03 Desember 2025

MENGINGATKAN TUHAN TENTANG SION

MENGINGATKAN TUHAN TENTANG SION

(Yesaya 62:6-7)

Dari pihak Allah, telah dinyatakanNya perhatiannya yang besar kepada umat Allah bahwa hidup mereka selalu diperhatikan sepanjang waktu; siang dan malam. Artinya bahwa Allah tidak pernah lalai untuk memperhatikan umatnya; seluruh perkara hidup yang terjadi Allah mengetahuinya.

Siapakah pengintai-pengintai itu? Orang tua, hamba-hamba Tuhan, kesediaan secara pribadi untuk selalu menjalankan firman Tuhan dan meninggalkan segala keangkuhan serta kesombongan, semuanya itu adalah cara Allah untuk mengintai (mengingatkan) tentang hidup yang selalu berkenan kepada Tuhan.

Umat Allah diminta untuk tidak tenang dan jangan membiarkan Tuhan tenang sampai Tuhan menegakkan Sion dan membuatnya menjadi termasyhur di bumi. Umat menjadi tidak tenang berarti bahwa dia selalu gelisah untuk melakukan kehendak Tuhan, jiwanya merasa terganggu ketika suasana di sekitarnya diisi dengan keengganan untuk meneladani kasih Allah yang dinyatakan kepada dunia, yang nyata di dalam peristiwa kelahiran Yesus ke dalam dunia untuk menyelamatkannya dan bukan untuk menguasainya.

Jangan membiarkan Tuhan tenang, berarti bahwa apa yang dilakukan oleh umat ada dalam bingkai janji damai sejahtera bagi yang memuliakan Tuhan sebaliknya mereka yang hidup jauh dari Tuhan sedang merusak hidupnya sendiri. Tuhan tidak bisa disogok dengan prestasi dari umat tetapi Ia tergerak untuk menyatakan berkat dan kasihNya kepada orang yang tulus hati dalam kehidupannya.

Kemasyhuran bagi Sion  bukanlah soal ‘kemegahan dan kegemilangan dunia’ tetapi soal hidup yang terkenal sebagai umat yang sepenuhnya hidup dalam hubungan yang akrab dengan Tuhan; yang satu mengasihi yang lain dengan kasih yang tulus.

Tuhan Yesus memberkati.

Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1 Dilihat