22 Desember 2025

TETAP SEGAR PADA MUSIM KERING

Senin, 22 Desember 2025
Renungan Pagi

Yeremia 17:8
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

TETAP SEGAR PADA MUSIM KERING

Waktu dan musim berjalan beriringan walau sering tidak teratur; musim bisa lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya dan bisa lebih lama atau lebih singkat dari tergantung pada perputaran bumi dan pergerakan segala galaksi di dunia ini.

Musim mempengaruhi manusia dan seluruh yang ada di dunia ini. Air membeku menjadi es pada musim dingin yang akan mencair lagi pada musim panas. Perubahan itu juga akan mengakibatkan suasana pada makhluk hidup, manusia dan binatang.

Musim kering yang disebabkan oleh tidak turun hujan pada waktu yang lama akan menyebabkan kandungan air di dalam tanah terus berkurang sampai akhirnya habis sampai tanah menjadi retak-retak karena sangat kering. Situasi ini akan menyebabkan tumbuhan kesulitan mendapat makanan dan bisa menjadi layu karena kekurangan makanan dan jika itu berlangsung lama, maka pada akhirnya tanaman itu akan mati.

Orang yang berharap pada Tuhan dan yang mengandalkan Tuhan dalam kehidupan yang diibaratkan seperti pohhon yang ditanam di tepi air akan memiliki kekuatan untuk menjalani kehidupan. Pohon itu ditanam berarti bahwa orang bertanggung jawab untuk menempatkan dirinya pada pada tepi air, tidak jauh dari sumber hidup yaitu Tuhan. Orangtua bertanggung jawab untuk menanamkan kehidupan anaknya tetap bersumber kepada Tuhan.

Orang yang ditanam pada terpi air kehidupan yang benar, harus merambatkan akarnya ke air itu; menikmati kehidupan yang dijamin oleh Tuhan sehingga ia tetap hidup tanpa kekuatiran sampai akhirnya ia mencapai kemuliaan dalam hidup, bahwa ia menghasilkan buah yang menghidupi kehidupan yang ada di sekitarnya.

1 Raja-Raja 8:61 
"... dan hendaklah kamu berpaut kepada TUHAN, Allah kita, dengan sepenuh hatimu dan dengan hidup menurut segala ketetapan-Nya dan dengan tetap mengikuti segala perintah-Nya seperti pada hari ini."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat