Minggu, 17 Agustus 2025
Renungan Pagi
Mazmur 49:16
Tetapi Allah akan membebaskan nyawaku dari cengkeraman dunia orang mati, sebab Ia akan menarik aku. S e l a
KEMERDEKAAN HAKIKI
Merdeka yang dirayakan secara nasional di Indonesia adalah peristiwa ketika delapan puluh tahun yang lalu indonesia dinyatakan bebas dari penjajahan kolonial bangsa Eropa yang menguasai perdagangan dan mengambil hak rakyat untuk waktu yang lama.
Bangsa yang telah merdeka dari penjajahan tidak berarti bahwa ia sepenuhnya dapat mengatur sumber daya yang ada padanya secara mandiri dan menggunakannya sebaik-baiknya untuk kesejahteraan seluruh bangsanya.
Tetapi manusia masih harus bergumul pada penjajahan bagi sesama dengan berkedok kepentingan bersama tetapi sesungguhnya adalah untuk mencari kepentingan sendiri dengan mengorbankan orang lain. Penjajahan lain yang sedang terjadi di dunia ini adalah kapitalisme yang mana orang yang bermodal (uang dan sejenisnya) secara semena-mena menentukan dan mengatur serta membatasi aktivitas ekonomi dan politik bagi mereka yang miskin.
Penjajahan dengan bentuk apa pun di dunia ini disebabkan karena manusia masih dipimpin oleh egoisme yang tinggi sehingga itu menyebabkan kehilangan kesediaan untuk berkorban bagi orang lain atau paling tidak berjuang untuk kepentingan bersama; dan ini membawa pada keadaan yang mungkin sukses secara duniawi tetapi sedang dijajah oleh dosa - nyawa tercengkeram oleh dunia orang mati.
Tuhan menawarkan penyelamatan dari cengkeraman dunia orang mati itu dengan menarik hidup ini dari sana sehingga hidup ini terpanggil untuk menyelamatkan sesama dari terjajah oleh dunia dan segala seluk beluk kehidupannya yang mengikat untuk tidak sampai kepada Allah yang menyelamatkan dari dunia orang mati.
Galatia 5:13
Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar