02 Agustus 2024

ROH DAN HIDUP

Jumat, 2 Agustus 2024
Renungan Pagi 

Yohanes 6:63
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.

ROH DAN HIDUP

Manusia adalah dikotomi, terdiri atas tubuh dan roh. Dikotomi itulah yang membentuk hidup manusia. Tetapi setelah ada kehidupan, maka manusia mempunyai jiwa, yaitu sesuatu yang berasal dari hatinya yang menentukan warna hidupnya; maka manusia secara utuh adalah trikotomi.

Rohlah yang memberi hidup artinya bahwa roh itu yang menjadi utama dan bukan yang lain, yaitu tubuh yang menjadi pertama. Kalau tidak ada roh, maka hidup itu tidak hidup. Bahkan ketika tubuh tak berdaya tetapi roh tetap hidup, maka hidup indah. Jika tidak ada roh, maka hidup akan semakin mati. Walau tubuh tetap menampakkan ciri-ciri kehidupan namun tanpa roh, maka matilah hidupnya. Pada usia sekolah jika roh belajar tidak ada, maka pendidikannya mati; tidak berkembang; dan bisa terus memburuk sampai membunuh roh bersekolah.

Tubuh adalah wadah di mana hidup itu berdiam dan tubuh melakukan segala yang bermanfaat untuk bagaimana roh itu tetap bertahan di dalam dirinya. Karena itu roh dapat diterjemahkan menjadi napas dan semangat.

Daging tidak berguna? Daging adalah bagian tubuh yang dibungkus kulit. Tetapi itu adalah gambaran bahwa ia merupakan bagian luar. Secara anatomi, bukan tidak penting dan tidak berguna tetapi merupakan gambaran bahwa jika hidupmu terarah hanya pada hal-hal luar saja dan tidak memperhatikan roh, maka hidupmu tidak berguna.

Hidup yang berguna adalah hidup yang melakukan kehendak Tuhan, yaitu melakukan firman (perkataan-perkataan) Tuhan. Firman Tuhan itulah roh dan hidup manusia.

Mazmur 119:93
Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku.

01 Agustus 2024

MENDAPAT SERATUS ISTERI LAGI

Kamis, 1 Agustus 2024
Renungan Pagi 

Lukas 18:29-30
²⁹ Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Kerajaan Allah meninggalkan rumahnya, isterinya atau saudaranya, orang tuanya atau anak-anaknya,
³⁰ akan menerima kembali lipat ganda pada masa ini juga, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal."

MENDAPAT SERATUS ISTERI LAGI

Tidak secara harfiah. Bukan jumlah yang hendak disampaikan melainkan berkat bagi mereka yang mau bekerja bagi Kerajaan Allah. Perikop ini juga tidak memuat jumlah itu melainkan menyebutkan 'lipat ganda' yang bisa dibaca 'satu jadi dua'. Seratus kali lipat itu disebutkan dalam perikop yang paralel di Injil Matius dan di Injil Markus tetapi tidak menyebutkan isteri.

Satu-satunya yang bisa diterima secara fisik dari yang disebutkan untuk diterima lipat ganda atau seratus kali lipat hanya rumah; tidak masalah punya lebih dari satu rumah.

Manusia dengan hubungan sosialnya juga tidak bisa dipahami secara harfiah saja. Bukan hanya dalam ikatan darah daging saya menjadi saudara, atau anak, atau ayah bagi orang lain dan bukan hanya karena hubungan biologis saya menjadi suami (isteri juga, sebab pekerjaan Kerajaan Allah juga dikerjakan oleh perempuan) melainkan dalam arti secara pemaknaan.

Orang yang bekerja bagi Tuhan akan disambut hangat oleh saudara seiman, baik laki-laki maupun perempuan; itulah isterinya dan itulah suaminya. Sepertinya jumlah lebih dari lipat ganda atau seratus kali lipat, melainkan berlipat-lipat ganda; semoga bukan hanya seratus.

Kita melupakan satu hal, bekerjalah bulan terutama untuk mendapat saudara, anak, ayah - ibu, suami atau isteri seratus kali lipat, melainkan untuk pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.

Yohanes 6:27
"... Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."