08 November 2023

MENGALIR TENANG

Rabu, 8 November 2023
Renungan Pagi

Amsal 18:4
Perkataan mulut orang adalah seperti air yang dalam, tetapi sumber hikmat adalah seperti batang air yang mengalir. 

MENGALIR TENANG

Air beriak tanda tak dalam tetapi air tenang menghanyutkan. Kedua kenyataan yang sulit untuk diseberangi.

Air beriak menandakan bahwa sungainya sangat curam dan banyak batu-batu tempat air terbentur menyebabkan bunyi riakan yang hebat; memang tidak dalam tetapi berbahaya untuk diseberangi.

Air tenang menghanyutkan adalah kenyataan bahwa manusia sering kelihatan tenang justru karena ia memiliki 'kedalaman' yang tidak terselami dan pada akhirnya menghanyutkan.

Perkataan seperti air yang dalam adalah kenyataan yang ada pada orang yang perkataannya sangat jelas tetapi sulit dipahami karena hidupnya yang penuh dengan banyak pertanyaan oleh sebab ia mengandung banyak dilema. Banyak tafsiran yang bisa muncul dari hidupnya untuk setiap yang dikatakannya. Perkataannya jelas tetapi hidupnya yang membingungkan.

Hikmat itu mengalir tenang, bahkan mungkin disampaikan tidak jelas tetapi orang tahu maksudnya dan itu mengalir tenang -- berpengaruh baik -- pada kehidupan. Hikmat adalah kesediaan dalam hidup ini untuk ada menjadi berguna bagi orang lain secara sederhana -- mengalirlah tenang dan mengalir tenanglah.

Mazmur 125:4
Lakukanlah kebaikan, ya TUHAN, kepada orang-orang baik dan kepada orang-orang yang tulus hati; ...

07 November 2023

HIDUP SEBAGAI OBAT TIDUR

Selasa, 7 November 2023
Renungan Pagi

Pengkhotbah 5:11
Enak tidurnya orang yang bekerja, baik ia makan sedikit maupun banyak; tetapi kekenyangan orang kaya sekali-kali tidak membiarkan dia tidur.

HIDUP SEBAGAI OBAT TIDUR

Tidur yang pulas adalah pertanda bahwa seseorang hidupnya tenang dan tidak mempunyai beban hidup.

Kelaparan membuat orang sulit tidur sebab perutnya selalu meronta untuk diisi; tetapi ada orang yang terpaksa melewatkan waktu laparnya dengan 'tidur sambil menunggu waktu' untuk bisa melakukan pekerjaan agar laparnya dikenyangkan. Untuk bagian ini, temanya harus kepedulian tetapi juga persiapan yang lebih awal untuk merencanakan hidup yang layak.

Orang yang bekerja seakan-akan diperlawankan dengan orang kaya dalam ayat ini dan mari kita lihat pelajaran apa yang bisa kita peroleh dalam hidup ini. Tidak ada orang kaya dan miskin di dunia ini semuanya hanya mendapatkan anugerah dari Tuhan ada yang dalam jumlah kecil dan ada yang dalam jumlah besar. Ukuran kaya dan miskin ditetapkan secara fisik saja dan sering tidak menyangkut kejiwaan orang yang memiliki harta yang banyak.

Manusia yang selalu bekerja dan melihat seberapa pun yang diperolehnya dari pekerjaan yang dilakukannya sebagai anugerah dari Tuhan dan selalu disyukurinya, maka ia adalah orang tenang yang tidurnya akan enak. Tipe pekerja adalah selalu berusaha melakukan yang terbaik, dan tenang -- itulah hidup yang menjadi obat Tidur.

Orang yang disebut kaya adalah mereka yang dikaruniai harta yang banyak tetapi kemudian mereka menjadi terbiasa dengan kenyamanan dan perhatiannya hanya untuk makan yang sekenyang-kenyangnya, maka dia adalah pribadi yang tidak tenang dan penuh dengan kegelisahan, karena itu ia tidak tidur walau kenyang.

1 Petrus 4:7
Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.