28 November 2025

BAIK HATI DAN SETIA

Jumat, 28 November 2025
Renungan Pagi 

Amsal 20:6
Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya? 

BAIK HATI DAN SETIA

Manusia mau disebut baik; bahkan orang yang melakukan kejahatan pun sering berdalih 'demi kebaikan'. Semua  ingin disebut sebagai orang yang baik hati. Sumbernya adalah dari hati; jika kebaikan itu situasional, maka itu adalah kepura-puraan bahkan kemunafikan. Orang baik itu karena hatinya yang memang baik.

Orang baik itu bukan untuk pengakuan tetapi untuk diberi dirasakan oleh hidup sekitar. Orang yang mengaku baik hati sering  menjadi tidak baik karena ia tidak diakui. Orang yang memakai baju bertuliskan saya orang baik hati memaki orang' tidak sengaja menyenggolnya adalah contoh orang yang memasang label orang baik pada dirinya sendiri.

Mengakui kebaikan orang lain itu perlu tetapi jika pengakuan itu diberi kepada dirimu oleh sesama, janganlah menjadi tersanjung karenanya sebab itu pada akhirnya akan membuatmu tersandung; jatuh ke lubang gila pujian bahkan gila hormat.

Orang baik itu pasti setia, bukan hanya mengobral janji setia kepada dunia lalu dilupakannya tetapi melakukan kesetiaan itu tanpa mencari pujian untuk disebut sebagai orang baik hati.

Kesetiaan itu barang langka di dunia ini tetapi dicari oleh semua orang. Dia menjadi sulit ditemukan sebab orang mencarinya dari orang lain yang sibuk mengaku sebagai orang yang baik hati; carilah kesetiaan pada diri sendiri.

Roma 15:14
Saudara-saudaraku, aku sendiri memang yakin tentang kamu, bahwa kamu juga telah penuh dengan kebaikan dan dengan segala pengetahuan dan sanggup untuk saling menasihati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat