ANAK- ANAK ALLAH
(1 Yohanes
3:1-2)
Manusia memang adalah anak Allah dalam arti bahwa semuanya berasal dari Allah. Hidup dan proses hidupnya hanya basa ada karena Allah yang berkuasa menyatakan kasih dan anugerahNya atas hidup ini.
Tetapi orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus disebut sebagai anak-anak Alah dalam pengertian yang lebih dari sekedar bahwa segala sesuatu ada di bawah kuasa Allah.
Dua hal yang dapat disebutkan dalam status anak-anak Allah adalah bahwa ada hubungan saling kenal antara Allah sebagai Bapa dan umat sebagai anak. Sesuatu yang tidak dimiliki oleh dunia, yaitu mereka yang memang berasal dari Allah tetapi tidak memiliki hubungan khusus dengan Allah yang mengasihinya itu. Hal lainnya lagi, terkait dengan hal yang pertama, adalah bahwa umat mengenal kasih Allah kepada dirinya dan itu membuatnya mengenal Allah dan berpaut pada Allah dalam hidupnya.
Dunia tidak mengenal Bapa, Allah yang mengasihinya, tetapi Yesus Kristus datang membawa pengenalan itu menjadi milik orang yang percaya kepadaNya.
Pengenalan kepada Yesus Kristus itu, belum finish dan masih membutuhkan pengenalan lebih dan lebih lagi dalam proses kehidupan ini. Masa pengembangan pengenalan itu akan terus berlangsung sampai kepada masa ketika ia menyatakan diri kepada manusia, sebab pada waktu itulah pengenalan akan Yesus Kristus akan menjadi sempurna.
Kalau demikian, mengapa pengenalan akan Allah di dalam Yesus Kristus itu harus diperkembangkan setiap hari jika pada akhirnya Dia sendiri akan menyatakan diri? Sebab semakin berkembang pengenalan akan Allah, maka semakin berkembang juga atau semakin baik.
Selamat mengenal dan semakin mengenal Tuhan Yesus Kristus di dalam kehidupan
beriman setiap hari. Selamat menghayati kasih Allah melalui perayaan Natal
Klasis Tobadak Raya hari kedua hari ini.
Tuhan Yesus memberkati.
Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar