Renungan Pagi
Mikha 7:5
Janganlah percaya kepada teman, janganlah mengandalkan diri kepada kawan! Jagalah pintu mulutmu terhadap perempuan yang berbaring di pangkuanmu!
MENJAGA LINGKUNGAN HIDUP
Lingkungan yang dimaksudkan bukan tentang alamnya tetapi kehidupan orang-orang di sekitar kita.
Teman adalah orang yang paling dekat dan seharusnya dapat dipercaya. Teman itu menjadi seharusnya menjadi saudara dalam kesukaran dan menjadi dekorasi pada kesenangan tetapi kemudian akan menjadi orang yang tidak dapat dipercayai.
Mengandalkan diri kepada kawan adalah ungkapan untuk menggambarkan orang yang bersedia melakukan apa pun untuk temannya. Ini perkara baik tetapi dilarang, mengapa demikian?
Perempuan yang berbaring di pangkuan adalah isteri yang dikasihi; berbaring di pangkuan adalah sikap manja yang menyatakan betapa ia merasa dikasihi. Tetapi ia ternyata tidak akan menjaga rahasia.
Percaya kepada teman, mengandalkan diri kepada kawan, dan berbicara kepada isteri yang dikasihi adalah tindakan yang tidak bisa dilakukan kepada orang-orang dalam lingkungan yang bobrok sebab semuanya itu hanyalah akan membuat mereka mengambil untung dari teman bahkan pasangan hidup yang mengasihi mereka.
2 Korintus 6:14
Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar