06 November 2023

BERLANGSUNG SOPAN DAN TERATUR

Senin, 6 November 2023
Renungan Pagi 

1 Korintus 14:40
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur. 

BERLANGSUNG SOPAN DAN TERATUR

Hidup adalah rangkaian kegiatan yang satu dengan yang lainnya dalam saling keterkaitan; semakin baik sesuatu dilakukan, semakin baik pula hal lainnya terlaksana. Semakin buruk sesuatu pekerjaan atau kegiatan dipersiapkan, maka baik pekerjaan atau kegiatan itu maupun hal-hal yang terkait dengannya akan buruk pula.

Peringatan yang disampaikan kepada Korintus adalah bagaimana jalannya persekutuan dengan kenyataan adanya jemaat yang diberi karunia berbahasa roh dan adanya jemaat yang bernubuat, tugas yang biasanya dikaruniakan bagi nabi.

Paulus memberitahukan kepada jemaat tentang bagaimana karunia bahasa roh dan karunia bernubuat itu dan keberadaannya dalam persekutuan jemaat tetapi keduanya bisa menimbulkan kekacauan jika tidak ditempatkan dengan baik.

Sesuatu mungkin baik dan berguna untuk membangun tetapi jika tidak diatur dengan baik, maka itu mengacau. Hal yang baik dan berguna untuk membangun tetapi berlangsung tidak sopan (berebutan dan saling membanggakan diri) maka hanya akan berbuah kehancuran.

Gereja, persekutuan orang yang percaya kepada Kristus, seharusnya memang harus membawa setiap orang memiliki hubungan pribadi dalam roh dengan Tuhan. Demikian juga gereja harus bernubuat dan mengunakan hidup ini semakin mengucap syukur kepada Allah; tetapi semuanya harus berlangsung sopan dan teratur; pada waktu dan tempat yang benar.

Pengkhotbah 3:1
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.

04 November 2023

MENJADIKAN MEREKA SEKUTU

Sabtu, 4 November 2023
Renungan Pagi

2 Tawarikh 10:7
Mereka berkata kepadanya: "Jika engkau mau berlaku ramah terhadap rakyat itu, mau menyenangkan mereka dan mengatakan kata-kata yang baik kepada mereka, maka mereka menjadi hamba-hambamu sepanjang waktu."

MENJADIKAN MEREKA SEKUTU

Nasihat yang diberikan oleh tua-tua bangsa Israel kepada raja Rehabeam, anak raja Salomo. Mereka ini adalah para penasihat yang telah memberikan nasihat -- pertimbangan-pertimbangan -- kepada Raja Salomo. Ada tiga perkara yang disampaikan mereka kepada raja: berlaku ramah, menyenangkan mereka, dan mengatakan hal-hal baik. Ketiganya adalah satu kesatuan yang terjalin menjadi penerimaan yang baik kepada aspirasi orang banyak.

Pertama, berlaku ramah bukanlah soal melatih senyum khas orang ramah tetapi bagaimana hidup yang memang secara penuh diisi oleh keramahan yang berasal dari hati yang selalu menganggap setiap orang adalah saudara dan teman. Semakin ramah seseorang, semakin banyak temannya. Keramahan juga bis berarti kesediaan menerima dengan tulus keberadaan orang lain dengan sikap yang santun.

Kedua, menyenangkan mereka. Membuat orang lain senang adalah menjadi pribadi yang berdiri pada pihak mereka dalam hal yang benar dan tetap bersama mereka untuk menyatakan bahwa mereka salah ketika ternyata mereka tidak benar cara hidupnya. Berdiri pada pihak yang benar dan selalu berpihak pada kebersamaan adalah hidup yang menyenangkan.

Ketiga, mengatakan hal-hal yang baik. Kebersamaan dan keadilan hidup adalah hal baik yang diperjuangkan oleh rakyat kepada raja Rehabeam sebagai dasar pertimbangan politik dalam kepemimpinannya. Mengatakan hal-hal yang baik artinya merespons baik setiap hal baik yang disampaikan.

Rakyat (baca: setiap orang) adalah teman untuk bersama-sama melakukan perkara yang baik setiap hari. Rakyat selalu adalah hamba dalam status kerajaan, tetapi hamba selama-lamanya adalah mereka yang mengasihi raja dengan sungguh dan bersedia melakukan segala sesuatu dengan tulus hati bagi kehidupan ini sebab mereka tahu bahwa pemimpin mereka adalah teman.

Lukas 22:26
Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan.