31 Januari 2025

DIMATIKAN OLEH TUHAN

Jumat, 31 Januari 2025
Renungan Pagi

1 Samuel 2:25
Jika seseorang berdosa terhadap seorang yang lain, maka Allah yang akan mengadili; tetapi jika seseorang berdosa terhadap TUHAN, siapakah yang menjadi perantara baginya?" Tetapi tidaklah didengarkan mereka perkataan ayahnya itu, sebab TUHAN hendak mematikan mereka.

DIMATIKAN OLEH TUHAN

Nasihat imam Eli kepada anak-anaknya karena dosa yang mereka lakukan di hadapan Tuhan terhadap orang Israel yang datang ke kemah pertemuan (rumah Tuhan) di Silo.

Tuhan yang akan mengadili berperkara dengan orang lain. Ini sebenarnya mau mengatakan agar orang-orang tidak usah terlalu meminta keadilan kepada sesama manusia tetapi pada sisi sebaliknya agar setiap orang berusaha memberi keadilan kepada sesama sebab semuanya ada di bawah pengawasan Tuhan. Terlalu menuntut keadilan kepada orang lain berisiko bahwa itu menjatuhkan orang ke dalam dosa pembalasan dendam dan segala bentuk kebencian lainnya.

Tuhan yang mengadili artinya bahwa keadilan akan diberikan oleh Tuhan kepada semua orang. Maka biarkanlah Tuhan menjadi hakim atas hidup ini yang artinya bahwa manusia hanya bisa menjadi orang yang benar kalau kehendak Tuhan yang menjadi pandu hidupnya.

Keadilan Tuhan bagi bagi mereka yang benar akan diberkati dengan damai sejahtera.

Tuhan mematikan kejahatan; tidak mendengarkan pengajaran adalah orang yang pada akhirnya akan dimatikan.

Matius 6:33
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

30 Januari 2025

DITINGGIKAN PADA WAKTUNYA

Kamis, 30 Januari 2025
Renungan Pagi

1 Petrus 5:6
Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

DITINGGIKAN PADA WAKTUNYA

Peninggian manusia bukanlah usaha manusia untuk meninggikan diri dengan mengumumkan statusnya yang lebih tinggi dari orang lain tetapi dari hidupnya yang lebih baik dari orang lain sebab derajat manusia bukan pada siapa dia menurut status tetapi siapa ia berdasarkan yang baik yang telah dilakukannya.

Manusia yang tinggi bukanlah manusia yang hartanuya banyak serta pengaruhnya besar, sebab semua hal itu justru bisa membuat manusia jatuh menjadi pribadi yang egois dan tamak serta tidak peduli pada orang lain.

Tangan Tuhan itu kuat, ini adalah pengakuan dari manusia yang sadar diri bahwa manusia sesungguhnya tidak memiliki kehebatan apa pun di dunia ini. Kemungkinan terjadinya dan terlaksananya segala sesuatu tidak oleh sesuatu yang lain selain oleh karena kemurahan Tuhan. Kuat artinya sama dengan berkuasa - Allah dapat dan mampu melakukan segala perkara.

Merendahkan diri (bukan menjadi rendah diri) artinya mengakui bahwa semua yang dapat dilakukan itu bukan karena kemampuan manusia yang menjadi titik penentu utamanya melainkan karena kemungkinan yang diberikan oleh Tuhan.

Melakukan yang baik itu tinggi mulia tetapi sering direndahkan oleh manusia; orang baik itu berisiko dipandang rendah oleh orang lain; ditinggikan oleh Tuhan pada waktunya artinya bahwa Allah selalu bekerja dan menampakkan yang mulia itu, bukan untuk kemuliaan (peninggian diri) manusia tetapi untuk damai sejahtera bagi kehidupan.

Mazmur 72:19
Dan terpujilah kiranya nama-Nya yang mulia selama-lamanya, dan kiranya kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi. Amin, ya amin.