26 Agustus 2026

DISUCIKAN, DIMURNIKAN, DAN DIUJI

Rabu, 26 Agustus 2026
Renungan Pagi

Daniel 12:10 
Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya. 

DISUCIKAN, DIMURNIKAN, DAN DIUJI

Disucikan adalah proses membersihkan kotoran dari luar sehingga sungguh-sungguh bersih dari segala kotoran yang melekat padanya. Bahkan pada cela-cela terkecil sekali pun, noda sekecil apa pun harus dijauhkan dari kehidupan ini.

Dimurnikan adalah proses pelarutan dengan mencairkan dengan api (atau cara lainnya) sehingga unsur lain yang menyatu dalam benda itu terpisahkan oleh proses terbakar atau membeku, atau melalui terpisah secara kimia yang selanjutnya diuraikan sehingga hanya unsur yang sama (yang diinginkan) yang ada dalam suatu yang telah berproses itu.

Diuji adalah tindakan untuk memastikan kesucian dan kemurnian dari sesuatu sehingga memiliki kualitas dan nilai yang tinggi. Orang yang tidak bersedia mengikuti ujian untuk penentuan tingkat keberhasilan dari program yang diikutinya dinyatakan gagal dalam program itu, walau sebenarnya dia mempunyai kemampuan yang hebat.

Penyuciab, pemurnian, dan pengujian adalah supaya segala bentuk kejahatan tidak ada di dalam diri orang percaya, baik itu yang sifatnya kekerasan, penipuan, kesombongan, iri hati, dan bentuk-bentuk lain yang tidak berkenan kepada Tuhan dalam kehidupan ini.

Orang-orang bijaksana memahami bahwa hidup ini sedang dalam proses penyucian, pemurnian, dan pengujian dari waktu ke waktu lalu menjadi lebih dan lebih baik lagi pada setiap proses yang dijalani.

Roma 12:2 
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

25 Agustus 2026

SEBAB TUHAN MENYERTAI ENGKAU

Selasa, 25 Agustus 2026
Renungan Pagi 

2 Samuel 7:3
Lalu berkatalah Natan kepada raja: "Baik, lakukanlah segala sesuatu yang dikandung hatimu, sebab TUHAN menyertai engkau."

SEBAB TUHAN MENYERTAI ENGKAU

Pernyataan persetujuan nabi Natan kepada rencana raja Daud untuk membangun bait untuk Tuhan.
-- yang disimpulkan oleh nabi Natan sebagai hidup yang selalu disertai oleh Tuhan.

Orang yang disertai Tuhan itu selalu menginginkan melakukan yang baik demi kebaikan; Daud, sebagai raja atas orang Israel, ingin membangun bait untuk tempat beribadah bagi kemuliaan nama Tuhan.

Daud disertai oleh Tuhan bukan karena Daud itu lebih baik dari orang lain tetapi karena hatinya yang selalu memikirkan yang berkenan dan melakukan segala yang terbaik tidak untuk suatu tujuan tertentu selain karena ia punya kesungguhan hati untuk mengutamakan Tuhan.

Orang yang disertai Tuhan akan senantiasa didukung oleh kehidupan. Caranya bukan dengan berusaha agar kelihatan baik melainkan dengan segala upaya untuk mengutamakan Tuhan dalam hidup ini.

Kisah akhirnya, Daud tidak diperkenankan Tuhan untuk membangun Bait Suci tetapi ialah yang mempersiapkan segalanya sehingga pembangunannya dapat terlaksana oleh Salomo.

Yesaya 41:13
Sebab Aku ini, Tuhan , Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.”