujudnya ruang untuk kehidupan dengan memisahkan atas dan bawah. Jika atas dan bawah tidak bisa dipisahkan manusia, ia lupa bahwa ia ada di bawah, bukan di langit di atas, maka ia sesungguhnya tidak hidup di bumi, bagian dari air yang di bawah.
Pada sisi lain, pemisahan air dari air memberi kesadaran bahwa di atas manusia ada ruang yang jauh lebih luas dan lebih besar dari duniamu sendiri sehingga jangan berpikir bahwa seluruh ruang adalah milikmu sendiri.
Langit itu hanya batasan dan kuasa Allah itu tidak terbaras sehingga semakin orang sadar akan pemisahan dari dari langit, maka ia semakin manusia. Semakin sadar manusia akan ruang gerak yang hanya diberi di bawah langit, semakin ia tahu bahwa hidup yang berkenan hanyalah kerendahan hati untuk mengingat bahwa air saja harus dipisahkan dari air sehingga kelak akan ada waktu untk kehidupan bergera di dalamnya.
Efesus 5:15-16
Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar