Minggu, 21 Desember 2025
Renungan Pagi
Yohanes 16:33
"... Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."
DAMAI SEJAHTERA DALAM KRISTUS
Perkataan ini tidak menggambarkan keadaan yang serba baik, aman, dan berkecukupan bahkan berkelimpahan sebagai syarat utama terpenuhinya keadaan damai sejahtera dalam ukuran umum manusia.
Keadaan yang digambarkan oleh Yesus bagi para muridNya adalah keadaan di mana mereka akan melihat Tuhan mereka yang sekaligus adalah Guru dan Sahabat bagi mereka dan bagi semua orang akan mengalami kesulitan dan penderitaan besar.
Para murid akan mengalami keadaan terancam dan tanpa sandaran hidup ketika Guru yang mereka kasihi ditangkap dan didera tanpa batas-batas manusiawi.
Keadaan yang dialami oleh Tuhan Yesus itulah yang menjadi dasar dari 'damai sejahtera di dalam Kristus' bagi para murid. Bahwa ketika menghayati kasih Allah yang tidak terperi bagi umatNya dengan menderita dera yang tiada tara dalam kelemahan raga sebagai manusia dan dalam kekuatan ketaatanNya kepada kehendak Ilahi.
Damai sejahtera dalam Kristus juga tidak harus dilihat sebagai keadaan di mana semuanya baik dan aman-aman saja tetapi bagaimana dalam penderitaan penganiayaan dalam berbagai bentuk yang akan dialami, dalam semua perkara itu umatNya tetap menjadi hamba yang setia.
Lukas 16:10
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. ..."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar