KAMU ADALAH TERANG
(EFESUS 5:8-10)
Allah yang menjadi manusia yang kita kenal di dalam Tuhan Yesus Kristus adalah Firman yang di dalam Dia telah diciptakan segala sesuatu. Firman itu juga adalah terang manusia. Sebagai terang hidup, maka hanya dengan menetapkan Dia sebagai patokan dan teladan hidup tercapailah hidup yang mulia dan diberkati di dunia ini.
Kegelapan adalah hidup yang mungkin kelihatan baik tetapi sebenarnya hanya dipenuhi dengan ambisi kehormatan pribadi dengan mengorbankan orang lain. Kegelapan adalah ketika cara berpikir manusia tidak kepada kemuliaan Allah tetapi demi kepentingan pribadinya yang kadang menempatkan dirinya lebih tinggi dari Allah di dunia ini.
Secara lebih kasat mata, banyak orang yang memang secara berani mengumumkan hal-hal buruk sebagai sesuatu yang baik karena alasan-alasan pembenaran yang dicarinya sebisa mungkin atas hidupnya yang buruk itu. Meski kelihatan baik, tetapi pada akhirnya, kegelapan itu menimbulkan kekacauan dan ketidaktenangan dalam hidup, yang sayangnya sering tidak dirasakan secara ke dalam orang yang kegelapan yang menyebutkan hal-hal buruk sebagai kebaikan.
Orang yang menerima Kristus, hidupnya diubahkan dari kegelapan kepada terang. Terang adalah hidup yang menghasilkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran. Ketiga hal yang disebutkan ini, saling terkait satu dengan yang lain. Jika salah satunya hilang, maka hilanglah semuanya. Karena itu prinsip hidup ‘boleh berbohong demi kebaikan’ adalah sesuatu yang karena tidak benar, maka otomatis juga adalah sesuatu yang buruk, dan tidak adil.
Hal terakhir dari pembacaan saat ini adalah tentang menguji kehendak Tuhan. Ini sebenarnya lebih dimengerti sebagai undangan untuk menguji segala sesuatu agar sesuai dengan kehendak Tuhan. Kamu adalah terang jika semua perkara kamu jalani dalam kehendak Tuhan dan bukan mengukur segala sesuatu berdasarkan kemauanmu sendiri.
Selamat merayakan kelahiran Kristus, terang dunia. Kiranya di dalam terangnya Saudara dan Saya terpanggil menjadi terang di dunia ini cenderung menjadi gelap karena orang suka jauh dari Tuhan bahkan menipu kehidupan dengan berkedok ‘demi iman’.
Tuhan Yesus memberkati.
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar