Sabtu, 23 Agustus 2025
Renungan Pagi
1 Tesalonika 5:19-20
Janganlah padamkan Roh, dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.
MENERIMA NUBUAT
Nubuat adalah penyingkapan tentang masa depan, tentang kejadian atau keadaan serta tanggapan orang pada masa ketika nubuat itu digenapi. Secara umum diketahui bahwa nubuat disampaikan oleh para nabi dan juga oleh para rasul dalam Perjanjian Baru tentang apa yang akan terjadi kemudian.
Pertanyaannya adalah apakah semuanya itu adalah pengaturan Tuhan, bahwa Tuhan yang menetapkan tentang siapa yang jahat dan siapa yang baik? Manusia yang diam di dunia, yang lahir dari dunia, ini akan mudah dipengaruhi oleh dunia dan Allah tidak mau memaksa orang menjadi pengikutNya.
Nubuatan terdengar juga melalui percakapan setiap hari sebab Roh Allah ada pada setiap orang dan dalam segala perkara untuk menyatakan berkat damai sejahtera kepada mereka yang dikasihiNya.
Menerima nubuat berarti bersedia dituntun kebenaran Allah yang dinubuatkan oleh kehidupan sehingga hidup ini terus berjalan pada jalan Tuhan.
Memandang rendah nubuat, maka hidup menjadi lepas dari kendali 'tetap berkenan' yang mengarah ke kehancuran dan menghancurkan. Hidup yang menerima nubuat akan dituntun untuk hidup berkenan ~ hidup yang diberkati.
Roma 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar