Renungan Pagi
Yakobus 4:10
Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.
RENDAHKAN DIRI DI HADAPAN TUHAN
Secara luas, tidak ada yang tidak di hadapan Tuhan sebab Ia melihat, mendengar, merasakan segala sesuatu; lebih dari yang melakukan suatu perkara, kepada Tuhan tidak bisa disembunyikan sesuatu sebab Ia Mahatahu.
Merendahkan diri adalah tindakan yang mengakui bahwa tingkat penguasaan kecerdasan dan atau keterampilan sebaik apa pun, juga kepemilikan sumber daya terutama ekonomi yang mapan bukanlah prestasi manusiawi tetapi adalah berkat Tuhan.
Merendahkan diri sering menjadi semacam 'tidak mensyukuri' apa yang ada padanya. Sisi sebaliknya meninggikan diri selalu berarti tidak disenangi oleh orang lain; adalah naluri manusiawi bahwa ia suka membanggakan diri.
Merendahkan diri di hadapan manusia bisa menyebabkan diri ini dipandang rendah oleh sesama dan itulah risiko yang harus dipikul oleh manusia atas dirinya.
Merendahkan diri di hadapan Tuhan, yakni mengakui bahwa semua hal yang ada adalah berkat dari Tuhan dan bentuk pengakuan akan adanya andil orang lain di dalamnya sehingga orang tidak menjadi sombong dan angkuh atas apa yang dimilikinya melainkan senantiasa mengucap syukur dan terima kasih atasnya.
2 Korintus 10:17
"Tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar