02 September 2025

HIPERBOLA KASIH

Selasa, 2 September 2025
Renungan Pagi 

Lukas 14:26 
"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. ..."

HIPERBOLA KASIH

Banyak orang yang imannya terusik pernyataan bahwa orang yang mengikut Yesus harus membenci orang-orang yang terdekat dengannya.

Persoalan semakin besar dengan kenyataan bahwa orang diminta untuk membenci nyawanya sendiri, ini namanya cari mati.

Ayat ini sebenarnya adalah penempatan pertama pada Tuhan dan bukan berarti pengabaian atau permusuhan.

Orang yang karena imannya kepada Kristus diusir dari orang-orang terdekatnya atau dibunuh adalah kemungkinan bentuk paling keras dari ayat ini. Orang beriman tidak membenci siapa pun termasuk orang tua dan saudara-saudaranya yang membenci dia karena imannya; dia hanya lebih mengasihi Kristus lebih dari kasihnya kepada orang-orang terdekat dalam hidupnya.

Membenci orang tua dan saudara-saudara (orang terdekat) bukan berarti rasa negatif kepada mereka melainkan bahwa kasih kepada mereka tidak dijadikan alasan untuk menjauhkan diri 

Matius 19:29
Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.

01 September 2025

DIPUJI TUHAN

Senin, 1 September 2025
Renungan Pagi 

2 Korintus 10:18
Sebab bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan.

DIPUJI TUHAN

Tahan uji adalah keadaan hidup yang bertahan sebab disukai oleh orang. Jika ada yang menentangnya, maka orang lain akan membelanya.

Hidup yang tahan uji adalah hidup yang melakukan perbuatan-perbuatan terpuji, orang-orang yang melakukan hal-hal yang terpuji adalah mereka yang memikirkan dan mengupayakan sesuatu yang baik bagi semua orang.

Menjadi orang terpuji dilihat oleh orang tertentu sebagai sebuah keadaan yang terhormat lalu mengupayakan agar ia memperolehnya dengan memuji dirinya sebagai yang baik.

Dipuji Tuhan tidak jauh dari dipuji manusia selama itu bukan tindakan memuji diri sebab manusia juga pada dasarnya menyukai hal-hal yang terpuji.

Dipuji Tuhan adalah sebuah keistimewaan hidup sebab Tuhan itu adalah yang terpuji dan kalau Ia yang memuji, maka berbahagialah yang dipujiNya, kebahagiaan baginya adalah dari Tuhan sendiri.

2 Korintus 5:10
Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.