Selasa, 18 November 2025
Renungan Pagi
1 Raja-Raja 10:7
tetapi aku tidak percaya perkataan-perkataan itu sampai aku datang dan melihatnya dengan mataku sendiri; sungguh setengahnya pun belum diberitahukan kepadaku; dalam hal hikmat dan kemakmuran, engkau melebihi kabar yang kudengar.
LEBIH DARI YANG TIDAK DAPAT DIPERCAYA
Ada orang yang dapat mengubah batu menjadi roti di desa sebelah. Siapa pun tidak akan percaya hal ini. Jika cerita itu terus beredar, maka pasti banyak orang yang akan berusaha datang untuk menyaksikannya secara langsung.
Iman harus didasarkan pada percaya dan bukan pada melihat, teguran bagi Tomas untuk mengingatkan mereka yang bahkan untuk hal-hal yang masuk akal pun harus melihat bukti lalu percaya.
Hal yang didengarkan oleh ratu dari negeri Syeba adalah tentang hikmat Salomo yang dimilikinya karena imannya kepada Tuhan. Kabar tentang Salomo seperti gambaran orang yang dapat memetik bintang sehingga manusia sulit mempercayainya.
Kesaksian ratu negeri Syeba bahwa kabar yang seperti tidak mungkin itu bahkan belum setengah dari kenyataan mengenai pribadi Salomo dengan hikmat dan kemakmuran yang dimilikinya sebagai buah dari imannya kepada TUHAN, Allah semesta alam. Artinya bahwa jika seluruh kabar tentang Salomo diberitakan, maka itu bisa dianggap sebagai kebohongan tetapi itu adalah kenyataan. Nilai yang sulit didapatkan oleh insan di dunia ini bahwa ia tersiar sebagai orang sangat berhikmat sampai seakan tidak bisa dipercaya; tetapi itu bukan sesuatu yang mustahil.
Banyak orang yang mengirimkan kabar tentang dirinya sebagai yang berhikmat tetapi ternyata orang yang mendapatkannya menjadi kecewa karena yang ia sebut berhikmat hanyalah hidup yang merasa bahwa ia sudah ada di langit sementara sesungguhnya ia hanya insan yang membesarkan dirinya sendiri yang sesungguhnya kecil.
Amsal 3:17
Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar