Kamis, 6 November 2025
Renungan Pagi
1 Yohanes 5:11-12
Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.
MEMILIKI HIDUP
Kesaksian yang dimaksud adalah kesaksian manusia yang ditegaskan oleh Allah sendiri di dalam Tuhan Yesus Kistus bbahwa manusia telah dikaruniai hidup yang kekal di dalam Tuhan Yesus Kristus.
Memiliki Anak (Tuhan Yesus) bukan berarti seakan-akan manusia yang lebih berkuasa sehingga Kristus menjadi seperti ada dalam genggaman; sesuatu yang dapat diperintah atau dikendalikan sesuka hati oleh yang memilikinya. Memiliki Anak adalah adanya hubungan yang seperti orang yang saling memiliki antara umat dengan Tuhan yang mengasihinya.
Hidup yang kekal ada di dalam Anak artinya bahwa di luar Tuhan Yesus tidak ada harapan hidup yang berkenan di dalam hidup manusia. Hidup yang kekal adalah hidup yang berkenan kepada Allah.
Ada jaminan bahwa orang yang memiliki Anak berarti memiliki hidup. Arti hidup di sini bukanlah pengertian secara jasmaniah tetapi hidup dalam arti rohani bahwa ia memiliki hidup yang bukan saja sekedar memiliki tanda-tanda vital, yaitu: bernapas dan beraktivitas tetapi terutama memiliki hidup yang bermakna dan berdimensi kekekalan dalam seluruh aspeknya.
Hidup bisa tetap ada tetapi kehilangan nilainya; hal sebaliknya ialah bahwa orang yang memiliki Anak, maka meski secara fisik hidupnya berakhir tetapi ia tetap pemilik hidup sebab hidup orang yang memiliki hidup adalah kekal di dalam Tuhan Yesus.
Yohanes 17:3
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Terima kasih atas renungan nya, Tuhan Yesus memberkati
BalasHapusTuhan memberkati Saudara juga
HapusSemoga kaksih Allah terus menyertai Saudara dalam kehidupan
Hapus