Minggu, 7 Desember 2025
Renungan Pagi
Yeremia 23:6
Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN keadilan kita.
TUHAN KEADILAN KITA
Nubuat tentang kehadiran tokoh yang disebut sebagai Tunas adil bagi Daud, Raja yang memerintah dengan bijaksana; tokoh yang akan datang yang akan memberikan pemulihan bagi orang Israel.
Semua istilah yang dipakai adalah istilah yang lebih mudah dipahami dari sisi sosial kemasyarakatan sehingga semua hal itu pada akhrinya mengarahkan orang Israel untuk menerima pemenuhan nubuat itu sebagai hadirnya tokoh politik yang gilang gemilang.
Pemulihan yang disebutkan adalah bahwa Yehuda akan dibebaskan. Yeremia adalah nabi terakhir yang bernubuat tentang penghukuman dalam bentuk pembuanyan yang akan dialami oleh orang Israel atas kesalahan dan dosa mereka kalau mereka tidak bertobat dan Yeremia sendiri menyaksikan hal itu. Sejarah mencatat bahwa mereka dikembalikan dari pembuangan tetapi mereka tidak sepenuhnya menjadi negara yang berdaulat.
Hidup bebas bukan terutama pada status politik tetai pada keadaan bebas dari dosa sehingga hubungan dengan Tuhan, Sang Pemilik Kehidupan, dipihkan sepenuhnya dan dari situlah akan bersumber hidup yang tenteram.
Restorasi (pemulihan ke keadaan terbaik yang pernah ada sebelumnya) kehidupan dimulai dari kesadaran bahwa TUHAN keadilan kita dan bukan dari umat yang merasa hebat atas segala sesuatu di dunia ini. Tuhan keadilan kita akan menjawab segala bentuk ketidakadila dalam kehidupan ini sehingga semua yang telah rusak oleh ketidakadilan akan diperbaiki kembali.
Roma 8:20-21
Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar